Jumat, Oktober 23, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

by Redaksi
Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
A A

liputan : Latif

Editor : Redaksi

Koranpilar.com. Mojokerto – Setiap bulan Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah, umat Islam di seluruh dunia memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dikenal dengan sebutan Maulid Nabi.

Salah satu contoh hal unik yang juga menjadi tradisi lokal ada di Kabupaten Mojokerto. Ribuan warga dari luar desa juga berdatangan untuk melihat acara.

Pada Selasa 25 Agustus 2026, peringatan tersebut dilangsungkan dengan meriah dan semarak di berbagai daerah.

Di Kabupaten Mojokerto, terdapat tradisi khas yang masih dilestarikan masyarakat hingga kini, yakni Tradisi Keresan.

Tradisi ini digelar di Dusun Mengelo, Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Keresan telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi dan menjadi identitas budaya warga setempat.

Keresan bukan hanya sekadar perayaan Maulid Nabi, melainkan juga sebuah warisan budaya yang sarat makna.

Prosesi yang dilakukan dalam tradisi ini dipenuhi dengan simbol-simbol khusus. Setiap rangkaian acara menyampaikan pesan moral dan spiritual, sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Cegah Kebocoran Produksi Ilegal, Pemkab Mojokerto Pelototi Ketat Operasional Mesin PT Rajawali

Bagi warga Sooko, Keresan adalah wujud syukur sekaligus cara menjaga nilai-nilai keislaman yang berpadu dengan budaya lokal. Tradisi ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan pengingat untuk meneladani akhlak Nabi.

Semarak peringatan Maulid Nabi tahun ini di Mojokerto menunjukkan bahwa tradisi seperti Keresan masih relevan. Ia menjadi jembatan antara nilai agama dan kearifan lokal yang terus dijaga agar tidak punah oleh waktu.

ShareSendTweet
Previous Post

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan

Next Post

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Related Posts

Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut
Mojokerto

Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut

Kamis, 22 Oktober 2026, 09:52 WIB
Ini Dia Baharudin, Penghulu KUA Mojokerto yang Viral “Tukang Foto Ojok Ngatur Pemerintah” Kini Minta Maaf
Mojokerto

Ini Dia Baharudin, Penghulu KUA Mojokerto yang Viral “Tukang Foto Ojok Ngatur Pemerintah” Kini Minta Maaf

Senin, 12 Oktober 2026, 07:31 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Hampir 1 Bulan Kelangkaan Pertalite dan Biosolar di Mojokerto Raya, DPRD Turun Tangan

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:25 WIB
Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto
Mojokerto

Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:21 WIB
Fenomena Antrean Pertalite Mengular di Mojokerto, Pengendara Akui SPBU Perkotaan Selalu Padat Sejak Pertamax Naik
Mojokerto

Fenomena Antrean Pertalite Mengular di Mojokerto, Pengendara Akui SPBU Perkotaan Selalu Padat Sejak Pertamax Naik

Rabu, 30 September 2026, 09:51 WIB
Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto
Mojokerto

Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto

Senin, 28 September 2026, 08:06 WIB
Next Post
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Recommended

Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Geruduk DPRD Tulungagung, Tuntut Kesejahteraan Layak

Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Geruduk DPRD Tulungagung, Tuntut Kesejahteraan Layak

Kamis, 12 Februari 2026, 19:32 WIB
Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas

Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas

Senin, 5 Oktober 2026, 18:50 WIB

Don't miss it

Pemicu Amarah Cincin Tunangan, Pemuda di Lamongan Nekat Menusuk Korban Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit
Lamongan

Pemicu Amarah Cincin Tunangan, Pemuda di Lamongan Nekat Menusuk Korban Hingga Dilarikan ke Rumah Sakit

Kamis, 22 Oktober 2026, 14:45 WIB
Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut
Mojokerto

Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut

Kamis, 22 Oktober 2026, 09:52 WIB
Rangkul HMI dan GMNI Lewat Ngobras, Polres Lamongan Perkuat Sinergi Pergerakan Mahasiswa dan Kepolisian
Lamongan

Rangkul HMI dan GMNI Lewat Ngobras, Polres Lamongan Perkuat Sinergi Pergerakan Mahasiswa dan Kepolisian

Selasa, 20 Oktober 2026, 18:19 WIB
Gelar Operasi KRYD, Polres Lamongan Diperketat Pengawasan Rumah Kos Rawan Penyalahgunaan Narkoba
Lamongan

Gelar Operasi KRYD, Polres Lamongan Diperketat Pengawasan Rumah Kos Rawan Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 19 Oktober 2026, 08:28 WIB
Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Pakai Linggis di Rumah Kos Sukorejo Lamongan
Lamongan

Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan Pakai Linggis di Rumah Kos Sukorejo Lamongan

Minggu, 18 Oktober 2026, 08:24 WIB
Terjatuh Usai Baling-Baling Terlilit Plastik, Nelayan Asal Brondong Lamongan Meninggal Dunia di Lautan
Lamongan

Terjatuh Usai Baling-Baling Terlilit Plastik, Nelayan Asal Brondong Lamongan Meninggal Dunia di Lautan

Minggu, 18 Oktober 2026, 08:18 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved