Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Gorong-Gorong Mojolegi Jebol, Warga Pasang Posko Mandiri Demi Amankan Jalur Alternatif Jolotundo Trawas Mojokerto  

by Redaksi
Rabu, 11 Februari 2026, 14:57 WIB
A A
Gorong-Gorong Mojolegi Jebol, Warga Pasang Posko Mandiri Demi Amankan Jalur Alternatif Jolotundo Trawas Mojokerto  

foto : pendirian posko pemantau jalan dengan swadaya masyarakat

Liputan : Latif. Editor : Redaksi

Koran Pilar. Mojokerto – Jawa Timur. Kondisi infrastruktur di jalan Mojolegi, Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, kian memprihatinkan. Gorong-gorong penyambung akses vital antara Desa Sekargadung menuju Desa Curahmojo sekaligus jalur alternatif utama dari Kecamatan Pungging menuju Kecamatan Trawas dilaporkan ambles sejak sebulan terakhir.

Hingga kini, lubang menganga di badan jalan tersebut belum mendapatkan penanganan serius dari pihak terkait.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan tersebut memakan hampir separuh badan jalan. Akibatnya, akses yang biasanya ramai dilalui kendaraan menuju objek wisata Pertirtaan Jolotundo kini menyempit drastis.

Kendaraan roda empat yang melintas terpaksa harus bergantian dan ekstra hati-hati agar tidak terperosok ke dalam lubang yang kian hari kian mendalam.

Guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan, warga setempat secara swadaya mendirikan posko pengamanan di sekitar titik kerusakan.

Kehadiran posko ini bertujuan untuk mengatur lalu lintas yang kini hanya menyisakan satu lajur sempit.

Warga berjaga secara bergantian, terutama pada jam-jam sibuk dan malam hari, mengingat minimnya penerangan di area tersebut yang bisa membahayakan pengendara asing.

Baca Juga :  Sinergi KKN STIE Al-Anwar Mojokerto dan Umsida Sidoarjo, Wujud Kekompakan Kaum Intelektual

Kekhawatiran mendalam dirasakan oleh masyarakat setempat, salah satunya Masjan. Pria paruh baya warga Mojolegi ini mengakui bahwa warga merasa waswas setiap kali kendaraan berat melintas.

Menurutnya, kondisi aspal di sekitar titik ambles sudah mulai retak-retak dan menunjukkan tanda-tanda akan terjadinya longsor susulan yang lebih besar jika terus dibiarkan.

“Kami sangat takut kalau nanti ini ambles total atau ambrol semua. Kalau sampai itu terjadi, jangankan mobil, motor pun tidak akan bisa lewat. Padahal ini jalan utama warga kalau mau ke desa sebelah atau ke pasar,” ujar Masjan saat ditemui di lokasi, Rabu (11/2).

Masjan menambahkan bahwa hingga memasuki satu bulan sejak kerusakan pertama muncul, belum ada tanda-tanda alat berat atau material bangunan yang diturunkan ke lokasi.

Warga sangat menyayangkan kelambatan respons ini, mengingat jalan ini merupakan nadi ekonomi dan jalur pariwisata yang cukup padat.

Jika jalan ini putus, warga harus memutar jauh melintasi desa lain dengan jarak tempuh yang berkali-kali lipat.

Baca Juga :  Momen HUT Korpri: Bupati Mojokerto Serahkan 26 Penghargaan dan Amankan 73 Sertifikat Aset Tanah Pemkab

Warga berharap pemerintah daerah atau dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum struktur jalan benar-benar runtuh total.

Saat ini, kekuatan jalan hanya bergantung pada pengamanan ala kadarnya dari warga, dengn disangga kayu.

Mereka menegaskan bahwa tindakan darurat sangat diperlukan agar mobilitas masyarakat antara Kecamatan Pungging, Trawas dan Ngoro yang biasa menggunakan akses tersebut tidak terganggu.

ShareSendTweet
Previous Post

KEPULANGAN AREMANIA DARI JAKARTA DIWARNAI AKSI PELEMPARAN BATU DI RUAS TOL MOJOKERTO

Next Post

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Related Posts

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja

Selasa, 15 September 2026, 08:13 WIB
Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo
Mojokerto

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Selasa, 8 September 2026, 08:22 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000
Mojokerto

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Minggu, 6 September 2026, 13:34 WIB
Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
Next Post
Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Recommended

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung Terkendala Elevasi Lahan

Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung Terkendala Elevasi Lahan

Rabu, 28 Mei 2025, 21:41 WIB
Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Sabtu, 8 Agustus 2026, 10:31 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved