Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah

Tonjolkan Nilai Kesakralan, Wisata Budaya Jamasan Kyai Upas Jauh Api Dari Panggang

by Redaksi
Jumat, 19 Juli 2024, 19:20 WIB
A A
Tonjolkan Nilai Kesakralan, Wisata Budaya Jamasan Kyai Upas Jauh Api Dari Panggang

Prosesi jamasan Kyai Upas yang diselenggarakan tiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa

koranpilar.com. Tulungagung. Upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk membuat wisata budaya jamasan Kyai Upas tampaknya jauh dari harapan. Sebab, jamasan yang dinilai sakral akan berkurang nilai kesakralannya ketika dikemas dalam bentuk wisata budaya. Hal itu diungkapkan oleh PJ Bupati Tulungagung, Heru Suseno, setelah mengikuti kegiatan jamasan Kyai Upas pada Jumat, 19 Juli 2024.

“Ya, kita mengikuti yang dulu-dulu lah. Jangan sampai ada nilai hiburannya, nilai budayanya, nilai pertunjukannya, malah aneh jadinya,” ujarnya setelah mengikuti prosesi jamasan Kyai Upas.

Heru melanjutkan bahwa jamasan Kyai Upas merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya di Kabupaten Tulungagung. Jamasan Kyai Upas rutin diadakan tiap tahun sekali pada bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Selama bertahun-tahun, jamasan Kyai Upas hanya diikuti oleh masyarakat sekitar. Heru beralasan hal itu dilakukan untuk menjaga nilai-nilai kesakralan prosesi tersebut.

“Namun nanti perlu dibuka untuk masyarakat luas, tapi kalau tidak perlu dirubah ya tidak perlu dirubah,” jelasnya.

Kyai Upas selama ini dipercaya oleh sebagian masyarakat Tulungagung sebagai pusaka peninggalan leluhur yang bisa menjaga keselamatan masyarakat Tulungagung dari bencana banjir. Dari cerita yang beredar, Tombak Kyai Upas tercipta dari lidah ular naga bernama Baru Klinting. Lidah yang terpotong itu lalu berubah menjadi sebilah keris berwarna hitam sepanjang kurang lebih 30 cm.

Baca Juga :  Program Tukar Tabung Subsidi Ke Non Subsidi Kabupaten Tulungagung Jalan Ditempat

Jamasan tombak Kyai Upas tahun ini dilakukan kembali di Wisma Kanjengan setelah tiga tahun berturut-turut dilakukan di kantor arsip Kabupaten Tulungagung. “Ini berarti tombak Kyai Upas adalah milik masyarakat Tulungagung dan sudah kembali ke Kabupaten Tulungagung,” jelasnya. Heru berjanji akan terus melestarikan budaya jamasan Kyai Upas ini melalui agenda rutin tahunan (jp).

Tags: Jamasan Kyai Upasperistiwa tulungagung
ShareSendTweet
Previous Post

11 PMI Asal Tulungagung dan Trenggalek Berhasil Dipulangkan dengan Selamat setelah Terlantar di Timor Leste

Next Post

Puluhan Ribu Ayam Terpanggang, Kebakaran Diduga dari Korsleting Pemanas

Related Posts

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
Cekcok Lahan Ngamen di JLU Plosowahyu Lamongan Berujung Penusukan, Pelaku Ditangkap Polisi
Lamongan

Cekcok Lahan Ngamen di JLU Plosowahyu Lamongan Berujung Penusukan, Pelaku Ditangkap Polisi

Minggu, 20 September 2026, 16:23 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
Next Post
Puluhan Ribu Ayam Terpanggang, Kebakaran Diduga dari Korsleting Pemanas

Puluhan Ribu Ayam Terpanggang, Kebakaran Diduga dari Korsleting Pemanas

Recommended

KEPULANGAN AREMANIA DARI JAKARTA DIWARNAI AKSI PELEMPARAN BATU DI RUAS TOL MOJOKERTO

KEPULANGAN AREMANIA DARI JAKARTA DIWARNAI AKSI PELEMPARAN BATU DI RUAS TOL MOJOKERTO

Selasa, 10 Februari 2026, 07:48 WIB
Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023

Jumat, 7 Juni 2024, 16:05 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved