Sabtu, Agustus 15, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Lamongan

Panen Perdana Program Tebu Mandiri Di Wilayah BKPH Ngimbang KPH Mojokerto Hasil Produksinya Sangat Memuaskan Dan Sesuai Harapan.

by Redaksi
Sabtu, 12 Juli 2025, 09:44 WIB
A A
Panen Perdana Program Tebu Mandiri Di Wilayah BKPH Ngimbang KPH Mojokerto Hasil Produksinya Sangat Memuaskan Dan Sesuai Harapan.

Lamongan. Perum perhutani Kesatuan pemangkuan hutan KPH Mojokerto, telah melaksanakan implementasi, yaitu panen perdana dari Program Agroforestri tebu mandiri (ATM), di petak 47b, dengan luas 9,13 ha, di kawasan Resort pemangkuan hutan RPH, Pataan Sambeng , wilayah Bagian Kesatuan pemangkuan hutan BKPH Ngimbang dengan hasil cukup baik. .

Selaku kepala Bagian kesatuan pemangkuan hutan BKPH Ngimbang, (Wargono) mengatakan, bahwa adanya Program Agroforestri tebu mandiri ini, merupakan salah satu bentuk dukungan pihak Perhutani kepada Pemerintah mengenai program Ketahanan pangan, yakni untuk mewujudkan swasembada Gula secara nasional, ucapnya pada media, jum’at 11/7.

Meskipun masih dalam taraf uji coba program Agroforestri di kawasan kami, alhamdulillah” hasilnya cukup baik , dan selanjutnya semoga akan menjadikan nilai tambah bagi Perhutani, dengan adanya Program ATM tersebut, juga sebagai peluang lapangan kerja buat masyarakat sekitar hutan, harapan kami, atas suksesnya program ATM, tentunya akan bermanfaat secara ekonomi ke semua pihak juga pada masyarakat, ungkapnya.

Terbukti, di saat panen Perdana kami telah mendapatkan hasil produksi 50 ton per hektare , dengan kwalitas sangat baik juga soal rendemenya, dan katanya” per harinya masih kirim satu rit, mengenai armada langsung dari pihak PG sendiri, memang ada sedikit kendala waktu proses panen awal, bahwa curah hujan masih tinggi , ucap,Wargono.

Baca Juga :  Evaluasi Penggunaan Lahan Hutan LMDH, FKH Soroti Praktik Perdagangan Tanah

Dan semoga proses panen yang kedua ini, target estimasinya bisa mencapai 75 ton per hektare, juga berharap bisa sampai lebih satu rit per harinya, mengingat cuaca sudah memasuki musim kemarau.

Lanjut Wargono lagi, atas terealisasinya Program Agroforestri tentu adanya sinergitas dari pihak PG krebet baru malang jatim, terlihat mulai dari awal pasca panen pertama, hingga panen kedua ini, di terima sangat baik oleh pihak perusahaan, semua berjalan lancar dan kondusif, dan semoga sampai habis kontrak besok pada bulan September bisa selesai tanpa ada kendala,. pungkasnya.

Sebagai mandor tebu dari pihak kesatuan pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto, (Siata) juga menambahkan memang dalam Proses panen yang ke dua ini, target estimasi kami 75 ton, per hektare, dari luas 9,13 ha, petak 47b di wilayah RPH Pataan, dan akan selesai kontranya, pada bulan september besok, jelasnya.

Pintanya, dalam proses panen terakhir ini, kiranya bisa menjadikan kegiatan positif bagi keberlanjutan program Agroforestry tebu mandiri di wilayah BKPH Ngimbang, selaku mandor tebu di lapangan, saya hanya mempersiapkan administrasi seperti dokumen atau data dari perolehan penghasilanya saja . (tiem)

Baca Juga :  Potensi Peternakan Lamongan Terus Dipacu Untuk Jadi Unggulan
Tags: kabupaten lamonganperistiwa lamongan
ShareSendTweet
Previous Post

TRADISI JAMASAN KYAI UPAS MILIK KABUPATEN TULUNGAGUNG

Next Post

Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tulungagung Tegaskan Tanpa Mahar

Related Posts

Kronologi Kecelakaan Maut RX King di Sekaran Lamongan, Korban Kedua Ditemukan 8 Jam Kemudian
Lamongan

Kronologi Kecelakaan Maut RX King di Sekaran Lamongan, Korban Kedua Ditemukan 8 Jam Kemudian

Senin, 3 Agustus 2026, 08:25 WIB
Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels
Lamongan

Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels

Minggu, 26 Juli 2026, 12:37 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Ciptakan Momen Hangat, TK Mutiara Anak Sholeh Mojokerto Gelar Family Gathering dan Wisata Edukasi di Cimory Dairyland
Mojokerto

Ciptakan Momen Hangat, TK Mutiara Anak Sholeh Mojokerto Gelar Family Gathering dan Wisata Edukasi di Cimory Dairyland

Minggu, 25 Januari 2026, 13:45 WIB
SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa
Peristiwa

SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa

Senin, 19 Januari 2026, 12:30 WIB
Tak Terima Lahan Garapanya Akan Dirampas Oleh Oknum KTH Pesanggem Desa Munungrejo Ngimbang Akan Menempuh Jalur Hukum.
Lamongan

Tak Terima Lahan Garapanya Akan Dirampas Oleh Oknum KTH Pesanggem Desa Munungrejo Ngimbang Akan Menempuh Jalur Hukum.

Jumat, 16 Januari 2026, 20:30 WIB
Next Post
Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tulungagung Tegaskan Tanpa Mahar

Pelantikan Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Tulungagung Tegaskan Tanpa Mahar

Recommended

Pemkab Tulungagung Genjot Transaksi Non Tunai, Pj. Bupati Heru Suseno: “Target 100% di Tahun 2025”

Pemkab Tulungagung Genjot Transaksi Non Tunai, Pj. Bupati Heru Suseno: “Target 100% di Tahun 2025”

Senin, 30 September 2024, 17:35 WIB
Gelar KKN di 5 Desa Jatirejo, STIE Al-Anwar Mojokerto Siap Dampingi UMKM Bertransformasi Digital

Gelar KKN di 5 Desa Jatirejo, STIE Al-Anwar Mojokerto Siap Dampingi UMKM Bertransformasi Digital

Kamis, 30 Juli 2026, 17:54 WIB

Don't miss it

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?. Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Tiga)

Sabtu, 15 Agustus 2026, 12:42 WIB
Iklan ucapan Kepala Kantor ATR/ BPN Jember
Beranda

Iklan ucapan Kepala Kantor ATR/ BPN Jember

Sabtu, 15 Agustus 2026, 12:13 WIB
PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026
Tulungagung

PLT BUPATI AHMAD BAHARUDIN HADIRI PELANTIKAN WAKIL KETUA DPRD DAN KESEPAKATAN PERUBAHAN KUA-PPAS 2026

Jumat, 14 Agustus 2026, 05:45 WIB
81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?. Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Dua).

Jumat, 14 Agustus 2026, 05:00 WIB
SEKDA TULUNGAGUNG, DRS. TRI HARIADI, M.SI MENYERAHKAN BANTUAN SOSIAL DARI KEMENSOS
Beranda

SEKDA TULUNGAGUNG, DRS. TRI HARIADI, M.SI MENYERAHKAN BANTUAN SOSIAL DARI KEMENSOS

Kamis, 13 Agustus 2026, 21:38 WIB
81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK?  Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).
Surabaya

81 Tahun Merdeka, Mengapa Daerah Masih Kesulitan Membayar PPPK? Jangan Hanya Menghemat APBD, Saatnya Kepala Daerah Mengubah Kekayaan Menjadi Kekuatan Fiskal (Episode Pertama).

Kamis, 13 Agustus 2026, 17:21 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved