Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Menembus Batas Akademik di Mojokerto, Prof. Chamdan Purnama Sang Pendidik Inspiratif

by Redaksi
Sabtu, 14 Maret 2026, 09:10 WIB
A A
Menembus Batas Akademik di Mojokerto, Prof. Chamdan Purnama Sang Pendidik Inspiratif

foto; prof. Dr. H. Chamdan Purnama, S.E. M.M

Liputan : Latif // Editor : Redaksi

Koran pilar.com. Mojokerto, Jawa Timur – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan tinggi di Mojokerto. Prof. Dr. H. Chamdan Purnama, S.E., M.M., dosen senior di STIE Al-Anwar Mojokerto, resmi menjadi Profesor atau Guru Besar dalam bidang Ilmu Manajemen usai keluarnya SK No. 2068/M/KPT.KP/2026. Pencapaian ini bukan sekadar gelar, melainkan simbol harapan dan inspirasi baru bagi seluruh civitas akademika di wilayah “Bumi Majapahit”.

Keberhasilan Prof. Chamdan meraih gelar tertinggi di bidang akademik per 1 Desember 2025 merupakan peristiwa yang sangat langka di Mojokerto. Kehadiran sosok Guru Besar baru ini menjadi oase di tengah minimnya jumlah profesor di perguruan tinggi lokal, sekaligus membuktikan bahwa kualitas pendidikan di daerah mampu bersaing di level nasional.

Perjalanan beliau menuju puncak karier ini bukanlah proses instan. Lahir di Kediri, 2 Mei 1963, Prof. Chamdan telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya untuk belajar dan mengajar. Fondasi intelektualnya yang kuat ditempa saat beliau menempuh studi Doktor (S3) Ilmu Ekonomi di Universitas Brawijaya (UB) Malang, yang ia selesaikan pada tahun 2007.

Baca Juga :  Mojokerto Punya 5 Jembatan Baru, Perbaikan Sesuai Target Akhir 2025

Sebagai seorang pendidik, Prof. Chamdan adalah potret konsistensi. Beliau menunjukkan bahwa menjadi dosen di kampus daerah bukan berarti terbatas dalam prestasi. Dengan capaian angka kredit (Kum) sebesar 850.00, beliau membuktikan bahwa disiplin dan dedikasi pada riset akan membuahkan hasil yang prestisius.

Reputasi beliau tidak hanya dikenal di Mojokerto. Sebagai pakar manajemen, Prof. Chamdan telah melahirkan puluhan jurnal nasional dan berbagai karya ilmiah internasional yang terindeks Scopus. Bahkan, hingga kini beliau masih dipercaya menjadi peninjau (reviewer) untuk jurnal-jurnal ilmiah internasional, sebuah peran yang mengharuskan ketajaman analisis tingkat tinggi.

Di Mojokerto, publik mengenal beliau sebagai sosok yang sederhana dan sangat dekat dengan mahasiswa di STIE Al-Anwar. Gelar Profesor yang kini disandangnya diharapkan menjadi pemantik semangat bagi dosen-dosen muda lainnya di Mojokerto untuk terus berkarya dan tidak lelah mengejar pangkat fungsional tertinggi.

“Gelar ini adalah amanah untuk terus memajukan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Mojokerto,” tutur kolega beliau yang melihat perjuangan Prof. Chamdan dari jenjang Asisten Ahli pada 2006, Lektor Kepala pada 2011, hingga akhirnya resmi menjadi Profesor di usia yang sangat matang.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi E DPRD Provinsi Jatim Terima Puluhan Mahasiswa STIE Al-Anwar Mojokerto

Kehadiran Prof. Chamdan menambah deretan tokoh intelektual besar di Mojokerto setelah sebelumnya publik sangat mengenal Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim. Kini, dengan adanya dua figur besar ini, ekosistem pendidikan dan intelektual di Mojokerto semakin kuat dan disegani.

Beliau menjadi bukti hidup bahwa lulusan kampus ternama seperti Universitas Brawijaya tetap bisa bersinar di mana pun mereka ditempatkan, selama memiliki integritas dan semangat juang yang tinggi. Nama Prof. Chamdan kini menjadi identitas keberhasilan akademik yang lahir dari ketekunan di tanah Mojokerto.

Kisah sukses Prof. Chamdan memberikan pesan kuat bagi generasi muda di Mojokerto: bahwa batas tertinggi prestasi hanya ditentukan oleh kemauan kita untuk terus belajar. Bumi Majapahit yang kaya akan sejarah kini memiliki satu lagi putra terbaik yang mencatatkan sejarah baru di bidang ilmu pengetahuan.

Dengan resmi menyandangnya gelar Guru Besar ini, STIE Al-Anwar dan masyarakat Mojokerto pada umumnya patut berbangga. Prof. Chamdan telah membuka jalan, menunjukkan bahwa dari sebuah institusi lokal, bisa lahir pemikiran yang diakui oleh dunia internasional.

Baca Juga :  Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

Seyogyanya langkah Prof. Chamdan menjadi awal dari lahirnya profesor-profesor baru di Mojokerto, yang akan terus membimbing generasi penerus bangsa menuju masa depan yang lebih cerah dengan berlandaskan ilmu dan manajemen yang mumpuni.

ShareSendTweet
Previous Post

Fashion Girls! These Are the 17 Chic Flats Everyone Will Want in 2018

Next Post

Three Arrested After Masked Youths Launch Firebomb Attack On Synagogue

Related Posts

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja

Selasa, 15 September 2026, 08:13 WIB
Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo
Mojokerto

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Selasa, 8 September 2026, 08:22 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000
Mojokerto

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Minggu, 6 September 2026, 13:34 WIB
Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
Next Post

Three Arrested After Masked Youths Launch Firebomb Attack On Synagogue

Recommended

Ciptakan Momen Hangat, TK Mutiara Anak Sholeh Mojokerto Gelar Family Gathering dan Wisata Edukasi di Cimory Dairyland

Ciptakan Momen Hangat, TK Mutiara Anak Sholeh Mojokerto Gelar Family Gathering dan Wisata Edukasi di Cimory Dairyland

Minggu, 25 Januari 2026, 13:45 WIB
Letjen TNI Bobby Rinal Makmun Tinjau TMMD Desa Sumbertanggul Bareng Bupati Mojokerto

Letjen TNI Bobby Rinal Makmun Tinjau TMMD Desa Sumbertanggul Bareng Bupati Mojokerto

Sabtu, 25 Oktober 2025, 10:44 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved