Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Data BPBD Mojokerto 2025, 6.469 Jiwa Terdampak Kekeringan

by Redaksi
Selasa, 26 Agustus 2025, 09:54 WIB
A A
Data BPBD Mojokerto 2025, 6.469 Jiwa Terdampak Kekeringan

Mojokerto – Musim kemarau panjang tahun ini membuat ribuan warga di Kabupaten Mojokerto kehilangan akses terhadap air bersih.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Mojokerto, tercatat 6.469 jiwa dari 2.292 kepala keluarga di tiga desa terdampak langsung kekeringan.

Daerah yang paling parah adalah Desa Kunjorowesi (1.912 jiwa), Desa Manduro Manggung Gajah (2.565 jiwa) di Kecamatan Ngoro, serta Desa Duyung (1.992 jiwa) di Kecamatan Trawas.

Selama ini warga mengandalkan air sumber alami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya warga Desa Duyung Kecamatan Trawas. Namun, saat kemarau, debit air dari sumber pegunungan turun drastis hingga tak mampu lagi mencukupi kebutuhan warga.

“Biasanya cukup mengambil air dari sumber, tapi sekarang kering. Jadi warga harus antre menunggu droping air bersih dari BPBD,” ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Mojokerto, Abdul Khakim.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD Mojokerto mulai mendistribusikan air bersih sejak 29 Juli hingga 1 September 2025.

Bantuan ini menggunakan anggaran APBD 2025 sebesar Rp135 juta untuk menyediakan 300 tangki air, masing-masing dengan harga Rp150 ribu dari PDAM.

Baca Juga :  Kuliah Perdana STIE Al-Anwar Mojokerto Singgung Tantangan dan Peluang

Khakim mengatakan droping air difokuskan ke titik-titik penampungan desa agar warga bisa lebih mudah mengambil air.

“Ada tiga wilayah yang rawan kekeringan, yakni Desa Kunjorowesi, Manduro, dan Duyung. Warga sangat bergantung pada sumber alam, tapi saat ini tidak mencukupi. Jadi droping air menjadi solusi darurat,” jelasnya.

Kekeringan ini menjadi pengingat betapa rentannya wilayah dataran tinggi seperti Trawas yang biasanya kaya sumber air, namun tetap bisa terdampak saat musim kemarau ekstrem.

BPBD berharap droping air dapat memenuhi kebutuhan warga hingga musim penghujan datang kembali.

Tags: kabupaten mojokertoperistiwa Mojokerto
ShareSendTweet
Previous Post

Bupati Mojokerto Singgung Peran Penting Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Next Post

Meriah” Karnaval HUT RI Ke 80 Di Kecamatan Sambeng Lamongan Di Tingkat Lembaga MI/SD Menampilkan Pakaian Adat Nusantara Dan Tokoh Wayang.

Related Posts

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja

Selasa, 15 September 2026, 08:13 WIB
Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo
Mojokerto

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Selasa, 8 September 2026, 08:22 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000
Mojokerto

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Minggu, 6 September 2026, 13:34 WIB
Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
Next Post
Meriah” Karnaval HUT RI Ke 80 Di Kecamatan Sambeng Lamongan Di Tingkat Lembaga MI/SD Menampilkan Pakaian Adat Nusantara Dan Tokoh Wayang.

Meriah" Karnaval HUT RI Ke 80 Di Kecamatan Sambeng Lamongan Di Tingkat Lembaga MI/SD Menampilkan Pakaian Adat Nusantara Dan Tokoh Wayang.

Recommended

Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi

Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi

Selasa, 11 Agustus 2026, 06:48 WIB
foto; Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo

BUPATI TULUNGAGUNG TERAPKAN WFH SETIAP JUMAT, PEJABAT WAJIB TETAP NGANTOR

Selasa, 7 April 2026, 09:06 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved