Rabu, Mei 13, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Bayi Kembar Siam Asal Tulungagung Berhasil Dipisahkan, Sayangnya Salah Satu Bayi Meninggal Dunia

by Redaksi
Rabu, 21 Agustus 2024, 18:45 WIB
A A
Bayi Kembar Siam Asal Tulungagung Berhasil Dipisahkan, Sayangnya Salah Satu Bayi Meninggal Dunia

Kondisi bayi sebelum dan sesudah operasi pemisahan.

koranpilar.com, Tulungagung. Kisah haru datang dari Tulungagung. Bayi kembar siam, Arselo dan Arsenio, berhasil dipisahkan dalam operasi yang berlangsung dramatis. Tim dokter gabungan dari RS Dr. Soetomo Surabaya dan RSUD Dr. Iskak Tulungagung berjuang keras untuk memberikan kesempatan hidup kepada kedua bayi ini. Namun, takdir berkata lain, Arsenio tak mampu bertahan dan meninggal di meja operasi.

Direktur RSUD Dr. Iskak, melalui Wakil Direktur Pelayanan dr. Zuhrotul Aini, mengungkapkan bahwa sebelum operasi pemisahan, bayi kembar tersebut mengalami komplikasi kesehatan serius yang memerlukan tindakan darurat. “Pada awal Agustus lalu, kondisi Arsenio memburuk dengan gejala pelemahan pada kedua tungkai,” jelasnya.

Kondisi kesehatan ini kemudian dikonsultasikan dengan tim dokter dari RS Dr. Soetomo Surabaya. MRI yang dilakukan pada 12 Agustus menunjukkan masalah serius pada sistem saraf di area punggung bawah, di mana kedua bayi berbagi satu tubuh.

Tanggal 13 Agustus, kondisi Arsenio kian memburuk dengan komplikasi pneumonia yang disebabkan oleh posisi telentang yang harus mereka pertahankan sejak lahir. Setelah berdiskusi dengan tim dokter dari Surabaya, diputuskan untuk melakukan operasi pemisahan darurat.

Baca Juga :  Bentrok Pesilat Nodai Hari Sumpah Pemuda di Tulungagung

Rencana awalnya, operasi ini dijadwalkan saat bayi berusia 8-12 bulan. Namun, kondisi darurat memaksa tim medis untuk melakukan tindakan lebih cepat. Pada 13 Agustus malam, kedua bayi langsung dirujuk ke RS Dr. Soetomo Surabaya.

Perawatan intensif di RS Dr. Soetomo berlanjut hingga tanggal 16 Agustus ketika kondisi Arsenio semakin kritis. Operasi pemisahan akhirnya dilaksanakan, namun di tengah operasi, Arsenio mengalami henti jantung. Meski upaya resusitasi telah dilakukan, nyawa Arsenio tak dapat diselamatkan.

Operasi pemisahan tetap dilanjutkan untuk menyelamatkan Arselo. Hingga kini, Arselo menunjukkan tanda-tanda perbaikan kesehatan yang signifikan. “Arselo sudah tidak memerlukan ventilator, sudah bisa minum, dan kesehatannya terus membaik,” tambah dr. Aini.

Rencana awal untuk menciptakan organ buatan pun ditunda. Organ vital seperti anus dan alat kelamin yang ada diberikan kepada Arselo. Tim dokter dari RS Dr. Soetomo dan RSUD Dr. Iskak terus memantau perkembangan Arselo dengan seksama.

Dalam menghadapi tantangan besar ini, seluruh biaya perawatan dan operasi bayi kembar ini ditanggung oleh BPJS, Pemkab Tulungagung, dan Pemprov Jatim. Arselo dan Arsenio dirawat di RSUD Dr. Iskak sejak April lalu setelah dirujuk dari RS Bhayangkara. Selama di RSUD Dr. Iskak, mereka mendapatkan perawatan intensif untuk persiapan operasi pemisahan yang semula direncanakan dengan hati-hati.

Baca Juga :  Komunitas Perenang Tulungagung Kibarkan Bendera Raksasa di Atas Air untuk Peringati HUT RI

Tragedi ini mengingatkan kita pada betapa rapuhnya hidup, terutama dalam situasi yang penuh dengan tantangan medis seperti yang dialami bayi kembar siam ini. Meski satu nyawa tak bisa diselamatkan, upaya tanpa henti dari tim medis telah memberikan harapan baru bagi Arselo untuk menjalani kehidupan yang lebih baik (jp)

.

Tags: peristiwa tulungagungRSUD dr. Iskak
ShareSendTweet
Previous Post

Pembebasan Bersyarat Syahri Mulyo Dan Sutrisno Terganjal Uang Pengganti dan Denda

Next Post

Operasi Cipta Kondisi: Satpol PP Amankan Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Tulungagung

Related Posts

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji
Tulungagung

Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji

Jumat, 8 Mei 2026, 18:53 WIB
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, Lantik 74 Pejabat Fungsional, Tekankan Profesionalitas dan Tanggung Jawab
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, Lantik 74 Pejabat Fungsional, Tekankan Profesionalitas dan Tanggung Jawab

Rabu, 6 Mei 2026, 04:58 WIB
MENCOPOT Pj. SUROTO, Plt BUPATI TULUNGAGUNG, AHMAD BAHARUDIN MENUNJUK Pj. SEKDA TRI HARIADI
Tulungagung

MENCOPOT Pj. SUROTO, Plt BUPATI TULUNGAGUNG, AHMAD BAHARUDIN MENUNJUK Pj. SEKDA TRI HARIADI

Selasa, 5 Mei 2026, 07:14 WIB
Next Post
Operasi Cipta Kondisi: Satpol PP Amankan Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Tulungagung

Operasi Cipta Kondisi: Satpol PP Amankan Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Tulungagung

Recommended

OTT KPK

Kemendagri Turun ke Tulungagung, Membantu Cegah OTT Terulang

Rabu, 15 April 2026, 06:18 WIB
HARI PRASTIYO DIPERCAYA MENAHKODAI PELTI TULUNGAGUNG

Majapahit Jadi Identitas, Mojokerto Usung City Branding Sejarah di Forum Jawa Timur

Minggu, 27 Juli 2025, 05:34 WIB

Don't miss it

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji
Tulungagung

Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji

Jumat, 8 Mei 2026, 18:53 WIB
Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup
Surabaya

Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup

Jumat, 8 Mei 2026, 18:25 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved