Rabu, Agustus 12, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Gorong-Gorong Mojolegi Jebol, Warga Pasang Posko Mandiri Demi Amankan Jalur Alternatif Jolotundo Trawas Mojokerto  

by Redaksi
Rabu, 11 Februari 2026, 14:57 WIB
A A
Gorong-Gorong Mojolegi Jebol, Warga Pasang Posko Mandiri Demi Amankan Jalur Alternatif Jolotundo Trawas Mojokerto  

foto : pendirian posko pemantau jalan dengan swadaya masyarakat

Liputan : Latif. Editor : Redaksi

Koran Pilar. Mojokerto – Jawa Timur. Kondisi infrastruktur di jalan Mojolegi, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, kian memprihatinkan. Gorong-gorong penyambung akses vital antara Desa Sekargadung menuju Desa Curahmojo sekaligus jalur alternatif utama dari Kecamatan Pungging menuju Kecamatan Trawas dilaporkan ambles sejak sebulan terakhir.

Hingga kini, lubang menganga di badan jalan tersebut belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan tersebut memakan hampir separuh badan jalan. Akibatnya, akses yang biasanya ramai dilalui kendaraan menuju objek wisata Pertirtaan Jolotundo kini menyempit drastis.

Kendaraan roda empat yang melintas terpaksa harus bergantian dan ekstra hati-hati agar tidak terperosok ke dalam lubang yang kian hari kian mendalam.

Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, warga setempat secara swadaya mendirikan posko pengamanan di sekitar titik kerusakan.

Kehadiran posko ini bertujuan untuk mengatur lalu lintas yang kini hanya menyisakan satu lajur sempit.

Warga berjaga secara bergantian, terutama pada jam-jam sibuk dan malam hari, mengingat minimnya penerangan di area tersebut yang bisa membahayakan pengendara asing.

Baca Juga :  Pawai Budaya Trawas Mojokerto Angkat Tema Kearifan Lokal

Kekhawatiran mendalam dirasakan oleh masyarakat setempat, salah satunya Masjan. Pria paruh baya warga Mojolegi ini mengakui bahwa warga merasa waswas setiap kali kendaraan berat melintas.

Menurutnya, kondisi aspal di sekitar titik ambles sudah mulai retak-retak dan menunjukkan tanda-tanda akan terjadinya longsor susulan yang lebih besar jika terus dibiarkan.

“Kami sangat takut kalau nanti ini ambles total atau ambrol semua. Kalau sampai itu terjadi, jangankan mobil, motor pun tidak akan bisa lewat. Padahal ini jalan utama warga kalau mau ke desa sebelah atau ke pasar,” ujar Masjan saat ditemui di lokasi, Rabu (11/2).

Masjan menambahkan bahwa hingga memasuki satu bulan sejak kerusakan pertama muncul, belum ada tanda-tanda alat berat atau material bangunan yang diturunkan ke lokasi.

Warga sangat menyayangkan kelambatan respons ini, mengingat jalan ini merupakan nadi ekonomi dan jalur pariwisata yang cukup padat.

Jika jalan ini putus, warga harus memutar jauh melintasi desa lain dengan jarak tempuh yang berkali-kali lipat.

Baca Juga :  KH Abdul Muchid dan KH Muslich Abbas Resmi Pimpin PCNU Mojokerto 2025–2030

Warga berharap pemerintah daerah atau dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum struktur jalan benar-benar runtuh total.

Saat ini, kekuatan jalan hanya bergantung pada pengamanan ala kadarnya dari warga, dengn disangga kayu.

Mereka menegaskan bahwa tindakan darurat sangat diperlukan agar mobilitas masyarakat antara Kecamatan Pungging, Trawas dan Ngoro yang biasa menggunakan akses tersebut tidak terganggu.

ShareSendTweet
Previous Post

KEPULANGAN AREMANIA DARI JAKARTA DIWARNAI AKSI PELEMPARAN BATU DI RUAS TOL MOJOKERTO

Next Post

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Related Posts

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gandeng Influencer Lokal, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Belajar Bareng Warga Soal Packaging dan Pemasaran

Senin, 10 Agustus 2026, 06:57 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

Senin, 10 Agustus 2026, 06:51 WIB
Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu
Mojokerto

Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu

Senin, 10 Agustus 2026, 06:40 WIB
Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng
Mojokerto

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Sabtu, 8 Agustus 2026, 10:31 WIB
Komoditas Bernilai Tinggi, Cengkeh Dusun Legundi Mojokerto Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
Mojokerto

Komoditas Bernilai Tinggi, Cengkeh Dusun Legundi Mojokerto Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Kamis, 6 Agustus 2026, 07:55 WIB
Pemkab Mojokerto Dorong Raperda Baru, Satu Atur Jalan dan Empat Lainnya Pencabutan
Mojokerto

Pemkab Mojokerto Dorong Raperda Baru, Satu Atur Jalan dan Empat Lainnya Pencabutan

Rabu, 5 Agustus 2026, 11:17 WIB
Next Post
Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Recommended

Cerita UKW LKBN Antara ke-30 di Surabaya, Wartawan Muda Doktor hingga Peserta Terjauh dari Kalimantan

Cerita UKW LKBN Antara ke-30 di Surabaya, Wartawan Muda Doktor hingga Peserta Terjauh dari Kalimantan

Sabtu, 2 Agustus 2025, 13:40 WIB
Satpas Polres Tulungagung Ramah Difabel, Fasilitias Disabilitas menyenangkan

Satpas Polres Tulungagung Ramah Difabel, Fasilitias Disabilitas menyenangkan

Selasa, 11 Juni 2024, 18:04 WIB

Don't miss it

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI,  Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan
Beranda

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI, Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026, 17:14 WIB
Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi
Beranda

Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi

Selasa, 11 Agustus 2026, 06:48 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gandeng Influencer Lokal, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Belajar Bareng Warga Soal Packaging dan Pemasaran

Senin, 10 Agustus 2026, 06:57 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

Senin, 10 Agustus 2026, 06:51 WIB
Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu
Mojokerto

Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu

Senin, 10 Agustus 2026, 06:40 WIB
Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng
Mojokerto

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Sabtu, 8 Agustus 2026, 10:31 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved