Beranda Mojokerto

Bupati Mojokerto Singgung Peran Penting Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

99

Mojokerto – Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, menegaskan bahwa perempuan mandiri memiliki peran sentral dalam membangun peradaban bangsa. Hal itu disampaikan saat menghadiri Silaturahmi Ikatan Hajjah Muslimat Nahdlatul Ulama (IHM-NU) Kabupaten Mojokerto, yang digelar di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Sabtu (23/8) siang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran perempuan dalam rangka menyongsong 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Acara berlangsung khidmat dengan diikuti ratusan anggota Muslimat NU dari berbagai kecamatan. Rangkaian kegiatan dimulai dengan khataman Al-Quran, tahlil kubro, salawat, dan ditutup dengan pengajian umum. Hadir pula Nyai Hajjah Ucik Nurul Hidayati, Pengasuh Ponpes Al-Islahiyah Pasuruan, sebagai penceramah utama.

Dalam sambutannya, Gus Barra menegaskan bahwa perempuan adalah elemen strategis dalam membentuk karakter bangsa dan menjaga ketahanan sosial.

“Perempuan yang mandiri, hebat, dan bermartabat adalah pilar peradaban. Dari rahimnya lahir generasi unggul, dari pemikirannya lahir solusi bijak,” tegasnya.

Ia mengapresiasi semangat anggota IHM-NU yang terus menjaga silaturahmi serta menghidupkan majelis taklim di tengah kesibukan masing-masing. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kontribusi perempuan dalam pembangunan spiritual dan sosial.

Baca Juga  Dishub Tulungagung Terapkan Pembayaran Parkir dengan Dompet Digital untuk Tingkatkan PAD

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan, tapi wujud kemandirian perempuan dalam membangun umat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Gus Barra mengingatkan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah, mempererat persatuan, dan terus berkontribusi dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sosial keagamaan.

Ia menegaskan bahwa kemandirian bukan berarti melakukan segalanya sendiri, melainkan kemampuan untuk bangkit, berkontribusi, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat.

“Pemkab Mojokerto berkomitmen menyukseskan program pembangunan. Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ibu IHM-NU, agar terus menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan,” pungkasnya.