Sabtu, Agustus 15, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Tulungagung

Produksi Padi Naik Cukup Signifikan, Plt Bupati Ahmad Baharudin Mengapresiasi Petani

by Redaksi
Jumat, 24 April 2026, 12:11 WIB
A A
Produksi Padi Naik Cukup Signifikan, Plt Bupati Ahmad Baharudin Mengapresiasi Petani

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Saat Menghadiri Panen Raya di Desa Kepuh, Boyolangu

Penulis: Kang Yon // Editor: Redaksi

Koran Pilar.com. Tulungagung – Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, hadir langsung di tengah tengah para petani dan kelompok tani yang saat ini merasakan hasil panen yang melimpah tahun ini.

Rasa syukur para petani yang berada di Desa Kepuh, Kecamatan Boyolangu, pada Kamis 23 April 2026 siang, di tandai dengan beberapa kegiatan, salah satunya adalah seni hiburan rakyat.

Ahmad Baharudin Dalam sambutannya, sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Terima kasih kepada seluruh petani dan pihak yang telah mendukung program ketahanan pangan. Ini adalah bentuk kerja bersama, bukan hanya pemerintah, tapi juga peran besar para petani,” ujarnya.

Keberhasilan panen ini tidak lepas dari kerja keras petani di lapangan. Menurutnya, ketersediaan pangan, khususnya padi, sangat menentukan stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat tegasnya.

“Padi ini kebutuhan pokok. Kalau bisa tercukupi, maka stabilitas ekonomi dan sosial juga akan terjaga,” Lanjutnya.

Baca Juga :  Polres Tulungagung Amankan 39 Balon Udara Liar, PLN Sebut Potensi Kerugian Ratusan Milyar Rupiah

Baharudin juga mendorong petani untuk memaksimalkan lahan kosong dengan tanaman selain padi, seperti jagung, cabai, dan sayur-sayuran guna memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Monggo lahan kosong dimaksimalkan. Bisa ditanami jagung, lombok, atau sayuran lainnya supaya kebutuhan pangan kita benar-benar tercukupi,” pintanya.

Meskipun di balik hasil panen yang melimpah, Ahmad Baharudin mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ia menekankan agar penggunaan pupuk dan pestisida harus sesuai aturan agar tidak merusak alam dalam jangka panjang.

“Kita jangan hanya menikmati hasilnya saja, tapi juga harus menjaga alam. Penggunaan pupuk dan pestisida harus sesuai ketentuan agar tidak merusak lingkungan,” tegasnya.

Lebih lanjut Ahmad Baharudin, menjelaskan bahwa panen raya tidak berlangsung serentak karena masa tanam yang berbeda-beda, di wilayah Tulungagung ini, meski secara umum puncak panen terjadi pada April hingga Mei.

Pemkab Tulungagung terus memberikan berbagai dukungan dan bantuan kepada petani. Mulai dari bimbingan teknis, pengaturan irigasi, hingga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta benih, dan obat-obatan pertanian.

Baca Juga :  Kasus Kriminalitas Oknum Perguruan Silat di Tulungagung, Kapolres: Perlu Peran Aktif Seluruh Pihak

“Kami terus mendukung melalui bimtek, penjadwalan irigasi, bantuan benih, obat-obatan, serta alsintan. Bahkan kami masih mengusulkan tambahan alsintan ke pemerintah pusat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suyanto, menyebutkan tren produksi padi di Tulungagung terus mengalami peningkatan setiap tahunnya.

“Tahun 2025 Produksi padi mencapai 319.000 ton. Tahun 2026 saat ini sudah diangka sekitar 80.000 ton dan trennya terus meningkat,” ungkap Suyanto.

Ia memperkirakan pada akhir tahun 2026, Tulungagung akan kembali mengalami surplus produksi padi yang cukup signifikan.

“Tahun 2025 Surplus sekitar 90.800 ton dan itu aman untuk kebutuhan 12 bulan ke depan. Dan untuk 2026, kami optimistis surplus tetap terjaga,” pungkasnya.

ShareSendTweet
Previous Post

Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Terus Mengawal Pengembangan Kampung KB

Next Post

Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

Related Posts

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026
Tulungagung

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026

Jumat, 14 Agustus 2026, 05:45 WIB
Tri Hariadi Resmi Dilantik Jadi Sekda Tulungagung, Siap Perkuat Kolaborasi dan Tata Kelola Pemerintahan
Tulungagung

Tri Hariadi Resmi Dilantik Jadi Sekda Tulungagung, Siap Perkuat Kolaborasi dan Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 12 Agustus 2026, 19:45 WIB
Semarakan Hut RI Ke 81, Plt Bupati Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih
Tulungagung

Semarakan Hut RI Ke 81, Plt Bupati Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Jumat, 7 Agustus 2026, 06:12 WIB
Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Daerah, Kapolres Tulungagung Jalin Silaturahmi Ke DPRD
Tulungagung

Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Daerah, Kapolres Tulungagung Jalin Silaturahmi Ke DPRD

Senin, 3 Agustus 2026, 14:55 WIB
Plt. Bupati Tulungagung, Menyapa Komunitas Tenis Beginner di Lapangan Pendopo
Tulungagung

Plt. Bupati Tulungagung, Menyapa Komunitas Tenis Beginner di Lapangan Pendopo

Minggu, 2 Agustus 2026, 10:57 WIB
Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Menutup Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Piala Soeratin Cup U-13
Tulungagung

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Menutup Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Piala Soeratin Cup U-13

Kamis, 30 Juli 2026, 07:39 WIB
Next Post
Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

Recommended

103 Aduan Online Via Aplikasi Damarmojo, Pemkab Mojokerto Evaluasi Serius

103 Aduan Online Via Aplikasi Damarmojo, Pemkab Mojokerto Evaluasi Serius

Rabu, 19 November 2025, 16:47 WIB
Kasus Kriminalitas Oknum Perguruan Silat di Tulungagung, Kapolres: Perlu Peran Aktif Seluruh Pihak

Kasus Kriminalitas Oknum Perguruan Silat di Tulungagung, Kapolres: Perlu Peran Aktif Seluruh Pihak

Jumat, 10 Januari 2025, 18:48 WIB

Don't miss it

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?. Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Tiga)

Sabtu, 15 Agustus 2026, 12:42 WIB
Iklan ucapan Kepala Kantor ATR/ BPN Jember
Beranda

Iklan ucapan Kepala Kantor ATR/ BPN Jember

Sabtu, 15 Agustus 2026, 12:13 WIB
PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026
Tulungagung

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026

Jumat, 14 Agustus 2026, 05:45 WIB
81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?. Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Dua).

Jumat, 14 Agustus 2026, 05:00 WIB
SEKDA TULUNGAGUNG, DRS. TRI HARIADI, M.SI MENYERAHKAN BANTUAN SOSIAL DARI KEMENSOS
Beranda

SEKDA TULUNGAGUNG, DRS. TRI HARIADI, M.SI MENYERAHKAN BANTUAN SOSIAL DARI KEMENSOS

Kamis, 13 Agustus 2026, 21:38 WIB
81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK? Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).

Kamis, 13 Agustus 2026, 17:21 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved