Selasa, Mei 12, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Lahan Kopi Bendil Dibuka, Ketapanrame Didorong Jadi Sentra Kopi dan Ekowisata Mojokerto

by Redaksi
Senin, 28 Juli 2025, 08:32 WIB
A A
Lahan Kopi Bendil Dibuka, Ketapanrame Didorong Jadi Sentra Kopi dan Ekowisata Mojokerto

Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan wisata berbasis masyarakat melalui pembukaan lahan kopi baru di kawasan Bendil, Dusun Slepi, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk tasyakuran penanaman kopi yang digelar Minggu pagi (27/7/2025), dan dihadiri oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa bersama Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian.

Pembukaan lahan kopi ini tidak hanya dimaksudkan untuk meningkatkan produksi kopi lokal, namun juga diarahkan sebagai upaya memperluas potensi ekowisata dan agrowisata, yang dinilai strategis dalam pemberdayaan masyarakat desa, khususnya kalangan muda. Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, jajaran Dinas Kehutanan Provinsi dan Cabang Dinas Nganjuk, Perhutani KPH Pasuruan, Forkopimca Trawas, komunitas barista kopi, serta para petani kopi dari Ketapanrame.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto menyebut Ketapanrame sebagai wilayah yang diberkahi secara alam dan geografis. Potensi wisata dan pertaniannya yang besar, menurutnya, menjadi peluang emas untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata unggulan. “Potensi wisatanya beragam, mulai dari wisata buatan hingga agrowisata, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti yang sudah berjalan di Ganjaran dan Sumber Gempong,” ujarnya.

Baca Juga :  Ahmad Baharuddin Pimpin Tulungagung Selama Seminggu, Gantikan Gatut Sunu yang Ikuti Retret

Ia juga menegaskan bahwa budidaya kopi bukan hanya komoditas biasa, tapi memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang penting. “Bibit kopi adalah harapan. Akarnya bisa mencegah longsor, daunnya menyaring udara, dan bijinya memberi kehidupan bagi manusia,” ungkapnya. Ia berharap kopi Ketapanrame kelak menjadi identitas Mojokerto yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Kepala Desa Ketapanrame, Zainul Arifin, dalam kesempatan tersebut menyoroti peran penting koperasi desa dalam menopang keberlangsungan sektor kopi. Menurutnya, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah menjadi kekuatan ekonomi lokal yang membantu petani terbebas dari jeratan tengkulak dan mendapatkan harga yang lebih adil. “Kami tidak ingin petani kembali bergantung pada tengkulak. Koperasi hadir untuk melindungi dan memperkuat posisi mereka dalam rantai pasok,” tegasnya.

Zainul juga memaparkan data bahwa dari total 479 hektar lahan Perhutani di Ketapanrame, sekitar 104 hektar telah digunakan untuk budidaya kopi sejak 2016. Saat ini, produksi tahunan kopi Ketapanrame telah menembus lebih dari 50 ton dengan melibatkan sekitar 280 petani. Tiga paguyuban aktif—Bontugu, Dlundung, dan Bendil—ikut mendorong inovasi dan menarik minat wisatawan untuk datang.

Baca Juga :  Pemkab Gelontorkan Rp1,1 Milyar BLT DBHCHT untuk 1.188 Warga

Menurutnya, kegiatan kopi di desa ini telah menarik perhatian pengunjung dan memperkuat identitas lokal. “Jika sinergi ini terus berjalan, kopi Ketapanrame bisa menjadi ikon baru Kabupaten Mojokerto,” ujarnya penuh optimisme.

Pembukaan lahan Bendil diharapkan tidak hanya menambah luasan area tanam, tetapi juga membuka ruang baru bagi integrasi wisata pertanian yang edukatif dan partisipatif. “Dengan dukungan kebijakan pemerintah daerah serta kolaborasi antar komunitas, Ketapanrame memiliki modal kuat untuk berkembang sebagai pusat kopi dan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat,” pungkas Kepala Desa Ketapanrame.

Tags: kabupaten mojokertopemerintah kabupaten mojokerto
ShareSendTweet
Previous Post

WARUNG KOPI KARAOKE BANYAK YANG MELANGGAR “PENGAWASAN AKAN TERUS DILAKUKAN SECARA BERKALA”

Next Post

Tanggul Sungai di Desa Banjaragung Ambrol 50 Meter, Pemkab Mojokerto Respon Cepat

Related Posts

BPK Jatim Siap Audit Terperinci LKPD 2025 Pemkab Mojokerto
Mojokerto

BPK Jatim Siap Audit Terperinci LKPD 2025 Pemkab Mojokerto

Jumat, 3 April 2026, 17:04 WIB
Foto : Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Antisipasi Perang di Timur Tengah
Mojokerto

Respons Dinamika Global, Pemkab Mojokerto Perkuat Ketahanan Pangan dan Perlindungan Sosial

Sabtu, 28 Maret 2026, 12:18 WIB
Baznas Mojokerto Distribusikan 10 Ton, Total ZIS Rp 574 Juta
Mojokerto

Baznas Mojokerto Distribusikan 10 Ton, Total ZIS Rp 574 Juta

Kamis, 19 Maret 2026, 11:53 WIB
Ibu Kota Kabupaten Mojokerto Resmi Pindah ke Mojosari, DPRD Setujuai dalam Paripurna
Mojokerto

Ibu Kota Kabupaten Mojokerto Resmi Pindah ke Mojosari, DPRD Setujuai dalam Paripurna

Senin, 16 Maret 2026, 12:43 WIB
Menembus Batas Akademik di Mojokerto, Prof. Chamdan Purnama Sang Pendidik Inspiratif
Mojokerto

Menembus Batas Akademik di Mojokerto, Prof. Chamdan Purnama Sang Pendidik Inspiratif

Sabtu, 14 Maret 2026, 09:10 WIB
Pantau Kenaikan Harga Komiditas Bahan Pangan, Pemkab Mojokerto Siapkan Langkah Mitigasi Inflasi
Mojokerto

Siaga Mudik Lebaran 2026, 250 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 13 Maret 2026, 12:26 WIB
Next Post
Tanggul Sungai di Desa Banjaragung Ambrol 50 Meter, Pemkab Mojokerto Respon Cepat

Tanggul Sungai di Desa Banjaragung Ambrol 50 Meter, Pemkab Mojokerto Respon Cepat

Recommended

Tegas! Batasan Sound System Pawai Ditetapkan: Maksimal 10.000 Watt dan 80 dB

Tegas! Batasan Sound System Pawai Ditetapkan: Maksimal 10.000 Watt dan 80 dB

Kamis, 24 Juli 2025, 21:01 WIB
KETUA DPD PARTAI GOLKAR KABUPATEN TULUNGAGUNG DI PLT TANPA ADA PEMBERITAHUAN

KETUA DPD PARTAI GOLKAR KABUPATEN TULUNGAGUNG DI PLT TANPA ADA PEMBERITAHUAN

Rabu, 22 Oktober 2025, 00:19 WIB

Don't miss it

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Tulungagung

Ingkar Janji Alih Fungsi RTH di Perumahan Jepun Residence, Pengembang DiProtes Warga

Selasa, 12 Mei 2026, 15:52 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua
Tulungagung

Damkar Lakukan Evakuasi, Siswi SMK di Tulungagung Mendadak Tak Bisa Bergerak di Lantai Dua

Selasa, 12 Mei 2026, 08:18 WIB
Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu
Tulungagung

Penemuan Mayat Lansia di Sungai Kering Desa Kaliwungu

Selasa, 12 Mei 2026, 08:00 WIB
Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji
Tulungagung

Plt Bupati Titip Doa untuk Tulungagung, Ke Calon Jemaah Haji

Jumat, 8 Mei 2026, 18:53 WIB
Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup
Surabaya

Transformasi Digital Birokrasi: Teknologi Saja Tidak Cukup

Jumat, 8 Mei 2026, 18:25 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved