Sabtu, Agustus 15, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Dukung Konferensi Sungai Indonesia 2026, Menteri LH Jumhur Hidayat Siap Gunakan Wewenang Akomodasi Aspirasi Pegiat Lingkungan

by Redaksi
Rabu, 29 Juli 2026, 11:11 WIB
A A
Dukung Konferensi Sungai Indonesia 2026, Menteri LH Jumhur Hidayat Siap Gunakan Wewenang Akomodasi Aspirasi Pegiat Lingkungan

Menteri LH, Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian (Mas Wabup) saat meninjau lokasi

Liputan : Latif

Editor : Redaksi

Koranpilar.com. Mojokerto – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan Konferensi Sungai Indonesia 2026 yang digelar di Wisata Sumbergempong Ketapanrame, Mojokerto, Senin (27/7) pagi. Dalam kesempatan tersebut, ia mengapresiasi para pegiat lingkungan dari berbagai wilayah Indonesia yang hadir dan berkontribusi aktif.

Di hadapan awak media, Menteri Jumhur mengaku tersentuh oleh antusiasme para peserta yang datang dari berbagai penjuru tanah air untuk bertukar pikiran demi kelestarian sungai di Indonesia.

“Saya terharu dengan teman-teman yang sekarang berkumpul dari seluruh Indonesia, alhamdulillah saya diundang, ya, sehingga saya bisa bertukar pikiran dan pasti ada wewenang yang saya miliki, yang saya bisa gunakan untuk mengabulkan apa-apa yang masuk akal dari permintaan atau desakan teman-teman,” ujar Menteri Jumhur.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ekosistem perairan dan mengajak semua pihak untuk mengubah pola pikir dalam memperlakukan sungai.

“Jangan kita membelakangi sungai. Itu pesannya dalam pertemuan ini. Jangan kita membelakangi sungai, tapi kita justru harus menjadikan sungai di hadapan kita agar terjaga tetap indah,” sambungnya.

Baca Juga :  Bupati Mojokerto Tekankan Integritas dan Akuntabilitas Publik Pengelolaan Keuangan Daerah

Senada dengan Menteri LH, Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian (Mas Wabup) yang turut mendampingi dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa sungai merupakan penopang ketahanan pangan dan sumber air bersih. Ia berharap momentum ini melahirkan komitmen dan inovasi, serta mendorong Pemda dan masyarakat untuk bekerja sama, khususnya dalam mengantisipasi potensi bencana banjir melalui kerja bakti rutin.

“Sungai adalah milik kita bersama, saya berharap masyarakat atau pemerintah desa mempunyai program yang sekiranya simpel saja, jadi mungkin ada kerja bakti membersihkan sungainya yang di sekitar wilayahnya saja, tidak usah jauh-jauh, di desanya masing-masing dibuat ritme atau rutinitas, saya kira itu akan bisa berdampak secara pelan-pelan, karena memang penumpukan dari kecil-kecil bisa menjadi sumbatan di pintu-pintu air yang menjadi sumber bencana di tiap tahunnya,” imbaunya.

Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, yang mewakili Gubernur Jatim. Adhy menyampaikan pandangan Pemprov terkait pemeliharaan sungai dan pentingnya edukasi masalah sampah serta sedimentasi melalui pendekatan pentahelix.

Baca Juga :  Kuliah Perdana STIE Al-Anwar Mojokerto Singgung Tantangan dan Peluang

“Kelestarian lingkungan, bagaimana sedimentasi, bagaimana sampah domestik, memang perlu sekali kita mengedukasi masyarakatnya, dan tentu Gubernur sudah mencanangkan bagaimana Nawa Bhakti Satya, namanya Jatim Lestari, di situ termaktub Nawa Bhakti Satya yang ke-9 bagaimana pemerintah mengupayakan, mengkoordinasikan dengan semua stakeholder, pentahelix untuk bersama-sama menjaga,” terang Adhy Karyono.

Konferensi Sungai Indonesia tahun 2026 merupakan program para pemerhati lingkungan hidup yang diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (KLH/BPLH RI), serta didukung oleh lintas sektor seperti Pertamina, My.ID, PGN, dan berbagai badan lainny

ShareSendTweet
Previous Post

Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels

Next Post

Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Related Posts

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gandeng Influencer Lokal, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Belajar Bareng Warga Soal Packaging dan Pemasaran

Senin, 10 Agustus 2026, 06:57 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

Senin, 10 Agustus 2026, 06:51 WIB
Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu
Mojokerto

Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu

Senin, 10 Agustus 2026, 06:40 WIB
Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng
Mojokerto

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Sabtu, 8 Agustus 2026, 10:31 WIB
Komoditas Bernilai Tinggi, Cengkeh Dusun Legundi Mojokerto Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
Mojokerto

Komoditas Bernilai Tinggi, Cengkeh Dusun Legundi Mojokerto Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Kamis, 6 Agustus 2026, 07:55 WIB
Pemkab Mojokerto Dorong Raperda Baru, Satu Atur Jalan dan Empat Lainnya Pencabutan
Mojokerto

Pemkab Mojokerto Dorong Raperda Baru, Satu Atur Jalan dan Empat Lainnya Pencabutan

Rabu, 5 Agustus 2026, 11:17 WIB
Next Post
Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Recommended

Tri Hariadi Resmi Dilantik Jadi Sekda Tulungagung, Siap Perkuat Kolaborasi dan Tata Kelola Pemerintahan

Tri Hariadi Resmi Dilantik Jadi Sekda Tulungagung, Siap Perkuat Kolaborasi dan Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 12 Agustus 2026, 19:45 WIB
Bupati Mojokerto Singgung Peran Penting Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Bupati Mojokerto Singgung Peran Penting Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Selasa, 26 Agustus 2025, 09:52 WIB

Don't miss it

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?. Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Tiga)

Sabtu, 15 Agustus 2026, 12:42 WIB
Iklan ucapan Kepala Kantor ATR/ BPN Jember
Beranda

Iklan ucapan Kepala Kantor ATR/ BPN Jember

Sabtu, 15 Agustus 2026, 12:13 WIB
PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026
Tulungagung

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026

Jumat, 14 Agustus 2026, 05:45 WIB
81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?. Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Dua).

Jumat, 14 Agustus 2026, 05:00 WIB
SEKDA TULUNGAGUNG, DRS. TRI HARIADI, M.SI MENYERAHKAN BANTUAN SOSIAL DARI KEMENSOS
Beranda

SEKDA TULUNGAGUNG, DRS. TRI HARIADI, M.SI MENYERAHKAN BANTUAN SOSIAL DARI KEMENSOS

Kamis, 13 Agustus 2026, 21:38 WIB
81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK? Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).

Kamis, 13 Agustus 2026, 17:21 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved