Selasa, September 29, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

Studi 2025: Literasi Digital Tinggi Tak Jamin Mental Anak Sehat, 40% Pelajar SMP Terpaku Layar

by Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026, 11:24 WIB
A A
Studi 2025: Literasi Digital Tinggi Tak Jamin Mental Anak Sehat, 40% Pelajar SMP Terpaku Layar

Jakarta – Save the Children Indonesia merilis temuan krusial dalam diskusi media awal tahun 2026 yang menyoroti ancaman ganda terhadap anak-anak Indonesia tekanan ruang digital dan dampak krisis iklim.

Data terbaru menunjukkan bahwa dunia digital telah menjadi ruang hidup utama, namun dibarengi dengan penurunan kesejahteraan mental yang signifikan pada kelompok usia remaja.

Berdasarkan studi Save the Children tahun 2025 tentang Penguatan Perlindungan Digital dan Kesejahteraan Anak, hampir 40% anak usia SMP kini menghabiskan waktu antara 3 hingga 6 jam per hari di depan gawai.

Puncak penggunaan perangkat digital terpantau terjadi pada malam hari, yakni pukul 18.00 hingga 21.00. Studi ini juga menemukan bahwa anak perempuan cenderung memiliki waktu layar (screen time) yang lebih lama dibandingkan anak laki-laki.

Ironisnya, peningkatan literasi digital pada anak ternyata tidak berkorelasi positif dengan kesehatan mental mereka. Temuan lapangan menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecanduan digital, semakin buruk kondisi kesehatan mental anak.

Meski anak-anak umumnya sudah memahami risiko seperti penipuan, peretasan, hingga perundungan siber (cyberbullying), mereka ditemukan belum memiliki keterampilan praktis untuk merespons ancaman tersebut.

Baca Juga :  Kenaikan Harga Cabe Rawit di Tulungagung, Stok Beras Tetap Stabil

“Anak-anak tahu risiko di ruang digital, tapi mereka bingung harus berbuat apa. Literasi digital saja tidak cukup. Anak membutuhkan penguasaan kompetensi digital yang utuh, pendampingan orang tua, serta dukungan kesehatan mental yang memadai,” tegas Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia.

Di saat yang bersamaan, laporan Voluntary National Review (VNR) SDG’s Tahun 2025 mengungkapkan bahwa krisis iklim telah merenggut hak-hak dasar anak.

Fenomena perubahan iklim ini mengganggu pola makan, menurunkan pendapatan keluarga, hingga meningkatkan risiko perlindungan anak dalam situasi bencana. Masalah ini semakin diperparah dengan temuan di lapangan terkait akses kebutuhan dasar yang belum merata.

Kajian bersama Save the Children dengan Humanitarian Forum Indonesia pada Desember 2025 menemukan bahwa kecukupan air bersih di lokasi pengungsian masih belum merata. Kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius bagi anak-anak.

Selain itu, banyak fasilitas kesehatan terdampak bencana yang tidak mampu melayani secara optimal, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Baca Juga :  Vavada

Menyikapi situasi tersebut, Save the Children menetapkan sejumlah prioritas mendesak untuk tahun 2026. Fokus utama mencakup penguatan keamanan digital melalui partisipasi guru dan orang tua, peningkatan literasi adaptasi iklim, serta memastikan pemenuhan hak anak dalam masa transisi pascabencana, khususnya di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Menuju Indonesia Emas 2045, investasi terbesar kita adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan aman, sehat dan tangguh menghadapi krisis dan perubahan zaman. Tanpa perlindungan dan pemenuhan hak anak hari ini, cita-cita itu akan sulit tercapai,” pungkas Dessy Kurwiany Ukar.

Penulis, Latif.

Editor Redaksi

Tags: jakartaperistiwa jakarta
ShareSendTweet
Previous Post

Gerak Cepat Pemkab Mojokerto, Tangani 411 Korban Keracunan dan Audit Ketat Perizinan 77 SPPBG

Next Post

Bupati Tulungagung Serahkan Langsung Bantuan 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Related Posts

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Beranda

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan pada malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Tamat….)

Kamis, 20 Agustus 2026, 11:19 WIB
HUT RI ke-81, Plt. Bupati Tulungagung Serahkan SK Remisi Ke 386 Warga Binaan Lapas Tulungagung
Beranda

HUT RI ke-81, Plt. Bupati Tulungagung Serahkan SK Remisi Ke 386 Warga Binaan Lapas Tulungagung

Selasa, 18 Agustus 2026, 06:40 WIB
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Beranda

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)

Selasa, 18 Agustus 2026, 05:54 WIB
Iklan Sekretasis DPRD Jawa Timur
Beranda

Iklan Anggota DPRD Jawa Timur

Senin, 17 Agustus 2026, 15:22 WIB
Next Post
Bupati Tulungagung Serahkan Langsung Bantuan 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Bupati Tulungagung Serahkan Langsung Bantuan 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Recommended

Haul Ulama, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

Haul Ulama, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

Jumat, 3 Oktober 2025, 14:01 WIB
Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Terus Mengawal Pengembangan Kampung KB

Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Terus Mengawal Pengembangan Kampung KB

Jumat, 24 April 2026, 11:27 WIB

Don't miss it

Dipicu Percikan Korek Api di Tumpukan Plastik, Gudang Rosokan di Jalan Pahlawan Lamongan Ludes Terbakar
Lamongan

Dipicu Percikan Korek Api di Tumpukan Plastik, Gudang Rosokan di Jalan Pahlawan Lamongan Ludes Terbakar

Senin, 28 September 2026, 08:13 WIB
Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto
Mojokerto

Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto

Senin, 28 September 2026, 08:06 WIB
Wisuda ke-25 STIE Al-Anwar Mojokerto: Cetak 183 Lulusan Adaptif Era Digital dan Pengukuhan Guru Besar
Mojokerto

Wisuda ke-25 STIE Al-Anwar Mojokerto: Cetak 183 Lulusan Adaptif Era Digital dan Pengukuhan Guru Besar

Senin, 28 September 2026, 08:00 WIB
Tulang Belulang Mr X Ditemukan di Hutan Tenggerejo, Polres Lamongan Lakukan Identifikasi
Lamongan

Tulang Belulang Mr X Ditemukan di Hutan Tenggerejo, Polres Lamongan Lakukan Identifikasi

Minggu, 27 September 2026, 13:26 WIB
Kecelakaan Beruntun Di Jalan Lamongan-Deket, Pengendara Motor Meninggal Dunia, Polres Lamongan Lakukan Evakuasi Korban
Lamongan

Kecelakaan Beruntun Di Jalan Lamongan-Deket, Pengendara Motor Meninggal Dunia, Polres Lamongan Lakukan Evakuasi Korban

Sabtu, 26 September 2026, 17:37 WIB
Kebakaran Hebat Melanda Pabrik PT YWI, Polres Lamongan Turunkan Tim Gabungan
Lamongan

Kebakaran Hebat Melanda Pabrik PT YWI, Polres Lamongan Turunkan Tim Gabungan

Sabtu, 26 September 2026, 17:34 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved