Jumat, September 25, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Bayi Kembar Siam Asal Tulungagung Berhasil Dipisahkan, Sayangnya Salah Satu Bayi Meninggal Dunia

by Redaksi
Rabu, 21 Agustus 2024, 18:45 WIB
A A
Bayi Kembar Siam Asal Tulungagung Berhasil Dipisahkan, Sayangnya Salah Satu Bayi Meninggal Dunia

Kondisi bayi sebelum dan sesudah operasi pemisahan.

koranpilar.com, Tulungagung. Kisah haru datang dari Tulungagung. Bayi kembar siam, Arselo dan Arsenio, berhasil dipisahkan dalam operasi yang berlangsung dramatis. Tim dokter gabungan dari RS Dr. Soetomo Surabaya dan RSUD Dr. Iskak Tulungagung berjuang keras untuk memberikan kesempatan hidup kepada kedua bayi ini. Namun, takdir berkata lain, Arsenio tak mampu bertahan dan meninggal di meja operasi.

Direktur RSUD Dr. Iskak, melalui Wakil Direktur Pelayanan dr. Zuhrotul Aini, mengungkapkan bahwa sebelum operasi pemisahan, bayi kembar tersebut mengalami komplikasi kesehatan serius yang memerlukan tindakan darurat. “Pada awal Agustus lalu, kondisi Arsenio memburuk dengan gejala pelemahan pada kedua tungkai,” jelasnya.

Kondisi kesehatan ini kemudian dikonsultasikan dengan tim dokter dari RS Dr. Soetomo Surabaya. MRI yang dilakukan pada 12 Agustus menunjukkan masalah serius pada sistem saraf di area punggung bawah, di mana kedua bayi berbagi satu tubuh.

Tanggal 13 Agustus, kondisi Arsenio kian memburuk dengan komplikasi pneumonia yang disebabkan oleh posisi telentang yang harus mereka pertahankan sejak lahir. Setelah berdiskusi dengan tim dokter dari Surabaya, diputuskan untuk melakukan operasi pemisahan darurat.

Baca Juga :  Bapenda Tulungagung Apresiasi Wajib Pajak Melalui Undian Pajak Daerah

Rencana awalnya, operasi ini dijadwalkan saat bayi berusia 8-12 bulan. Namun, kondisi darurat memaksa tim medis untuk melakukan tindakan lebih cepat. Pada 13 Agustus malam, kedua bayi langsung dirujuk ke RS Dr. Soetomo Surabaya.

Perawatan intensif di RS Dr. Soetomo berlanjut hingga tanggal 16 Agustus ketika kondisi Arsenio semakin kritis. Operasi pemisahan akhirnya dilaksanakan, namun di tengah operasi, Arsenio mengalami henti jantung. Meski upaya resusitasi telah dilakukan, nyawa Arsenio tak dapat diselamatkan.

Operasi pemisahan tetap dilanjutkan untuk menyelamatkan Arselo. Hingga kini, Arselo menunjukkan tanda-tanda perbaikan kesehatan yang signifikan. “Arselo sudah tidak memerlukan ventilator, sudah bisa minum, dan kesehatannya terus membaik,” tambah dr. Aini.

Rencana awal untuk menciptakan organ buatan pun ditunda. Organ vital seperti anus dan alat kelamin yang ada diberikan kepada Arselo. Tim dokter dari RS Dr. Soetomo dan RSUD Dr. Iskak terus memantau perkembangan Arselo dengan seksama.

Dalam menghadapi tantangan besar ini, seluruh biaya perawatan dan operasi bayi kembar ini ditanggung oleh BPJS, Pemkab Tulungagung, dan Pemprov Jatim. Arselo dan Arsenio dirawat di RSUD Dr. Iskak sejak April lalu setelah dirujuk dari RS Bhayangkara. Selama di RSUD Dr. Iskak, mereka mendapatkan perawatan intensif untuk persiapan operasi pemisahan yang semula direncanakan dengan hati-hati.

Baca Juga :  SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID IV TAMAT)

Tragedi ini mengingatkan kita pada betapa rapuhnya hidup, terutama dalam situasi yang penuh dengan tantangan medis seperti yang dialami bayi kembar siam ini. Meski satu nyawa tak bisa diselamatkan, upaya tanpa henti dari tim medis telah memberikan harapan baru bagi Arselo untuk menjalani kehidupan yang lebih baik (jp)

.

Tags: peristiwa tulungagungRSUD dr. Iskak
ShareSendTweet
Previous Post

Pembebasan Bersyarat Syahri Mulyo Dan Sutrisno Terganjal Uang Pengganti dan Denda

Next Post

Operasi Cipta Kondisi: Satpol PP Amankan Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Tulungagung

Related Posts

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Tulungagung

VULGARNYA PERMAINAN GELAP BIROKRASI DI REPUBLIK INI “Pemberontakan Birokrasi itu Bentunya Bisikan”

Jumat, 18 September 2026, 14:50 WIB
Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia
Tulungagung

Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia

Selasa, 15 September 2026, 05:44 WIB
DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Tulungagung

DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026, 12:25 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan

Senin, 24 Agustus 2026, 19:15 WIB
PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031
Tulungagung

PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031

Jumat, 21 Agustus 2026, 13:43 WIB
Next Post
Operasi Cipta Kondisi: Satpol PP Amankan Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Tulungagung

Operasi Cipta Kondisi: Satpol PP Amankan Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Tulungagung

Recommended

Polres Tulungagung Bongkar Jaringan Peredaran Bahan Peledak Ilegal

Polres Tulungagung Bongkar Jaringan Peredaran Bahan Peledak Ilegal

Kamis, 6 Maret 2025, 15:45 WIB
Gubernur Khofifah Hadirkan Kado HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Naik Trans Jatim Gratis Seharian pada 17 Agustus 2026

Gubernur Khofifah Hadirkan Kado HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Naik Trans Jatim Gratis Seharian pada 17 Agustus 2026

Minggu, 16 Agustus 2026, 17:26 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved