Minggu, November 1, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Dukung Konferensi Sungai Indonesia 2026, Menteri LH Jumhur Hidayat Siap Gunakan Wewenang Akomodasi Aspirasi Pegiat Lingkungan

by Redaksi
Rabu, 29 Juli 2026, 11:11 WIB
A A
Dukung Konferensi Sungai Indonesia 2026, Menteri LH Jumhur Hidayat Siap Gunakan Wewenang Akomodasi Aspirasi Pegiat Lingkungan

Menteri LH, Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian (Mas Wabup) saat meninjau lokasi

Liputan : Latif

Editor : Redaksi

Koranpilar.com. Mojokerto – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Konferensi Sungai Indonesia 2026 yang digelar di Wisata Sumbergempong Ketapanrame, Mojokerto, Senin (27/7) pagi. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi para pegiat lingkungan dari berbagai wilayah Indonesia yang hadir dan berkontribusi aktif.

Di hadapan awak media, Menteri Jumhur mengaku tersentuh oleh antusiasme para peserta yang datang dari berbagai penjuru tanah air untuk bertukar pikiran demi kelestarian sungai di Indonesia.

“Saya terharu dengan teman-teman yang sekarang berkumpul dari seluruh Indonesia, alhamdulillah saya diundang, ya, sehingga saya bisa bertukar pikiran dan pasti ada wewenang yang saya miliki, yang saya bisa gunakan untuk mengabulkan apa-apa yang masuk akal dari permintaan atau desakan teman-teman,” ujar Menteri Jumhur.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem perairan dan mengajak semua pihak untuk mengubah pola pikir dalam memperlakukan sungai.

“Jangan kita membelakangi sungai. Itu pesannya dalam pertemuan ini. Jangan kita membelakangi sungai, tapi kita justru harus menjadikan sungai di hadapan kita agar terjaga tetap indah,” sambungnya.

Baca Juga :  Cuaca ekstrem, Pemkab Mojokerto Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

Senada dengan Menteri LH, Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian (Mas Wabup) yang turut mendampingi dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa sungai merupakan penopang ketahanan pangan dan sumber air bersih. Ia berharap momentum ini melahirkan komitmen dan inovasi, serta mendorong Pemda dan masyarakat untuk bekerja sama, khususnya dalam mengantisipasi potensi bencana banjir melalui kerja bakti rutin.

“Sungai adalah milik kita bersama, saya berharap masyarakat atau pemerintah desa mempunyai program yang sekiranya simpel saja, jadi mungkin ada kerja bakti membersihkan sungainya yang di sekitar wilayahnya saja, tidak usah jauh-jauh, di desanya masing-masing dibuat ritme atau rutinitas, saya kira itu akan bisa berdampak secara pelan-pelan, karena memang penumpukan dari kecil-kecil bisa menjadi sumbatan di pintu-pintu air yang menjadi sumber bencana di tiap tahunnya,” imbaunya.

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, yang mewakili Gubernur Jatim. Adhy menyampaikan pandangan Pemprov terkait pemeliharaan sungai dan pentingnya edukasi masalah sampah serta sedimentasi melalui pendekatan pentahelix.

Baca Juga :  Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

“Kelestarian lingkungan, bagaimana sedimentasi, bagaimana sampah domestik, memang perlu sekali kita mengedukasi masyarakatnya, dan tentu Gubernur sudah mencanangkan bagaimana Nawa Bhakti Satya, namanya Jatim Lestari, di situ termaktub Nawa Bhakti Satya yang ke-9 bagaimana pemerintah mengupayakan, mengkoordinasikan dengan semua stakeholder, pentahelix untuk bersama-sama menjaga,” terang Adhy Karyono.

Konferensi Sungai Indonesia tahun 2026 merupakan program para pemerhati lingkungan hidup yang diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH/BPLH RI), serta didukung oleh lintas sektor seperti Pertamina, My.ID, PGN, dan berbagai badan lainny

ShareSendTweet
Previous Post

Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels

Next Post

Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Related Posts

Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
Mojokerto

Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 24 Oktober 2026, 12:51 WIB
Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
Mojokerto

Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 24 Oktober 2026, 12:41 WIB
Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut
Mojokerto

Jadi Titik Black Spot Rawan Laka, Simpang 3 Brangkal Mojokerto Minta Korban Tiga Hari Berturut-turut

Kamis, 22 Oktober 2026, 09:52 WIB
Ini Dia Baharudin, Penghulu KUA Mojokerto yang Viral “Tukang Foto Ojok Ngatur Pemerintah” Kini Minta Maaf
Mojokerto

Ini Dia Baharudin, Penghulu KUA Mojokerto yang Viral “Tukang Foto Ojok Ngatur Pemerintah” Kini Minta Maaf

Senin, 12 Oktober 2026, 07:31 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Hampir 1 Bulan Kelangkaan Pertalite dan Biosolar di Mojokerto Raya, DPRD Turun Tangan

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:25 WIB
Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto
Mojokerto

Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:21 WIB
Next Post
Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Recommended

334 RUMAH DI TERJANG ANGIN PUTING BELIUNG, WAKIL BUPATI TULUNGAGUNG, AHMAD BAHARUDIN, TURUN LANGSUNG KELOKASI.

334 RUMAH DI TERJANG ANGIN PUTING BELIUNG, WAKIL BUPATI TULUNGAGUNG, AHMAD BAHARUDIN, TURUN LANGSUNG KELOKASI.

Jumat, 3 Oktober 2025, 18:21 WIB
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Bakal Rombak Sepertiga OPD, Targetkan Kinerja Maksimal

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Bakal Rombak Sepertiga OPD, Targetkan Kinerja Maksimal

Selasa, 27 Mei 2025, 06:52 WIB

Don't miss it

Pembangunan Pujasera Pasar Desa Purwokerto Kecamatan Ngimbang Memberikan Ruang Bagi UMKM Warga Lokal Berharap Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Ke Depan Lebih Baik.
Lamongan

Pembangunan Pujasera Pasar Desa Purwokerto Kecamatan Ngimbang Memberikan Ruang Bagi UMKM Warga Lokal Berharap Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Ke Depan Lebih Baik.

Sabtu, 31 Oktober 2026, 18:21 WIB
Empat Bocah yang Tercebur Sumur Sekolah di Modo Lamongan
Lamongan

Empat Bocah yang Tercebur Sumur Sekolah di Modo Lamongan

Jumat, 30 Oktober 2026, 18:58 WIB
Plt Bupati Tulungagung, Menyerahkan penganugerahan SAKIP tahun 2026. (dok redaksi).
Tulungagung

Pemkab Tulungagung Gelar Penghargaan Implementasi SAKIP 2026, Plt Bupati Dorong Peningkatan Kinerja Perangkat Daerah

Rabu, 28 Oktober 2026, 07:18 WIB
Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
Mojokerto

Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 24 Oktober 2026, 12:51 WIB
Selesaikan Kasus Laka Lalin Secara Kekeluargaan, Dandim Lamongan Tegaskan Oknum Tetap Disanksi
Lamongan

Selesaikan Kasus Laka Lalin Secara Kekeluargaan, Dandim Lamongan Tegaskan Oknum Tetap Disanksi

Sabtu, 24 Oktober 2026, 12:46 WIB
Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api
Mojokerto

Lahan Dua Hektare Penumpukan Ban Bekas Terbakar di Trowulan, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 24 Oktober 2026, 12:41 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved