Rabu, Mei 13, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah

Tonjolkan Nilai Kesakralan, Wisata Budaya Jamasan Kyai Upas Jauh Api Dari Panggang

by Redaksi
Jumat, 19 Juli 2024, 19:20 WIB
A A
Tonjolkan Nilai Kesakralan, Wisata Budaya Jamasan Kyai Upas Jauh Api Dari Panggang

Prosesi jamasan Kyai Upas yang diselenggarakan tiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa

koranpilar.com. Tulungagung. Upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk membuat wisata budaya jamasan Kyai Upas tampaknya jauh dari harapan. Sebab, jamasan yang dinilai sakral akan berkurang nilai kesakralannya ketika dikemas dalam bentuk wisata budaya. Hal itu diungkapkan oleh PJ Bupati Tulungagung, Heru Suseno, setelah mengikuti kegiatan jamasan Kyai Upas pada Jumat, 19 Juli 2024.

“Ya, kita mengikuti yang dulu-dulu lah. Jangan sampai ada nilai hiburannya, nilai budayanya, nilai pertunjukannya, malah aneh jadinya,” ujarnya setelah mengikuti prosesi jamasan Kyai Upas.

Heru melanjutkan bahwa jamasan Kyai Upas merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya di Kabupaten Tulungagung. Jamasan Kyai Upas rutin diadakan tiap tahun sekali pada bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Selama bertahun-tahun, jamasan Kyai Upas hanya diikuti oleh masyarakat sekitar. Heru beralasan hal itu dilakukan untuk menjaga nilai-nilai kesakralan prosesi tersebut.

“Namun nanti perlu dibuka untuk masyarakat luas, tapi kalau tidak perlu dirubah ya tidak perlu dirubah,” jelasnya.

Kyai Upas selama ini dipercaya oleh sebagian masyarakat Tulungagung sebagai pusaka peninggalan leluhur yang bisa menjaga keselamatan masyarakat Tulungagung dari bencana banjir. Dari cerita yang beredar, Tombak Kyai Upas tercipta dari lidah ular naga bernama Baru Klinting. Lidah yang terpotong itu lalu berubah menjadi sebilah keris berwarna hitam sepanjang kurang lebih 30 cm.

Baca Juga :  Gerak Cepat Pemkab Mojokerto, Tangani 411 Korban Keracunan dan Audit Ketat Perizinan 77 SPPBG

Jamasan tombak Kyai Upas tahun ini dilakukan kembali di Wisma Kanjengan setelah tiga tahun berturut-turut dilakukan di kantor arsip Kabupaten Tulungagung. “Ini berarti tombak Kyai Upas adalah milik masyarakat Tulungagung dan sudah kembali ke Kabupaten Tulungagung,” jelasnya. Heru berjanji akan terus melestarikan budaya jamasan Kyai Upas ini melalui agenda rutin tahunan (jp).

Tags: Jamasan Kyai Upasperistiwa tulungagung
ShareSendTweet
Previous Post

11 PMI Asal Tulungagung dan Trenggalek Berhasil Dipulangkan dengan Selamat setelah Terlantar di Timor Leste

Next Post

Puluhan Ribu Ayam Terpanggang, Kebakaran Diduga dari Korsleting Pemanas

Related Posts

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji
Tulungagung

Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji

Jumat, 8 Mei 2026, 18:53 WIB
Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup
Surabaya

Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup

Jumat, 8 Mei 2026, 18:25 WIB
Next Post
Puluhan Ribu Ayam Terpanggang, Kebakaran Diduga dari Korsleting Pemanas

Puluhan Ribu Ayam Terpanggang, Kebakaran Diduga dari Korsleting Pemanas

Recommended

Vavada

Kamis, 4 September 2025, 13:40 WIB
Final Bupati Cup XII Tutup Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Tenis Tulungagung

Final Bupati Cup XII Tutup Meriah, Jadi Momentum Kebangkitan Tenis Tulungagung

Minggu, 30 November 2025, 18:03 WIB

Don't miss it

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji
Tulungagung

Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji

Jumat, 8 Mei 2026, 18:53 WIB
Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup
Surabaya

Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup

Jumat, 8 Mei 2026, 18:25 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved