Rabu, Mei 13, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Gorong-Gorong Mojolegi Jebol, Warga Pasang Posko Mandiri Demi Amankan Jalur Alternatif Jolotundo Trawas Mojokerto  

by Redaksi
Rabu, 11 Februari 2026, 14:57 WIB
A A
Gorong-Gorong Mojolegi Jebol, Warga Pasang Posko Mandiri Demi Amankan Jalur Alternatif Jolotundo Trawas Mojokerto  

foto : pendirian posko pemantau jalan dengan swadaya masyarakat

Liputan : Latif. Editor : Redaksi

Koran Pilar. Mojokerto – Jawa Timur. Kondisi infrastruktur di jalan Mojolegi, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, kian memprihatinkan. Gorong-gorong penyambung akses vital antara Desa Sekargadung menuju Desa Curahmojo sekaligus jalur alternatif utama dari Kecamatan Pungging menuju Kecamatan Trawas dilaporkan ambles sejak sebulan terakhir.

Hingga kini, lubang menganga di badan jalan tersebut belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan tersebut memakan hampir separuh badan jalan. Akibatnya, akses yang biasanya ramai dilalui kendaraan menuju objek wisata Pertirtaan Jolotundo kini menyempit drastis.

Kendaraan roda empat yang melintas terpaksa harus bergantian dan ekstra hati-hati agar tidak terperosok ke dalam lubang yang kian hari kian mendalam.

Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, warga setempat secara swadaya mendirikan posko pengamanan di sekitar titik kerusakan.

Kehadiran posko ini bertujuan untuk mengatur lalu lintas yang kini hanya menyisakan satu lajur sempit.

Warga berjaga secara bergantian, terutama pada jam-jam sibuk dan malam hari, mengingat minimnya penerangan di area tersebut yang bisa membahayakan pengendara asing.

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke-80 Pemkab Mojokerto Diikuti Ratusan Peserta Lintas Sektor

Kekhawatiran mendalam dirasakan oleh masyarakat setempat, salah satunya Masjan. Pria paruh baya warga Mojolegi ini mengakui bahwa warga merasa waswas setiap kali kendaraan berat melintas.

Menurutnya, kondisi aspal di sekitar titik ambles sudah mulai retak-retak dan menunjukkan tanda-tanda akan terjadinya longsor susulan yang lebih besar jika terus dibiarkan.

“Kami sangat takut kalau nanti ini ambles total atau ambrol semua. Kalau sampai itu terjadi, jangankan mobil, motor pun tidak akan bisa lewat. Padahal ini jalan utama warga kalau mau ke desa sebelah atau ke pasar,” ujar Masjan saat ditemui di lokasi, Rabu (11/2).

Masjan menambahkan bahwa hingga memasuki satu bulan sejak kerusakan pertama muncul, belum ada tanda-tanda alat berat atau material bangunan yang diturunkan ke lokasi.

Warga sangat menyayangkan kelambatan respons ini, mengingat jalan ini merupakan nadi ekonomi dan jalur pariwisata yang cukup padat.

Jika jalan ini putus, warga harus memutar jauh melintasi desa lain dengan jarak tempuh yang berkali-kali lipat.

Baca Juga :  Momen Hari Santri 2025, Bupati Albarraa Dorong Santri Mojokerto Jadi Penggerak Peradaban Digital

Warga berharap pemerintah daerah atau dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum struktur jalan benar-benar runtuh total.

Saat ini, kekuatan jalan hanya bergantung pada pengamanan ala kadarnya dari warga, dengn disangga kayu.

Mereka menegaskan bahwa tindakan darurat sangat diperlukan agar mobilitas masyarakat antara Kecamatan Pungging, Trawas dan Ngoro yang biasa menggunakan akses tersebut tidak terganggu.

ShareSendTweet
Previous Post

KEPULANGAN AREMANIA DARI JAKARTA DIWARNAI AKSI PELEMPARAN BATU DI RUAS TOL MOJOKERTO

Next Post

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Related Posts

BPK Jatim Siap Audit Terperinci LKPD 2025 Pemkab Mojokerto
Mojokerto

BPK Jatim Siap Audit Terperinci LKPD 2025 Pemkab Mojokerto

Jumat, 3 April 2026, 17:04 WIB
Foto : Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Antisipasi Perang di Timur Tengah
Mojokerto

Respons Dinamika Global, Pemkab Mojokerto Perkuat Ketahanan Pangan dan Perlindungan Sosial

Sabtu, 28 Maret 2026, 12:18 WIB
Baznas Mojokerto Distribusikan 10 Ton, Total ZIS Rp 574 Juta
Mojokerto

Baznas Mojokerto Distribusikan 10 Ton, Total ZIS Rp 574 Juta

Kamis, 19 Maret 2026, 11:53 WIB
Ibu Kota Kabupaten Mojokerto Resmi Pindah ke Mojosari, DPRD Setujuai dalam Paripurna
Mojokerto

Ibu Kota Kabupaten Mojokerto Resmi Pindah ke Mojosari, DPRD Setujuai dalam Paripurna

Senin, 16 Maret 2026, 12:43 WIB
Menembus Batas Akademik di Mojokerto, Prof. Chamdan Purnama Sang Pendidik Inspiratif
Mojokerto

Menembus Batas Akademik di Mojokerto, Prof. Chamdan Purnama Sang Pendidik Inspiratif

Sabtu, 14 Maret 2026, 09:10 WIB
Pantau Kenaikan Harga Komiditas Bahan Pangan, Pemkab Mojokerto Siapkan Langkah Mitigasi Inflasi
Mojokerto

Siaga Mudik Lebaran 2026, 250 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 13 Maret 2026, 12:26 WIB
Next Post
Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Recommended

Dinkes Tulungagung Prediksi Peningkatan Angka Kematian Akibat Demam Berdarah di 2025

Dinkes Tulungagung Prediksi Peningkatan Angka Kematian Akibat Demam Berdarah di 2025

Jumat, 21 Februari 2025, 12:44 WIB
WARUNG KOPI KARAOKE BANYAK YANG MELANGGAR “PENGAWASAN AKAN TERUS DILAKUKAN SECARA BERKALA”

WARUNG KOPI KARAOKE BANYAK YANG MELANGGAR “PENGAWASAN AKAN TERUS DILAKUKAN SECARA BERKALA”

Senin, 28 Juli 2025, 07:41 WIB

Don't miss it

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji
Tulungagung

Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji

Jumat, 8 Mei 2026, 18:53 WIB
Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup
Surabaya

Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup

Jumat, 8 Mei 2026, 18:25 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved