Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Ratusan Warga Wonorejo Tulungagung Resah, Peternakan Ayam Diduga Tak Berizin Cemari Lingkungan

by Redaksi
Rabu, 8 Oktober 2025, 15:32 WIB
A A
Ratusan Warga Wonorejo Tulungagung Resah, Peternakan Ayam Diduga Tak Berizin Cemari Lingkungan

Tulungagung – Ratusan warga Dusun Bendilmuning, Desa Wonorejo, Kecamatan Tulungagung, Jawa Timur, kini hidup dalam keresahan. Sekitar 250 warga dari lebih 25 kepala keluarga (KK) mengeluhkan bau menyengat dan serbuan lalat yang diduga berasal dari peternakan ayam milik HS, yang beroperasi tanpa izin lengkap sejak tahun 2024.

Warga menilai keberadaan peternakan itu tidak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga membahayakan kesehatan lingkungan. Sejak empat kali masa panen, aroma tak sedap makin parah dan lalat memenuhi rumah-rumah penduduk.

“Awalnya dia bilang mau bikin gudang pupuk, bahkan sempat pinjam listrik ke rumah saya untuk penerangan. Tapi setelah itu malah dibangun kandang ayam,” ungkap Samsun Nahar (40), warga setempat, Rabu (8/10).

Senada dengan itu, Nurul Huda (38) menuturkan, warga sempat memberi toleransi setelah melakukan protes. Namun, pemilik usaha justru mengklaim sudah mengantongi izin dari pemerintah desa.

“RT sudah mengingatkan supaya tidak mengganggu warga, tapi malah makin parah. Bau menyengat, banyak lalat, bahkan ada warga meninggal karena sakit,” ujarnya.

Baca Juga :  BUPATI  TULUNGAGUNG GATUT SUNU TEKANKAN SINERGI PESANTREN DAN PEMERINTAH

Warga telah beberapa kali mengadu ke kepala dusun, bahkan memberi batas waktu hingga 30 Agustus 2025 agar pengelolaan limbah diperbaiki. Namun, setelah tenggat waktu terlewati, kondisi tetap sama. Saat dicek, ternyata HS belum memiliki izin pengalihfungsian lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) dan analisis dampak lingkungan (Amdal) limbah.

Masalah tersebut akhirnya diadukan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, dan Bupati Tulungagung. Petugas DLH bersama camat dan aparat tiga pilar sempat turun ke lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa usaha itu belum memenuhi aspek legalitas lingkungan.

“Waktu DLH datang, pengusahanya malah menantang, katanya suruh datangkan semua dinas. Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” kata Nurul dengan nada kecewa.

Lelah menunggu respons pemerintah daerah, warga akhirnya melapor ke Polres Tulungagung pada 23 September 2025. Sekitar 25 orang dari tiap rumah ikut membuat pengaduan bersama. Polisi baru melakukan pemeriksaan lapangan pada 7 Oktober 2025.

Meski laporan telah ditangani, aktivitas peternakan ayam masih terus berjalan. Bau busuk tetap tercium hingga radius ratusan meter, sementara Satpol PP belum melakukan tindakan penertiban.

Baca Juga :  Hujan Deras Semalaman, Jembatan Penghubung Dua Desa di Tulungagung Rusak Parah

“Kami tidak menolak orang berusaha, tapi jangan langgar aturan. Kami ini tiap hari hidup dengan bau busuk dan lalat. Pemerintah harus bertindak,” tegas Samsun mewakili warga Bendilmuning.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, peternakan tersebut belum mengantongi izin pengalihfungsian lahan dan Amdal limbah sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak DLH Tulungagung, Satpol PP, maupun pemilik peternakan. Warga menegaskan akan terus menuntut penutupan sementara usaha tersebut hingga izin dan pengelolaan limbah dipenuhi sesuai ketentuan hukum.

Tags: pemerintah kabupaten tulungagungperistiwa tulungagung
ShareSendTweet
Previous Post

Pemkab Mojokerto Salurkan Hibah Rp9,8 Miliar pada 65 Lembaga Keagamaan

Next Post

Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp500 Juta Bangun 2 Ruang Kelas SDN Kebondalem

Related Posts

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Tulungagung

VULGARNYA PERMAINAN GELAP BIROKRASI DI REPUBLIK INI “Pemberontakan Birokrasi itu Bentunya Bisikan”

Jumat, 18 September 2026, 14:50 WIB
Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia
Tulungagung

Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia

Selasa, 15 September 2026, 05:44 WIB
DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Tulungagung

DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026, 12:25 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan

Senin, 24 Agustus 2026, 19:15 WIB
PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031
Tulungagung

PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031

Jumat, 21 Agustus 2026, 13:43 WIB
Next Post
Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp500 Juta Bangun 2 Ruang Kelas SDN Kebondalem

Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp500 Juta Bangun 2 Ruang Kelas SDN Kebondalem

Recommended

The Victoria’s Secret 2016 Show Was Straight Out Of ‘Game of Thrones’

Selasa, 3 Maret 2026, 19:57 WIB
Tradisi Rebutan Tumpeng Lanang dan Wadon Meriahkan Hari Jadi Tulungagung ke-819

Tradisi Rebutan Tumpeng Lanang dan Wadon Meriahkan Hari Jadi Tulungagung ke-819

Senin, 18 November 2024, 18:49 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved