Jumat, Oktober 23, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

by Redaksi
Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
A A
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Antrian Pembelian Pertalite mengular di SPBU Mojokerto

Liputan: Latif.

Editor: Redaksi

Koranpilar.com. Mojokerto – Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Mojokerto kembali mengular, terutama saat jam sibuk. Mayoritas yang mengantri adalah pengendara motor pada Selasa 8 September 2026.

Antrean terjadi sejak Sabtu kemarin. Suply dari Pertamina juga tidak ada masalah atau pengurangan menurut penuturan salah satu petugas.

Salah satu titik terpadat adalah SPBU Surodinawan. Petugas SPBU, Amar, mengatakan antrean paling panjang terjadi pada pagi dan sore hari.

“Antrean terjadi di jam sibuk sampai 20-30 motor panjangnya,” ujar Amar.

Tak hanya Surodinawan, beberapa SPBU lain juga jadi tujuan favorit warga dan sering dipadati antrean.

Di antaranya SPBU Sooko, SPBU Gajah Mada, SPBU Jetis, dan sejumlah SPBU yang berada di Jalan Raya Bypass Surabaya – Madiun.

Padatnya antrean ini diakui membuat waktu tunggu pengisian BBM jadi lebih lama dari biasanya.

Menurut warga, salah satu penyebab antrean memanjang adalah pergeseran konsumsi BBM.

Andi, salah satu warga Mojokerto, mengaku kini memilih beralih dari Pertamax ke Pertalite setelah harga Pertamax naik.

Baca Juga :  Cegah Korupsi di Kabupaten Mojokerto, Pemkab Perkuat Sinergi APIP - APH

“Saya sekarang pakai Pertalite. Pertamax kemahalan,” kata Andi.

Fenomena serupa juga dirasakan pengendara lain. Banyak yang akhirnya memilih BBM subsidi meski harus antre lebih lama.

“Ini menjadi salah satu penyebab antrean memanjang, karena konsumen pindah dari Max ke Pertalite,” jelasnya.

Dari pantauan di lapangan, waktu antre 1 motor dengan panjang 20-30 motor adalah sekitar 30 menit hingga terlayani

ShareSendTweet
Previous Post

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Next Post

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Related Posts

Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut
Mojokerto

Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut

Kamis, 22 Oktober 2026, 09:52 WIB
Ini Dia Baharudin, Penghulu KUA Mojokerto yang Viral “Tukang Foto Ojok Ngatur Pemerintah” Kini Minta Maaf
Mojokerto

Ini Dia Baharudin, Penghulu KUA Mojokerto yang Viral “Tukang Foto Ojok Ngatur Pemerintah” Kini Minta Maaf

Senin, 12 Oktober 2026, 07:31 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Hampir 1 Bulan Kelangkaan Pertalite dan Biosolar di Mojokerto Raya, DPRD Turun Tangan

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:25 WIB
Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto
Mojokerto

Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:21 WIB
Fenomena Antrean Pertalite Mengular di Mojokerto, Pengendara Akui SPBU Perkotaan Selalu Padat Sejak Pertamax Naik
Mojokerto

Fenomena Antrean Pertalite Mengular di Mojokerto, Pengendara Akui SPBU Perkotaan Selalu Padat Sejak Pertamax Naik

Rabu, 30 September 2026, 09:51 WIB
Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto
Mojokerto

Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto

Senin, 28 September 2026, 08:06 WIB
Next Post
Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Recommended

Jelang Triwulan Akhir Tahun 2025, Bupati Mojokerto Dorong Program Strategis dan Penguatan Fiskal Daerah

Jelang Triwulan Akhir Tahun 2025, Bupati Mojokerto Dorong Program Strategis dan Penguatan Fiskal Daerah

Rabu, 15 Oktober 2025, 14:01 WIB
14 Pasangan di Mojokerto Resmi Diakui Negara Lewat Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2025

14 Pasangan di Mojokerto Resmi Diakui Negara Lewat Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2025

Sabtu, 19 Juli 2025, 09:00 WIB

Don't miss it

Pemicu Amarah Cincin Tunangan, Pemuda di Lamongan Nekat Menusuk Korban Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Lamongan

Pemicu Amarah Cincin Tunangan, Pemuda di Lamongan Nekat Menusuk Korban Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 22 Oktober 2026, 14:45 WIB
Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut
Mojokerto

Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut

Kamis, 22 Oktober 2026, 09:52 WIB
Rangkul HMI dan GMNI Lewat Ngobras, Polres Lamongan Perkuat Sinergi Pergerakan Mahasiswa dan Kepolisian
Lamongan

Rangkul HMI dan GMNI Lewat Ngobras, Polres Lamongan Perkuat Sinergi Pergerakan Mahasiswa dan Kepolisian

Selasa, 20 Oktober 2026, 18:19 WIB
Gelar Operasi KRYD, Polres Lamongan Diperketat Pengawasan Rumah Kos Rawan Penyalahgunaan Narkoba
Lamongan

Gelar Operasi KRYD, Polres Lamongan Diperketat Pengawasan Rumah Kos Rawan Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 19 Oktober 2026, 08:28 WIB
Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Pakai Linggis di Rumah Kos Sukorejo Lamongan
Lamongan

Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Pakai Linggis di Rumah Kos Sukorejo Lamongan

Minggu, 18 Oktober 2026, 08:24 WIB
Terjatuh Usai Baling-Baling Terlilit Plastik, Nelayan Asal Brondong Lamongan Meninggal Dunia di Lautan
Lamongan

Terjatuh Usai Baling-Baling Terlilit Plastik, Nelayan Asal Brondong Lamongan Meninggal Dunia di Lautan

Minggu, 18 Oktober 2026, 08:18 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved