Rabu, Juli 29, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

by Redaksi
Jumat, 24 April 2026, 18:54 WIB
A A
Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin sedang menaburkan bunga sesaji

Liputan: Kang Yon // Editor: Redaksi

Koran Pilar.com. Tulungagung – Masyarakat diKabupaten Tulungagung, memiliki banyak warisan budaya yang masih tetap lestari hingga saat ini. Salah satunya adalah tradisi upacara adat Ulur-ulur di Telaga Buret, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat.

Tradisi Ulur-ulur merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat sekitar Desa Telaga Buret kepada Tuhan sang pencipta, atas melimpahnya air telaga Buret. Air yang melimpah tersebut sangat berarti bagi irigasi pertanian, utamanya yang ada di empat desa sekitar, yaitu Desa Sawo, Desa Gamping, Desa Ngentrong, dan Desa Gedangan.

Menurut salah satu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Telaga Buret, Karsi Nero Sutarmin, upacara adat Ulur-ulur rutin digelar setiap tahun, tepatnya pada hari Jumat Legi di bulan Selo dalam kalender jawa. Pada tahun 2026 ini, upacara adat Ulur-ulur dilaksanakan pada Jumat (24/4/2026).

“Tradisi Ulur-ulur ini ada sejak ratusan tahun lalu peninggalan nenek moyang, mungkin sejak jaman kerajaan Majapahit sudah ada,” kata Karsi, Jumat (24/4/2026).

Upacara adat Ulur-ulur diawali dengan kirab puluhan perwakilan masyarakat yang mengarak aneka sesaji dari pusat desa menuju telaga Buret. Salah satu bagian penting dari upacara adat Ulur-ulur adalah jamasan atau mendandani sepasang arca Joko Sedono dan Dewi Sri.

Baca Juga :  Dulu Terbatas Forum Ilmiah, Kini Jadi Debat Medsos: Kepala LPPM STIE Al-Anwar Sorot Disrupsi Digital Atas Konten Sensitif SARA

Kedua arca ini melambangkan Boga wastra atau sandang pangan, yang menjadi perlambang kesuburan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Setelah prosesi jamasan arca, ritual dilanjutkan dengan tabur bunga di telaga.

“Ini tradisi yang kita laksanakan untuk ucap puji syukur pada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita hingga detik ini tetap diberi air yang terus mengalir sehingga dapat mengairi sawah 4 desa kurang lebih 700 hektar,” ujarnya.

Menurut Karsi, Ulur-ulur memiliki makna lebih dari sekedar acara budaya. Ia mengatakan Ulur-ulur sendiri memiliki arti mengulur/memanjangkan atau melestarikan sumber air.

Dengan terjaganya lingkungan pendukung, maka kelestarian sumber air di telaga Buret bisa terjaga dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Tidak hanya kita memperingati ulur-ulur dengan acara budaya tiap tahun, yang terpenting adalah aksi kita setiap saat harus kita jaga kelestarian yang ada di telaga Buret ini, seperti menjaga tanamannya, setiap tahun reboisasi, yang terpenting itu,” tuturnya.

Dalam upaya menjaga kelestarian Telaga Buret, area sekitar telaga telah ditetapkan sebagai kawasan perlindungan setempat seluas 22,8 hektar yang terjaga dengan baik. Debit air dari Telaga Buret pun menunjukkan kestabilan bahkan peningkatan dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  LIMBAH DAPUR SPPG, SUMUR WARGA BAGO DIDUGA TERCEMAR

“Bahkan biarpun kemarau panjang telaga Buret ini tetap mengeluarkan air, bisa banjir. Kita ndak tahu mungkin ada sungai bawah tanah seperti itu,” ungkapnya.

Upacara adat Ulur-ulur di Telaga Buret bukan hanya menjadi perayaan upacara adat semata, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengenalkan dan memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan warisan budaya.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, yang hadir didampingi istrinya, Yuyun Wahyuni, mengapresiasi kuatnya tradisi yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman.

“Air ini adalah urat nadi kehidupan. Di saat daerah lain menghadapi ancaman kekeringan, masyarakat di sini tetap tenang berkat keberadaan Telaga Buret. Tradisi Ulur-Ulur adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan melalui alam,” ujarnya.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin dalam upacara Ulur-ulur berharap, tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk menjaga alam dan kearifan lokal.

“Hendaknya anak-anak muda itu mengerti terhadap sejarah, kalau mereka mengerti terhadap sejarahnya maka anak cucu kita akan mempunyai semangat untuk melestarikan sumber air yang ada di telaga Buret ini, itu yang penting sekali,” ujar Ahmad Baharudin.

Baca Juga : 
ShareSendTweet
Previous Post

Produksi Padi Naik Cukup Signifikan, Plt Bupati Ahmad Baharudin Mengapresiasi Petani

Next Post

Plt Bupati Ahmad Baharudin meminta: Kualitas Pelayanan Dan Pembinaan Di Dalam Lapas di Tingkatkan

Related Posts

KEJAKSAAN NEGERI TULUNGAGUNG GELEDAH KANTOR BPKAD DAN DISBUDPAR, TIGA BOX DIAMANKAN
Beranda

KEJAKSAAN NEGERI TULUNGAGUNG GELEDAH KANTOR BPKAD DAN DISBUDPAR, TIGA BOX DIAMANKAN

Rabu, 1 Juli 2026, 05:52 WIB
DPC PDI PERJUANGAN KOTA SURABAYA, MEMANGGIL SAUDARA WARDOYO SH. TERKAIT PEMBERITAAN DI MEDIA DENGAN JUDUL “ERI CAHYADI NGEDABRUS”
Beranda

DPC PDI PERJUANGAN KOTA SURABAYA, MEMANGGIL SAUDARA WARDOYO SH. TERKAIT PEMBERITAAN DI MEDIA DENGAN JUDUL “ERI CAHYADI NGEDABRUS”

Senin, 29 Juni 2026, 16:38 WIB
LIMBAH DAPUR SPPG, SUMUR WARGA BAGO DIDUGA TERCEMAR
Beranda

LIMBAH DAPUR SPPG, SUMUR WARGA BAGO DIDUGA TERCEMAR

Senin, 29 Juni 2026, 07:01 WIB
Elementor #3894
Beranda

Plt Bupati Tulungagung Mengucapkan “Selamat Memperingati Idhul Adha”

Selasa, 26 Mei 2026, 18:26 WIB
TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)
Beranda

TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)

Jumat, 22 Mei 2026, 14:56 WIB
BOROK NKRI : KEBOBROKAN MULTISEKTOR DAN DIAGNOSIS PENYAKIT BANGSA (1)
Beranda

BOROK NKRI : KEBOBROKAN MULTISEKTOR DAN DIAGNOSIS PENYAKIT BANGSA (1)

Kamis, 21 Mei 2026, 15:16 WIB
Next Post
Plt Bupati Ahmad Baharudin meminta: Kualitas Pelayanan Dan Pembinaan Di Dalam Lapas di Tingkatkan

Plt Bupati Ahmad Baharudin meminta: Kualitas Pelayanan Dan Pembinaan Di Dalam Lapas di Tingkatkan

Recommended

Bupati Mojokerto Keluarkan SE Soal Sound Horeg

Bupati Mojokerto Keluarkan SE Soal Sound Horeg

Selasa, 5 Agustus 2025, 14:50 WIB
Ketua Investigasi Nasional LPKN Tegas Minta Kejaksaan Negeri Kolaka Jangan Tidur Terkait Rektor USN Kolaka Atas Dugaan Korupsi Tender Proyek Rehabilitasi Gedung FKIP TA 2023

Ketua Investigasi Nasional LPKN Tegas Minta Kejaksaan Negeri Kolaka Jangan Tidur Terkait Rektor USN Kolaka Atas Dugaan Korupsi Tender Proyek Rehabilitasi Gedung FKIP TA 2023

Minggu, 28 Juli 2024, 16:04 WIB

Don't miss it

Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung
Tulungagung

Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Rabu, 29 Juli 2026, 11:58 WIB
Dukung Konferensi Sungai Indonesia 2026, Menteri LH Jumhur Hidayat Siap Gunakan Wewenang Akomodasi Aspirasi Pegiat Lingkungan
Mojokerto

Dukung Konferensi Sungai Indonesia 2026, Menteri LH Jumhur Hidayat Siap Gunakan Wewenang Akomodasi Aspirasi Pegiat Lingkungan

Rabu, 29 Juli 2026, 11:11 WIB
Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels
Lamongan

Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels

Minggu, 26 Juli 2026, 12:37 WIB
1.661 Guru PAUD Mojokerto Terima Insentif Rp 250 Ribu per Bulan
Mojokerto

1.661 Guru PAUD Mojokerto Terima Insentif Rp 250 Ribu per Bulan

Minggu, 26 Juli 2026, 12:25 WIB
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Pemkab Tegaskan Komitmen Transparansi Dan Akuntabilitas, “Silfa Akan Di Gunakan Program Prioritas Tahun 2026”
Tulungagung

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Pemkab Tegaskan Komitmen Transparansi Dan Akuntabilitas, “Silfa Akan Di Gunakan Program Prioritas Tahun 2026”

Jumat, 24 Juli 2026, 22:48 WIB
Tunggak Retribusi Rp 961 Juta, 690 Kios Pasar di 4 Pasar Utama Mojokerto Dipasangi Stiker Tagihan
Mojokerto

Tunggak Retribusi Rp 961 Juta, 690 Kios Pasar di 4 Pasar Utama Mojokerto Dipasangi Stiker Tagihan

Jumat, 24 Juli 2026, 16:36 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved