Jumat, Mei 15, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

Studi 2025: Literasi Digital Tinggi Tak Jamin Mental Anak Sehat, 40% Pelajar SMP Terpaku Layar

by Redaksi
Kamis, 15 Januari 2026, 11:24 WIB
A A
Studi 2025: Literasi Digital Tinggi Tak Jamin Mental Anak Sehat, 40% Pelajar SMP Terpaku Layar

Jakarta – Save the Children Indonesia merilis temuan krusial dalam diskusi media awal tahun 2026 yang menyoroti ancaman ganda terhadap anak-anak Indonesia tekanan ruang digital dan dampak krisis iklim.

Data terbaru menunjukkan bahwa dunia digital telah menjadi ruang hidup utama, namun dibarengi dengan penurunan kesejahteraan mental yang signifikan pada kelompok usia remaja.

Berdasarkan studi Save the Children tahun 2025 tentang Penguatan Perlindungan Digital dan Kesejahteraan Anak, hampir 40% anak usia SMP kini menghabiskan waktu antara 3 hingga 6 jam per hari di depan gawai.

Puncak penggunaan perangkat digital terpantau terjadi pada malam hari, yakni pukul 18.00 hingga 21.00. Studi ini juga menemukan bahwa anak perempuan cenderung memiliki waktu layar (screen time) yang lebih lama dibandingkan anak laki-laki.

Ironisnya, peningkatan literasi digital pada anak ternyata tidak berkorelasi positif dengan kesehatan mental mereka. Temuan lapangan menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecanduan digital, semakin buruk kondisi kesehatan mental anak.

Meski anak-anak umumnya sudah memahami risiko seperti penipuan, peretasan, hingga perundungan siber (cyberbullying), mereka ditemukan belum memiliki keterampilan praktis untuk merespons ancaman tersebut.

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Pulau Taliabu Dr. Salim Ganiru Buka Rapat Koordinasi DAK di Kabupaten Pulau Taliabu

“Anak-anak tahu risiko di ruang digital, tapi mereka bingung harus berbuat apa. Literasi digital saja tidak cukup. Anak membutuhkan penguasaan kompetensi digital yang utuh, pendampingan orang tua, serta dukungan kesehatan mental yang memadai,” tegas Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia.

Di saat yang bersamaan, laporan Voluntary National Review (VNR) SDG’s Tahun 2025 mengungkapkan bahwa krisis iklim telah merenggut hak-hak dasar anak.

Fenomena perubahan iklim ini mengganggu pola makan, menurunkan pendapatan keluarga, hingga meningkatkan risiko perlindungan anak dalam situasi bencana. Masalah ini semakin diperparah dengan temuan di lapangan terkait akses kebutuhan dasar yang belum merata.

Kajian bersama Save the Children dengan Humanitarian Forum Indonesia pada Desember 2025 menemukan bahwa kecukupan air bersih di lokasi pengungsian masih belum merata. Kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius bagi anak-anak.

Selain itu, banyak fasilitas kesehatan terdampak bencana yang tidak mampu melayani secara optimal, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Baca Juga :  Puluhan Mahasiswa Demo Di DPRD Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Janji Buka Data BOS dan Beasiswa

Menyikapi situasi tersebut, Save the Children menetapkan sejumlah prioritas mendesak untuk tahun 2026. Fokus utama mencakup penguatan keamanan digital melalui partisipasi guru dan orang tua, peningkatan literasi adaptasi iklim, serta memastikan pemenuhan hak anak dalam masa transisi pascabencana, khususnya di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Menuju Indonesia Emas 2045, investasi terbesar kita adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan aman, sehat dan tangguh menghadapi krisis dan perubahan zaman. Tanpa perlindungan dan pemenuhan hak anak hari ini, cita-cita itu akan sulit tercapai,” pungkas Dessy Kurwiany Ukar.

Penulis, Latif.

Editor Redaksi

Tags: jakartaperistiwa jakarta
ShareSendTweet
Previous Post

Gerak Cepat Pemkab Mojokerto, Tangani 411 Korban Keracunan dan Audit Ketat Perizinan 77 SPPBG

Next Post

Bupati Tulungagung Serahkan Langsung Bantuan 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Related Posts

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN; HASIL BUMI YANG MELIMPAH STOK PANGAN AMAN
Beranda

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN; HASIL BUMI YANG MELIMPAH STOK PANGAN AMAN

Selasa, 28 April 2026, 10:55 WIB
Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal
Beranda

Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret, Inspirasi Bagi Generasi Mendatang Untuk Menjaga Alam Dan Kearifan Lokal

Jumat, 24 April 2026, 18:54 WIB
RDP DPRD Dengan GTKN, SiLPA Sementara Terungkap Rp 51 Miliar
Beranda

RDP DPRD Dengan GTKN, SiLPA Sementara Terungkap Rp 51 Miliar

Sabtu, 14 Februari 2026, 15:38 WIB
Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 
Beranda

Mojokerto Catat Deflasi di Februari 2026, Harga Daging Ayam di Pasar Kedungmaling Justru Naik jadi Rp 41 Ribu 

Rabu, 11 Februari 2026, 15:09 WIB
Beranda

Pengarahan KaDisNaker Drs. Tri Hariadi, M.Si ke peserta CPMI

Kamis, 5 Februari 2026, 08:12 WIB
dok, ketua DPC PDI Perjuangan Erma Susanti saat memberikan Arahan
Beranda

Targetkan 50 Persen Kader Muda Hadapi Pemilu 2029, PDI Perjuangan Tulungagung Dorong Transformasi Organisasi

Kamis, 5 Februari 2026, 07:45 WIB
Next Post
Bupati Tulungagung Serahkan Langsung Bantuan 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Bupati Tulungagung Serahkan Langsung Bantuan 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Recommended

Satpas Polres Tulungagung Ramah Difabel, Fasilitias Disabilitas menyenangkan

Satpas Polres Tulungagung Ramah Difabel, Fasilitias Disabilitas menyenangkan

Selasa, 11 Juni 2024, 18:04 WIB
Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Terus Mengawal Pengembangan Kampung KB

Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Terus Mengawal Pengembangan Kampung KB

Jumat, 24 April 2026, 11:27 WIB

Don't miss it

Jembatan Akan Diperbaiki, Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Mulai 25 Mei 2026  Ditutup Total
Tulungagung

Jembatan Akan Diperbaiki, Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Mulai 25 Mei 2026 Ditutup Total

Kamis, 14 Mei 2026, 18:09 WIB
Gubernur Resmikan Revitalisasi 20 Sekolah di Tulungagung, Anggaran Rp 23 Miliar
Tulungagung

Gubernur Resmikan Revitalisasi 20 Sekolah di Tulungagung, Anggaran Rp 23 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026, 17:29 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved