Rabu, Agustus 12, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

Dulu Terbatas Forum Ilmiah, Kini Jadi Debat Medsos: Kepala LPPM STIE Al-Anwar Sorot Disrupsi Digital Atas Konten Sensitif SARA

by Redaksi
Kamis, 11 Desember 2025, 12:55 WIB
A A
Bedah Rumah di Mojokerto, Pemkab dan Baznas Kolaborasi

Yogyakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ilkom) UPN “Veteran” Yogyakarta menyelenggarakan bedah buku bertajuk “Islam, Media dan Realitas,” yang menghadirkan Dr. Latif Syaipudin secara virtual, Kepala LPPM STIE Al-Anwar Mojokerto, sebagai pembedah utama.

Acara yang merupakan bagian dari mata kuliah yang diampu oleh M. Sinung Restendy ini menyoroti bagaimana lanskap digital telah mengubah cara konten sensitif terkait agama, ras, dan budaya dikonsumsi dan didiskusikan publik.

Dalam paparannya, Dr. Latif Syaipudin menyatakan bahwa realitas di era digital saat ini menunjukkan adanya dampak negatif yang signifikan, khususnya dalam diskursus keagamaan.

“Era digital ini, hal sensitif dan sifatnya untuk kalangan internal bisa dicerna secara bebas di sosial media,” tegas Dr. Latif.

Menurutnya, akses tanpa batas terhadap materi yang sebelumnya hanya dibahas di forum internal atau forum ilmiah telah memicu debat tanpa ujung di media sosial.

Materi yang bersifat sensitif dan berpotensi memecah belah, seperti isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) serta budaya, kini dapat diakses dan diperdebatkan oleh siapa saja, tanpa filter kontekstual yang memadai.

Baca Juga :  23 PAC PDI Perjuangan Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Banpol Rp3,2 Miliar ke Kejari Bangil

Dr. Latif membandingkan kondisi ini dengan era sebelum digital, di mana pembahasan hal-hal sensitif tersebut cenderung terbatas pada kalangan internal atau forum akademik tertutup, sehingga potensi konflik terbuka di ruang publik dapat diminimalisir.

Ia menyimpulkan bahwa kemudahan penyebaran informasi di media sosial kini menjadi tantangan serius dalam menjaga keharmonisan diskursus publik, khususnya terkait isu keislaman.

“Sebelum era digital, pembahasan topik sensitif termasuk yang berbau ras, SARA, agama, dan budaya secara ketat hanya terjadi dalam kalangan internal atau forum ilmiah yang terbatas dan terkontrol,” terang jurnalis dengan sertifikasi Wartawan Muda Dewan Pers ini.

Namun, kini, keterbukaan media sosial membuat materi tersebut menjadi konsumsi publik, yang sayangnya seringkali direspons dengan debat tanpa ujung yang tidak konstruktif.

Dr. Latif menekankan bahwa fenomena ini menjadi tantangan besar bagi masyarakat untuk membedakan antara materi internal/ilmiah dan konsumsi publik, demi menghindari polarisasi dan konflik di media sosial.

Penulis Latif editor Redaksi

ShareSendTweet
Previous Post

Bedah Rumah di Mojokerto, Pemkab dan Baznas Kolaborasi

Next Post

Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Related Posts

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI,  Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan
Beranda

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI, Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026, 17:14 WIB
Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi
Beranda

Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi

Selasa, 11 Agustus 2026, 06:48 WIB
KEJAKSAAN NEGERI TULUNGAGUNG GELEDAH KANTOR BPKAD DAN DISBUDPAR, TIGA BOX DIAMANKAN
Beranda

KEJAKSAAN NEGERI TULUNGAGUNG GELEDAH KANTOR BPKAD DAN DISBUDPAR, TIGA BOX DIAMANKAN

Rabu, 1 Juli 2026, 05:52 WIB
DPC PDI PERJUANGAN KOTA SURABAYA, MEMANGGIL SAUDARA WARDOYO SH. TERKAIT PEMBERITAAN DI MEDIA DENGAN JUDUL “ERI CAHYADI NGEDABRUS”
Beranda

DPC PDI PERJUANGAN KOTA SURABAYA, MEMANGGIL SAUDARA WARDOYO SH. TERKAIT PEMBERITAAN DI MEDIA DENGAN JUDUL “ERI CAHYADI NGEDABRUS”

Senin, 29 Juni 2026, 16:38 WIB
LIMBAH DAPUR SPPG, SUMUR WARGA BAGO DIDUGA TERCEMAR
Beranda

LIMBAH DAPUR SPPG, SUMUR WARGA BAGO DIDUGA TERCEMAR

Senin, 29 Juni 2026, 07:01 WIB
Elementor #3894
Beranda

Plt Bupati Tulungagung Mengucapkan “Selamat Memperingati Idhul Adha”

Selasa, 26 Mei 2026, 18:26 WIB
Next Post
Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Implementasi UU ASN 2023: Mojokerto Rampungkan Pengangkatan 2.975 PPPK Paruh Waktu

Recommended

Ratusan Kicau Mania Ramaikan Ghanjaran Bird Contest, Bupati Mojokerto Apresiasi Partisipasi Peserta, caption: Bupati saat menyerahkan piala juara lomba.

Ratusan Kicau Mania Ramaikan Ghanjaran Bird Contest, Bupati Mojokerto Apresiasi Partisipasi Peserta, caption: Bupati saat menyerahkan piala juara lomba.

Senin, 21 Juli 2025, 22:09 WIB
KPU Tulungagung Tetapkan Pasangan “Gabah” sebagai Pemenang Pilkada, Tiga Paslon Absen

KPU Tulungagung Tetapkan Pasangan “Gabah” sebagai Pemenang Pilkada, Tiga Paslon Absen

Jumat, 7 Februari 2025, 15:50 WIB

Don't miss it

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI,  Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan
Beranda

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI, Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026, 17:14 WIB
Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi
Beranda

Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi

Selasa, 11 Agustus 2026, 06:48 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gandeng Influencer Lokal, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Belajar Bareng Warga Soal Packaging dan Pemasaran

Senin, 10 Agustus 2026, 06:57 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

Senin, 10 Agustus 2026, 06:51 WIB
Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu
Mojokerto

Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu

Senin, 10 Agustus 2026, 06:40 WIB
Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng
Mojokerto

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Sabtu, 8 Agustus 2026, 10:31 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved