Liputan : Latif
Editor : Redaksi
Koranpilar.com. Lamongan – Memperkuat sinergi dan merawat ruang dialog dengan elemen pemuda, Polres Lamongan menggelar agenda silaturahmi lintas organisasi kemahasiswaan. Dua organisasi besar mahasiswa, yakni Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lamongan dan DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lamongan, hadir memenuhi undangan Ngobrol Bareng Santai (Ngobras) di Lobby Mapolres Lamongan pada Senin (19/10).
Pertemuan hangat di Markas Kepolisian Resor tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Lamongan AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D., beserta Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan.
Hadirnya dua pimpinan organisasi pergerakan mahasiswa besar tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi konstruktif antara jajaran kepolisian dan kalangan aktivis kampus.
Dalam pertemuan terbuka tersebut, para perwakilan mahasiswa menyampaikan apresiasi mendalam atas ruang diskusi langsung yang disediakan oleh orang nomor satu di Polres Lamongan.
HMI dan GMNI Lamongan menegaskan kesiapan mereka untuk bersinergi serta berkolaborasi menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Lamongan.
Merespons hal tersebut, Kapolres Lamongan menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa sebagai mitra kritis sekaligus agen perubahan dalam mendukung program pembinaan generasi muda.
“Terkait potensi konflik maupun kerawanan sosial, Polres Lamongan akan bertindak tegas dan memproses setiap pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
AKBP Adhytiawarman juga menegaskan komitmennya untuk mengawal kebebasan berpendapat di muka umum secara profesional, seraya mengajak mahasiswa selalu mengedepankan komunikasi dan aturan hukum.
Dikonfirmasi terpisah, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menyampaikan bahwa tradisi Ngobras ini bertujuan membangun deteksi dini gangguan sosial serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam aksi kemanusiaan.
“Melalui kegiatan Ngobras, Polres Lamongan berharap terjalin komunikasi yang terbuka dengan organisasi mahasiswa sehingga berbagai aspirasi dapat disampaikan dan ditindaklanjuti secara konstruktif,” pukasnya. **














