Liputan : Latif
Editor : Redaksi
Koranpilar.com. Mojokerto – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Manajemen Pagi resmi memulai program pengabdian masyarakat dengan berfokus pada pemetaan dan pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/7/2026).
Langkah awal pengabdian tersebut ditandai dengan serah terima mahasiswa dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) kepada pihak Kantor Kecamatan Jatirejo dan Pemerintah Desa Padangasri mulai pukul 08.00 WIB.
Pendampingan lapangan dipimpin langsung oleh dua DPL, yakni Hj. Dinda Fatmah, S.Ag., M.Pd.I dan Zakiyah Zulfa Rahmah, S.E., M.E., untuk memastikan program kerja manajemen ekonomi berjalan sesuai sasaran pemetaan daerah.
Usai seremonial penerimaan, tim mahasiswa langsung bergerak menuju sentra produksi untuk melakukan peninjauan teknis terhadap komoditas unggulan desa, yakni pengolahan kopi robusta khas Padangasri.
Peninjauan lapangan tersebut difasilitasi melalui pertemuan dan diskusi strategis bersama tokoh masyarakat setempat, Gus Munif, yang memaparkan peta potensi serta kendala operasional UMKM lokal.
Mahasiswa memantau secara langsung rantai pembuatan kopi robusta, mulai dari pemilahan biji kopi pascapanen, proses sangrai (roasting), hingga tahap pengemasan produk siap jual.
Penulis laporan lapangan sekaligus mahasiswi Manajemen, Fadriana Irgi Ayu Finata, mengonfirmasi bahwa sektor UMKM kopi robusta menjadi fokus utama analisis timnya selama masa pengabdian di Padangasri.
“Kami berkesempatan menyambut kunjungan Gus Munif dan berdiskusi seputar potensi UMKM, terutama saat melihat langsung proses pembuatan kopi robusta khas lokal. Ini potensi ekonomi yang sangat menarik untuk dikembangkan,” kata Fadriana, Kamis (30/7/2026).
Fadriana menilai, komoditas kopi robusta Padangasri memiliki peluang pasar yang besar jika ditunjang dengan manajemen produksi, standar pengemasan, serta strategi pemasaran digital yang terstruktur.
Selain memetakan sektor ekonomi kopi, di hari yang sama tim mahasiswa juga membantu kelancaran program kesehatan masyarakat melalui pendampingan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama kader desa.
Pendampingan gizi yang menyasar balita, ibu hamil, dan ibu menyusui tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung produktivitas SDM desa yang berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi keluarga.
Rangkaian agenda peninjauan UMKM dan integrasi program desa berakhir pukul 12.30 WIB, dan akan dilanjutkan dengan perancangan program intervensi manajemen untuk mendorong peningkatan omzet perajin kopi Padangasri.














