Jumat, Mei 22, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)

by Redaksi
Jumat, 22 Mei 2026, 14:56 WIB
A A
TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)

Animasi Gambar Oleh sila basuki

Oleh : Sila Basuki // Editor : Redaksi

Koranpilar.com. Surabaya – Indonesia belum gagal, tetapi sedang menghadapi infeksi sistemik kronis. Borok NKRI bukan muncul dalam semalam, melainkan akumulasi panjang dari kompromi terhadap penyimpangan.
Karena itu, penyembuhan tidak cukup lewat slogan, pencitraan, atau nostalgia reformasi. Diperlukan keberanian membuka luka, kejujuran mendiagnosis penyakit dan konsistensi menjalankan terapi.

III. T E R A P I bagi NKRI

1. Reaktualisasi Pancasila
Pancasila harus kembali menjadi WAY of LIFE bangsa Indonesia. Bukan sekadar pigura di dinding kantor pejabat, tetapi menjadi dasar perilaku, kebijakan dan budaya publik.
Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum. Karena itu, ruh Pancasila harus dihidupkan kembali agar benar-benar “menjiwai” kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Reformasi Politik
Pembiayaan politik harus transparan, kaderisasi partai wajib meritokratis, dan konflik kepentingan pejabat harus dibatasi.
UU Politik dan UU Pemilu perlu terus dikaji ulang demi memperbaiki kualitas demokrasi nasional.
Dalam konteks fundamental, perlu keberanian menghidupkan kembali semangat :
“KEMBALi ke PANCASiLA dan UUD 1945”.

3. Kedaulatan Ekonomi
Kedaulatan ekonomi berarti hak bangsa untuk mengelola sumber daya dan kebijakan ekonominya secara mandiri demi kemakmuran rakyat.
Cakupannya meliputi : penguasaan sumber daya strategis, penguatan industri nasional, keberpihakan pada UMKM dan koperasi, serta kemandirian pangan dan energi.

Baca Juga :  23 PAC PDI Perjuangan Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Banpol Rp3,2 Miliar ke Kejari Bangil

Sayangnya, konsep strategis semacam ini sering hanya indah saat kampanye Pemilu. Setelah kekuasaan diraih, kebijakan justru kerap menjauh dari kepentingan rakyat.
Para ekonom nasional seperti alm. Faisal Basri, alm. Kwik Kian Gie dan alm. Rizal Ramli berulang kali mengingatkan bahwa negara kaya dapat bangkrut bila salah kelola.

4. Reformasi Pendidikan
Pendidikan tidak boleh sekadar mengejar angka dan ijazah. Pendidikan harus membangun karakter, critical thinking, entrepreneurship dan civic ethics.
Budaya populer hari ini terlalu mengagungkan sensasi, viralitas dan pencitraan. Sementara disiplin, literasi dan karakter bangsa justru kehilangan panggung.
Padahal Ki Hajar Dewantoro menegaskan :
“Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia”.

5. Penegakan Hukum Imparsial
Supremasi hukum harus mengalahkan supremasi kekuasaan dan politik.
Prinsip “equality before the law” menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, baik presiden, pejabat maupun rakyat biasa.
Namun realitas menunjukkan hukum sering dijadikan alat legitimasi kekuasaan, bukan instrumen keadilan.

K O N K L U S I

Dalam perspektif Islam :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”
(QS. Ar-Ra’d : 11)

Baca Juga :  Pemkab Tulungagung Berangkatkan 1.200 CJH, Semua Akomodasi Ditanggung

Maka pertanyaan besarnya :
Apakah Indonesia sungguh-sungguh mau berobat, atau justru membiarkan borok ini dibungkus retorika hingga membusuk lebih dalam ?

P E N U T U P

Borok harus dibuka ! Diagnosis harus jujur !
Terapi harus tegas !
“Sebab bangsa besar tidak punah karena kekurangan sumber daya, tetapi karena gagal mengelola moral, akal dan kekuasaannya”.

Seorang Jenderal TNi (Purn) WiDJOJO SOEJONO pernah menyampaikan :
“Indonesia harus segera bangkit dan berubah, atau punah”.

ShareSendTweet
Previous Post

KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN MOJOKERTO, KOORDINASI LANGKAH STRATEGIS ANTAR PIHAK TERKAIT

Related Posts

BOROK NKRI : KEBOBROKAN MULTISEKTOR DAN DIAGNOSIS PENYAKIT BANGSA (1)
Beranda

BOROK NKRI : KEBOBROKAN MULTISEKTOR DAN DIAGNOSIS PENYAKIT BANGSA (1)

Kamis, 21 Mei 2026, 15:16 WIB
PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN; HASIL BUMI YANG MELIMPAH STOK PANGAN AMAN
Beranda

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN; HASIL BUMI YANG MELIMPAH STOK PANGAN AMAN

Selasa, 28 April 2026, 10:55 WIB
Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal
Beranda

Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

Jumat, 24 April 2026, 18:54 WIB
RDP DPRD Dengan GTKN, SiLPA Sementara Terungkap Rp 51 Miliar
Beranda

RDP DPRD Dengan GTKN, SiLPA Sementara Terungkap Rp 51 Miliar

Sabtu, 14 Februari 2026, 15:38 WIB
Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 
Beranda

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Rabu, 11 Februari 2026, 15:09 WIB
Beranda

Pengarahan KaDisNaker Drs. Tri Hariadi, M.Si ke peserta CPMI

Kamis, 5 Februari 2026, 08:12 WIB

Recommended

2 Bulan 19 Anak Jadi Korban Pencabulan, Salah Satu Pelaku Ayah Kandung Korban

2 Bulan 19 Anak Jadi Korban Pencabulan, Salah Satu Pelaku Ayah Kandung Korban

Rabu, 4 Juni 2025, 18:12 WIB

Nike Invented Self-Lacing Sneakers Because the Future Is Now

Kamis, 19 Maret 2026, 19:57 WIB

Don't miss it

TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)
Beranda

TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)

Jumat, 22 Mei 2026, 14:56 WIB
KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN MOJOKERTO, KOORDINASI LANGKAH STRATEGIS ANTAR PIHAK TERKAIT
Mojokerto

KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN MOJOKERTO, KOORDINASI LANGKAH STRATEGIS ANTAR PIHAK TERKAIT

Kamis, 21 Mei 2026, 16:22 WIB
BOROK NKRI : KEBOBROKAN MULTISEKTOR DAN DIAGNOSIS PENYAKIT BANGSA (1)
Beranda

BOROK NKRI : KEBOBROKAN MULTISEKTOR DAN DIAGNOSIS PENYAKIT BANGSA (1)

Kamis, 21 Mei 2026, 15:16 WIB
Konsep Otomatis
Tulungagung

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung, Sahkan 5 Ranperda. Plt Bupati Ahmad Baharudin : Mendorong Partisipasi Publik dan Penguatan Daerah

Kamis, 21 Mei 2026, 06:34 WIB
Desak Indonesia Keluar dari “Board of Peace” 36 Elemen Masyarakat Surabaya Gelar Aksi di Depan Grahadi
Surabaya

Desak Indonesia Keluar dari “Board of Peace” 36 Elemen Masyarakat Surabaya Gelar Aksi di Depan Grahadi

Senin, 18 Mei 2026, 10:32 WIB
LAGA PERSAHABATAN, PEMKAB TULUNGAGUNG FC VS PEMKAB TRENGGALEK FC
Tulungagung

LAGA PERSAHABATAN, PEMKAB TULUNGAGUNG FC VS PEMKAB TRENGGALEK FC

Senin, 18 Mei 2026, 07:27 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved