Liputan : Latif
Editor : Redaksi
Koranpilar.com. Mojokerto – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sains STIE Al-Anwar Mojokerto secara aktif berpartisipasi dalam program pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan anak di Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diwujudkan melalui pendampingan bidan desa dalam penyaluran obat cacing serta edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi anak-anak..
Program kesehatan tersebut dipusatkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah PPBH Mojogeneng. Kehadiran para mahasiswa bertujuan untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan penanganan pencegahan infeksi cacing yang dapat mengganggu sistem pencernaan, penyerapan nutrisi, hingga proses tumbuh kembang anak secara optimal.
Pemberian obat cacing dilakukan secara teratur dengan pengawasan langsung dari bidan desa setempat bersama jajaran mahasiswa KKN. Langkah preventif ini diambil guna menekan angka risiko stunting dan penyakit parasit yang rentan menyerang anak usia sekolah dasar di lingkungan pedesaan.
Tidak hanya mendampingi pembagian obat, tim mahasiswa KKN Sains STIE Al-Anwar Mojokerto juga memberikan sosialisasi mengenai tata cara mencuci tangan yang baik dan benar. Edukasi interaktif tersebut mengacu pada enam langkah mencuci tangan pakai sabun sesuai panduan standar kesehatan.
Mahasiswa mengajari para siswa secara langsung, mulai dari membasahi tangan, menggosok sabun pada telapak dan punggung tangan, menyela jari-jari, hingga membilasnya dengan air bersih mengalir. Pendekatan praktik secara langsung ini dirancang agar anak-anak mudah memahami dan mempraktikkannya secara mandiri.
Edukasi PHBS ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini kepada generasi muda. Melalui kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas, penyebaran kuman maupun bibit penyakit di lingkungan sekolah dapat ditekan secara signifikan.
Penulis kegiatan sekaligus mahasiswa Program Studi Manajemen STIE Al-Anwar Mojokerto, Yulio Veges Cinde Mulia, menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan tenaga kesehatan desa dalam menjaga kualitas kesehatan anak-anak.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi program formalitas, tetapi benar-benar mampu membentuk karakter dan kebiasaan hidup bersih bagi siswa MI Salafiyah Mojogeneng dalam kehidupan sehari-hari demi menunjang masa depan dan tumbuh kembang mereka,” ujar Yulio Veges Cinde Mulia saat ditemui di lokasi kegiatan.
Pelaksanaan program pengabdian masyarakat KKN STIE Al-Anwar 2026 ini berjalan dengan supervisi ketat dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Rizki Arvita, S.E., M.A. dan Masfi’atun Nikmah, S.E., M.S.M. Kedua DPL senantiasa mengarahkan agar program kerja yang dijalankan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi warga setempat.
Kehadiran mahasiswa KKN Sains di Desa Mojogeneng mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah maupun tenaga kesehatan desa. Sinergi ini dinilai efektif dalam membantu jangkauan layanan kesehatan dasar di tingkat sekolah dasar.
Melalui keberlanjutan program ini, diharapkan tercipta kesadaran kolektif mengenai pentingnya sanitasi diri di lingkungan sekolah dan keluarga. Upaya preventif ini menjadi langkah konkrit dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Mojogeneng secara menyeluruh.














