Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

Dulu Terbatas Forum Ilmiah, Kini Jadi Debat Medsos: Kepala LPPM STIE Al-Anwar Sorot Disrupsi Digital Atas Konten Sensitif SARA

by Redaksi
Kamis, 11 Desember 2025, 12:55 WIB
A A
Bedah Rumah di Mojokerto, Pemkab dan Baznas Kolaborasi

Yogyakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ilkom) UPN “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan bedah buku bertajuk “Islam, Media dan Realitas,” yang menghadirkan Dr. Latif Syaipudin secara virtual, Kepala LPPM STIE Al-Anwar Mojokerto, sebagai pembedah utama.

Acara yang merupakan bagian dari mata kuliah yang diampu oleh M. Sinung Restendy ini menyoroti bagaimana lanskap digital telah mengubah cara konten sensitif terkait agama, ras, dan budaya dikonsumsi dan didiskusikan publik.

Dalam paparannya, Dr. Latif Syaipudin menyatakan bahwa realitas di era digital saat ini menunjukkan adanya dampak negatif yang signifikan, khususnya dalam diskursus keagamaan.

“Era digital ini, hal sensitif dan sifatnya untuk kalangan internal bisa dicerna secara bebas di sosial media,” tegas Dr. Latif.

Menurutnya, akses tanpa batas terhadap materi yang sebelumnya hanya dibahas di forum internal atau forum ilmiah telah memicu debat tanpa ujung di media sosial.

Materi yang bersifat sensitif dan berpotensi memecah belah, seperti isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) serta budaya, kini dapat diakses dan diperdebatkan oleh siapa saja, tanpa filter kontekstual yang memadai.

Baca Juga :  ODGJ Yang Meresahkan di Desa Suruhan Kidul di amankan Polsek

Dr. Latif membandingkan kondisi ini dengan era sebelum digital, di mana pembahasan hal-hal sensitif tersebut cenderung terbatas pada kalangan internal atau forum akademik tertutup, sehingga potensi konflik terbuka di ruang publik dapat diminimalisir.

Ia menyimpulkan bahwa kemudahan penyebaran informasi di media sosial kini menjadi tantangan serius dalam menjaga keharmonisan diskursus publik, khususnya terkait isu keislaman.

“Sebelum era digital, pembahasan topik sensitif termasuk yang berbau ras, SARA, agama, dan budaya secara ketat hanya terjadi dalam kalangan internal atau forum ilmiah yang terbatas dan terkontrol,” terang jurnalis dengan sertifikasi Wartawan Muda Dewan Pers ini.

Namun, kini, keterbukaan media sosial membuat materi tersebut menjadi konsumsi publik, yang sayangnya seringkali direspons dengan debat tanpa ujung yang tidak konstruktif.

Dr. Latif menekankan bahwa fenomena ini menjadi tantangan besar bagi masyarakat untuk membedakan antara materi internal/ilmiah dan konsumsi publik, demi menghindari polarisasi dan konflik di media sosial.

Penulis Latif editor Redaksi

ShareSendTweet
Previous Post

Bedah Rumah di Mojokerto, Pemkab dan Baznas Kolaborasi

Next Post

Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Related Posts

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Beranda

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan pada malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Tamat….)

Kamis, 20 Agustus 2026, 11:19 WIB
HUT RI ke-81, Plt. Bupati Tulungagung Serahkan SK Remisi Ke 386 Warga Binaan Lapas Tulungagung
Beranda

HUT RI ke-81, Plt. Bupati Tulungagung Serahkan SK Remisi Ke 386 Warga Binaan Lapas Tulungagung

Selasa, 18 Agustus 2026, 06:40 WIB
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Beranda

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)

Selasa, 18 Agustus 2026, 05:54 WIB
Iklan Sekretasis DPRD Jawa Timur
Beranda

Iklan Anggota DPRD Jawa Timur

Senin, 17 Agustus 2026, 15:22 WIB
Next Post
Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Recommended

Puluhan SMPN Wilayah Pinggiran Tulungagung Belum Mampu Penuhi Kuota Siswa Baru

Puluhan SMPN Wilayah Pinggiran Tulungagung Belum Mampu Penuhi Kuota Siswa Baru

Kamis, 20 Juni 2024, 19:55 WIB
Bea Cukai Blitar dan Pemda Tulungagung Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Blitar dan Pemda Tulungagung Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal

Selasa, 23 Juli 2024, 19:01 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved