Senin, September 21, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Komoditas Bernilai Tinggi, Cengkeh Dusun Legundi Mojokerto Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

by Redaksi
Kamis, 6 Agustus 2026, 07:55 WIB
A A
Komoditas Bernilai Tinggi, Cengkeh Dusun Legundi Mojokerto Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

penjemuran cengkeh di bawah terik matahari hingga benar-benar kering.

liputan : Latif

Editor : Redaksi

Koranpilar.com. Mojokerto – Usaha pengolahan cengkeh milik Bapak Mustain, atau yang akrab disapa Pak Waras, menjadi salah satu penopang utama roda perekonomian masyarakat di Dusun Legundi, Desa Bleberan. Usaha lokal ini berhasil mengoptimalkan potensi komoditas pertanian daerah sekaligus membuka peluang pendapatan bagi warga sekitar.

Menariknya, usaha yang dijalankan Pak Waras beroperasi secara fleksibel mengikuti pergantian musim. Saat musim kemarau tiba, fokus utama diarahkan pada produksi dan pengolahan cengkeh, sedangkan ketika memasuki musim hujan, aktivitas bisnis bergeser ke pengelolaan komoditas durian.

Guna memenuhi kebutuhan produksi cengkeh, Pak Waras mendatangkan bahan baku segar langsung dari daerah penghasil utama di wilayah sekitar, yakni Pacet dan Trawas. Pasokan cengkeh basah ini rutin dikirim untuk diproses lebih lanjut di Dusun Legundi.

Tahapan pengolahan diawali dengan penjemuran cengkeh di bawah terik matahari hingga benar-benar kering. Setelah kering, cengkeh melewati proses pemilahan (sorting) secara teliti untuk memisahkan biji yang mati agar standar mutu produk tetap terjaga.

Baca Juga :  Banjir Luapan Sungai Lamong Rendam 13 Rumah dan 2,5 Hektare Sawah di Dawarblandong

Setelah memenuhi standar mutu, cengkeh siap dipasarkan ke distributor besar di gudang wilayah Kediri. Saat ini, harga jual cengkeh kering berkisar di angka Rp120.000 per kilogram, sementara cengkeh basah dijual pada kisaran Rp38.000 hingga Rp39.000 per kilogram.

Dari sisi siklus pertanian, panen cengkeh hanya berlangsung satu kali dalam setahun pada puncak musim kemarau. Menariknya, cengkeh membutuhkan rentang waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk menghasilkan aroma khas yang maksimal, serta memiliki daya simpan hingga lima tahun pascapembersihan.

Tidak hanya itu, cengkeh terbukti menjadi komoditas unggulan bernilai ekonomi tinggi karena seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan secara optimal. Sifatnya yang zero waste atau hampir tanpa limbah terbuang menjadikan komoditas ini sangat efisien secara bisnis.

Mahasiswa Prodi Manajemen, Dina Aprilia Putri, mengungkapkan apresiasinya terhadap ketahanan model bisnis musiman ini saat melakukan pengamatan di lapangan.

“Usaha Pak Waras menunjukkan betapa komoditas cengkeh memiliki rantai nilai yang sangat kuat dari hilir ke hulu, sekaligus mampu menjadi jaring pengaman ekonomi warga desa saat siklus panen berlangsung,” ujar Dina.

Baca Juga :  Momen HUT RI ke-80 KH. Anwar Zahid Hadir di Mojokerto, Ribuan Jamaah Padati Halaman DPRD Kabupaten

Observasi dan kajian terhadap usaha lokal ini dilakukan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Latif Syaipudin dan Bambang Wicaksono, S.Pd., M.Ak., pada program KKN Sains STIE Al-Anwar 2026. Pendampingan akademis ini bertujuan untuk memetakan serta mendorong potensi manajemen rantai pasok pertanian lokal agar semakin berdaya saing.

Keberadaan usaha cengkeh milik Pak Waras di Dusun Legundi menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan pertanian lokal yang dikelola dengan cermat mampu memberikan dampak ekonomi nyata dan menjaga kesejahteraan masyarakat Desa Bleberan secara berkesinambungan.

ShareSendTweet
Previous Post

Ketua Umum DPP IKAPPI Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tradisional di Surabaya, Dilanjutkan Gala Premier Film “ISTIMEWA”

Next Post

Semarakan Hut RI Ke 81, Plt Bupati Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Related Posts

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja

Selasa, 15 September 2026, 08:13 WIB
Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo
Mojokerto

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Selasa, 8 September 2026, 08:22 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000
Mojokerto

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Minggu, 6 September 2026, 13:34 WIB
Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
Next Post
Semarakan Hut RI Ke 81, Plt Bupati Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Semarakan Hut RI Ke 81, Plt Bupati Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Recommended

Kasus Kriminalitas Oknum Perguruan Silat di Tulungagung, Kapolres: Perlu Peran Aktif Seluruh Pihak

Kasus Kriminalitas Oknum Perguruan Silat di Tulungagung, Kapolres: Perlu Peran Aktif Seluruh Pihak

Jumat, 10 Januari 2025, 18:48 WIB
Digitalisasi Pendidikan Mojokerto Masuki Fase IFP, 75 Persen Guru Ditargetkan Melek Teknologi

Digitalisasi Pendidikan Mojokerto Masuki Fase IFP, 75 Persen Guru Ditargetkan Melek Teknologi

Rabu, 10 Desember 2025, 08:44 WIB

Don't miss it

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
Cekcok Lahan Ngamen di JLU Plosowahyu Lamongan Berujung Penusukan, Pelaku Ditangkap Polisi
Lamongan

Cekcok Lahan Ngamen di JLU Plosowahyu Lamongan Berujung Penusukan, Pelaku Ditangkap Polisi

Minggu, 20 September 2026, 16:23 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).

Sabtu, 19 September 2026, 17:40 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved