Beranda Mojokerto

Bupati Mojokerto Lantik Tujuh Pejabat Tinggi, Tegaskan Tak Ada Pungli

97

Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto resmi melantik tujuh pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan yang digelar di Pendopo Graha Maja Tama, Rabu (1/10) pagi.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa (Gus Barraa), memimpin langsung prosesi tersebut sekaligus menegaskan komitmennya terhadap birokrasi yang bersih dan bebas pungutan liar.

Adapun pejabat yang resmi menempati posisi baru adalah:

Tatang Marhaendrata – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I)

Nuryadi – Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II)

Amat Susilo – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)

Norman Handhito – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil)

Ardi Sepdianto – Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar)

Nurul Istiqomah – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)

Ludfi Ariyono – Kepala Dinas Pertanian (Disperta)

Dalam sambutannya, Bupati Albarraa menegaskan bahwa pergeseran jabatan ini tidak boleh diartikan sebagai transaksi atau peluang mencari keuntungan pribadi. Ia menekankan, pelantikan dilakukan semata-mata untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Baca Juga  Ancaman Cuaca Ekstrem: 220 Personel Siaga Penuh, 5 Target Operasi Jadi Prioritas Pemkab Mojokerto

“Tidak ada pungutan apa pun yang mengatasnamakan saya, keluarga, atau pihak mana pun. Jika ada yang mengaku-ngaku atau meminta sesuatu dengan dalih jabatan, itu perbuatan melawan hukum dan akan ditindak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah, bukan hak. Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, membangun komunikasi yang sehat, serta menunjukkan kepemimpinan visioner dengan menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Pelantikan ini bukan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Tunjukkan bahwa saudara memang layak dipercaya,” pungkasnya.