Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Dua Minggu Pasca MPLS 2025-2026, Penjahit Mojokerto Ngaku Kuwalahan Pesanan Seragam

by Redaksi
Senin, 4 Agustus 2025, 12:17 WIB
A A
Dua Minggu Pasca MPLS 2025-2026, Penjahit Mojokerto Ngaku Kuwalahan Pesanan Seragam

Mojokerto – Suasana penuh antrean di lapak permak dan jahit di salah satu ruko Pasar Kedungmaling Sooko Mojokerto. Yayuk, seorang penjahit rumahan yang sudah lebih dari belasan tahun menjalani profesi ini, tengah sibuk menyelesaikan tumpukan pesanan seragam sekolah atau baju harian warga.

Tak tanggung-tanggung, hingga awal Agustus ini, ia mengaku telah menerima hampir 100 potong seragam jahit dari awal untuk diperbaiki. Hingga kinipun juga belum selesai.

Rumah aslinya berada di ujung gang buntu Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, yang juga menjadi tempat jahit. Artinya Yayuk memiliki 2 lokasi jahit, di pasar dan rumahnya.

“Kalau yang ngecilin, potong lengan, pinggang, atau jahit ulang bagian kancing dan resleting, itu banyak banget. Bahkan saya pasang stand kecil di Pasar Kedungmaling buat bantu tampung order,” ujar Yayuk saat ditemui di rumahnya, Senin (4/8/2025).

Ramainya pesanan terjadi sekitar dua minggu setelah masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) atau era dulu disebut dengan masa orientasi siswa (MOS) selesai.

Banyak orang tua baru sadar bahwa seragam anak-anak mereka masih kedodoran, atau ternyata perlu dirombak ulang karena perubahan ukuran tubuh. Tak sedikit pula orang tua memilih untuk mermak atau mengecilkan baju lama daripada menjahit baru, karena alasan praktis dan hemat.

Baca Juga :  Upacara HUT RI ke-80 Pemkab Mojokerto Diikuti Ratusan Peserta Lintas Sektor

“Benahin seragam anak kecil itu antara 40 sampai 50 ribu. Kalau buat baru dari nol bisa 75 ribu sampai 100 ribu, belum beli kainnya. Jadi ya, banyak yang pilih permak,” jelas Yayuk sambil menyusun meteran dan gunting kain.

Yayuk mengakui bahwa pekerjaan permak seragam kini menjadi sumber pemasukan utama. Bahkan pelanggan datang dari luar wilayah seperti Trowulan, Jombang, hingga desa-desa di pinggiran Mojokerto.

Ia menjelaskan bahwa satu baju atau celana baru memakan waktu 2-3 jam pengerjaan, sementara permak hanya perlu 10 hingga 30 menit saja, tergantung tingkat kesulitannya.

“Permak bisa langsung dikerjain satu-satu, lebih cepat dan ongkosnya juga lebih ringan. Kancing dan resleting rusak itu bisa saya ganti bersih 35 ribu,” ungkapnya.

Meski tengah disibukkan dengan pesanan seragam sekolah, Yayuk mengaku sudah mulai menerima titipan pekerjaan untuk pakaian Lebaran biasanya mulai bulan Desember nanti. Dirinya harus pintar-pintar mengatur waktu agar semua pekerjaan selesai tepat waktu.

“Sejak Juni orderan masuk, sampai sekarang belum rampung semua. Saya sudah mulai atur jadwal, karena nanti pas mendekati Lebaran pasti tambah ramai lagi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gelombang 2 BLT DBHCHT, 1.245 Buruh Rokok Mojokerto Terima Bantuan

Kisah Yayuk menjadi cerminan realitas para penjahit rumahan di Mojokerto yang kini mengalami lonjakan pesanan seragam sekolah pasca-MOS.

Di tengah tantangan ekonomi, pilihan masyarakat untuk memodifikasi pakaian lama dibanding membuat baru membuka peluang ekonomi mikro tetap berdenyut.

Tags: kabupaten mojokertoperistiwa Mojokerto
ShareSendTweet
Previous Post

Desa Jajar Trenggalek Dihijaukan Mahasiswa KKN UIN

Next Post

Pemindahan Kantor Pemkab Mojokerto Bukan Sekedar Isu, Dipaparkan Saat Kunjungan Kementerian Pertanian

Related Posts

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja

Selasa, 15 September 2026, 08:13 WIB
Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo
Mojokerto

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Selasa, 8 September 2026, 08:22 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000
Mojokerto

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Minggu, 6 September 2026, 13:34 WIB
Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
Next Post
Pemindahan Kantor Pemkab Mojokerto Bukan Sekedar Isu, Dipaparkan Saat Kunjungan Kementerian Pertanian

Pemindahan Kantor Pemkab Mojokerto Bukan Sekedar Isu, Dipaparkan Saat Kunjungan Kementerian Pertanian

Recommended

TMMD di Mojokerto Usai, Masyarakat Diminta Jaga Hasil Karya

TMMD di Mojokerto Usai, Masyarakat Diminta Jaga Hasil Karya

Jumat, 7 November 2025, 12:49 WIB
Ribuan Anak Tulungagung Putus Sekolah

Ahmad Baharuddin Pimpin Tulungagung Selama Seminggu, Gantikan Gatut Sunu yang Ikuti Retret

Kamis, 20 Februari 2025, 11:10 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved