Rabu, Mei 13, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

Dulu Terbatas Forum Ilmiah, Kini Jadi Debat Medsos: Kepala LPPM STIE Al-Anwar Sorot Disrupsi Digital Atas Konten Sensitif SARA

by Redaksi
Kamis, 11 Desember 2025, 12:55 WIB
A A
Bedah Rumah di Mojokerto, Pemkab dan Baznas Kolaborasi

Yogyakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ilkom) UPN “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan bedah buku bertajuk “Islam, Media dan Realitas,” yang menghadirkan Dr. Latif Syaipudin secara virtual, Kepala LPPM STIE Al-Anwar Mojokerto, sebagai pembedah utama.

Acara yang merupakan bagian dari mata kuliah yang diampu oleh M. Sinung Restendy ini menyoroti bagaimana lanskap digital telah mengubah cara konten sensitif terkait agama, ras, dan budaya dikonsumsi dan didiskusikan publik.

Dalam paparannya, Dr. Latif Syaipudin menyatakan bahwa realitas di era digital saat ini menunjukkan adanya dampak negatif yang signifikan, khususnya dalam diskursus keagamaan.

“Era digital ini, hal sensitif dan sifatnya untuk kalangan internal bisa dicerna secara bebas di sosial media,” tegas Dr. Latif.

Menurutnya, akses tanpa batas terhadap materi yang sebelumnya hanya dibahas di forum internal atau forum ilmiah telah memicu debat tanpa ujung di media sosial.

Materi yang bersifat sensitif dan berpotensi memecah belah, seperti isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) serta budaya, kini dapat diakses dan diperdebatkan oleh siapa saja, tanpa filter kontekstual yang memadai.

Baca Juga :  ODGJ Yang Meresahkan di Desa Suruhan Kidul di amankan Polsek

Dr. Latif membandingkan kondisi ini dengan era sebelum digital, di mana pembahasan hal-hal sensitif tersebut cenderung terbatas pada kalangan internal atau forum akademik tertutup, sehingga potensi konflik terbuka di ruang publik dapat diminimalisir.

Ia menyimpulkan bahwa kemudahan penyebaran informasi di media sosial kini menjadi tantangan serius dalam menjaga keharmonisan diskursus publik, khususnya terkait isu keislaman.

“Sebelum era digital, pembahasan topik sensitif termasuk yang berbau ras, SARA, agama, dan budaya secara ketat hanya terjadi dalam kalangan internal atau forum ilmiah yang terbatas dan terkontrol,” terang jurnalis dengan sertifikasi Wartawan Muda Dewan Pers ini.

Namun, kini, keterbukaan media sosial membuat materi tersebut menjadi konsumsi publik, yang sayangnya seringkali direspons dengan debat tanpa ujung yang tidak konstruktif.

Dr. Latif menekankan bahwa fenomena ini menjadi tantangan besar bagi masyarakat untuk membedakan antara materi internal/ilmiah dan konsumsi publik, demi menghindari polarisasi dan konflik di media sosial.

Penulis Latif editor Redaksi

ShareSendTweet
Previous Post

Bedah Rumah di Mojokerto, Pemkab dan Baznas Kolaborasi

Next Post

Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Related Posts

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN; HASIL BUMI YANG MELIMPAH STOK PANGAN AMAN
Beranda

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN; HASIL BUMI YANG MELIMPAH STOK PANGAN AMAN

Selasa, 28 April 2026, 10:55 WIB
Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal
Beranda

Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

Jumat, 24 April 2026, 18:54 WIB
RDP DPRD Dengan GTKN, SiLPA Sementara Terungkap Rp 51 Miliar
Beranda

RDP DPRD Dengan GTKN, SiLPA Sementara Terungkap Rp 51 Miliar

Sabtu, 14 Februari 2026, 15:38 WIB
Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 
Beranda

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Rabu, 11 Februari 2026, 15:09 WIB
Beranda

Pengarahan KaDisNaker Drs. Tri Hariadi, M.Si ke peserta CPMI

Kamis, 5 Februari 2026, 08:12 WIB
dok, ketua DPC PDI Perjuangan Erma Susanti saat memberikan Arahan
Beranda

Targetkan 50 Persen Kader Muda Hadapi Pemilu 2029, PDI Perjuangan Tulungagung Dorong Transformasi Organisasi

Kamis, 5 Februari 2026, 07:45 WIB
Next Post
Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Recommended

Rencana Pindah Ibu Kota ke Mojosori Kian Matang, Pemkab Mojokerto Gandeng Ahli ITS

Rencana Pindah Ibu Kota ke Mojosori Kian Matang, Pemkab Mojokerto Gandeng Ahli ITS

Kamis, 2 Oktober 2025, 10:26 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB

Don't miss it

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji
Tulungagung

Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji

Jumat, 8 Mei 2026, 18:53 WIB
Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup
Surabaya

Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup

Jumat, 8 Mei 2026, 18:25 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved