Liputan : Latif
Editor : Redaksi
Koranpilar.com. Lamongan – Duka mendalam menyelimuti kalangan masyarakat pesisir di Kabupaten Lamongan. Seorang nelayan bernama Imam (42), warga Desa Lohgung, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, dilaporkan meninggal dunia saat sedang mengadu nasib mencari ikan di tengah lautan lepas.
Musibah tragis di laut tersebut terjadi di kawasan perairan Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, pada Sabtu (17/10) pagi.
Jajaran Satpolairud Polres Lamongan yang menerima laporan dari warga langsung bergerak cepat melakukan proses penanganan dan evakuasi terhadap jasad korban.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa peristiwa memprihatinkan tersebut bermula pada Jumat (16/10) sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, korban bersama seorang anak buah kapal (ABK) bernama Dafa bertolak melaut dari Pelabuhan Lohgung menggunakan perahu tanpa nama guna menangguk rezeki.
Nahas, nasib malang menimpa korban saat hari mulai berganti menuju fajar di tengah gulita perairan Paciran.
“Pada Sabtu, (17/10) sekitar pukul 05.00 WIB, korban terjatuh ke laut saat hendak memperbaiki baling-baling perahu yang terlilit karung plastik,” jelasnya.
Melihat sang jurumudi terjatuh dan terapung, ABK Dafa spontan berenang menerjang ombak untuk menyelamatkan tubuh korban yang mulai lemas tak berdaya.
Upaya evakuasi mandiri sempat terkendala akibat perahu korban terbawa arus deras, hingga akhirnya pertolongan datang dari perahu nelayan KM Mutiara yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
“Jenazah selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Suyudi untuk menjalani pemeriksaan luar,” tambahnya seraya mengimbau para nelayan agar selalu mengenakan alat pelindung diri dan mengutamakan keselamatan jiwa saat berlayar.**















