Liputan : Tim
Editor : Redaksi
Koranpilar.com Tulungagung – Kepengurusan baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulungagung periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (20/8/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran Baznas dalam mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat guna mendukung pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulungagung.
Pelantikan dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung, Ketua MUI, jajaran kepala OPD, pimpinan BAZNAS periode sebelumnya, pimpinan BAZNAS dari daerah sekitar, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, serta para muzakki dan mustahik.
Berdasarkan SK tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung periode 2026–2031 yang baru dikukuhkan yakni, Ketua Abdul Wachid, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Koirurrohim, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Fatah Masrun, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan Imam Khoirudin, serta Wakil Ketua IV Bidang Pengembangan SDM, Administrasi dan Umum Imam Maliki.
Usai pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Plt Bupati Ahmad Baharudin, acara dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas dan berita acara pelantikan.
Ketua Baznas Kabupaten Tulungagung, Abdul Wachid, mengatakan kepengurusan baru telah merumuskan tiga fokus utama selama masa kerja lima tahun ke depan, yakni penguatan internal organisasi, pendistribusian zakat yang adil dan merata, serta digitalisasi dan publikasi pengelolaan zakat agar semakin transparan dan mudah diakses masyarakat.
Selain itu, Baznas juga akan mengoptimalkan penghimpunan zakat dari sektor non-ASN dan mengarahkan pemanfaatannya pada program-program produktif yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Plt Bupati Tulungagung atas kepercayaan yang diberikan. Dengan dukungan pemerintah, ulama, dan seluruh masyarakat, kami siap mengemban amanah ini serta menghadirkan pengelolaan zakat yang transparan, profesional, dan bermanfaat bagi umat,” ujar Wachid.
Sementara itu, Plt Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan rasa terima kasih serta apresiasi kepada pengurus Baznas periode sebelumnya sekaligus mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang baru. Ia menilai Baznas memiliki peran strategis dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Potensi zakat di Kabupaten Tulungagung masih sangat besar. Saya berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan inovasi dan strategi yang tepat sehingga penghimpunan zakat semakin meningkat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Harus ada sinergi yang kuat antara pemerintah dan Baznas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Plt Bupati.
Selain pengelolaan bantuan yang bersifat konsumtif, Ahmad Baharudin juga mendorong BAZNAS untuk memperkuat program zakat produktif. Melalui program tersebut, para penerima manfaat diharapkan tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga pendampingan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Dengan demikian, pengelolaan zakat diharapkan mampu mendorong perubahan status dari mustahik menjadi muzakki.
Mengakhiri sambutannya, Ahmad Baharudin kembali menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulungagung periode 2026–2031. Ia berharap seluruh jajaran BAZNAS senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, petunjuk dan keistiqomahan dalam menjalankan amanah.
“Semoga seluruh ikhtiar kita dalam mengelola zakat menjadi amal ibadah dan memberikan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung,” tutupnya.














