Jumat, September 25, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Evaluasi Penggunaan Lahan Hutan LMDH, FKH Soroti Praktik Perdagangan Tanah

by Redaksi
Selasa, 21 Januari 2025, 17:02 WIB
A A
Evaluasi Penggunaan Lahan Hutan LMDH, FKH Soroti Praktik Perdagangan Tanah

Ketua FKH Tulungagung, Karsi Nero

koranpilar.com, Tulungagung. Forum Komunitas Hijau (FKH) Kabupaten Tulungagung meminta agar dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan lahan hutan yang dikelola oleh petani LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) di wilayah tersebut. FKH mencatat banyak lahan yang telah dikelola oleh petani LMDH kini telah diperjualbelikan, bahkan dikuasai oleh pihak luar daerah Kabupaten Tulungagung.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Ketua FKH Kabupaten Tulungagung, Karsi Nero, dalam sesi dengar pendapat dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan Perhutani. Menurut Karsi, banyak petani yang menjual lahan hutan yang mereka kelola dengan harga yang sangat tinggi, meskipun mereka mendapatkan hak untuk memanfaatkan lahan tersebut secara gratis.

“Lahan yang dijual kepada pihak luar daerah, seperti dari Kediri dan Trenggalek, harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah,” ungkapnya pada Selasa (21/1). Ia memberikan contoh, salah satu warga menjual lahan garapannya seluas 1,5 hektar dengan harga 150 juta rupiah. Padahal, lahan tersebut milik Perhutani dan seharusnya tidak dipindahtangankan.

Karsi menambahkan bahwa tujuan awal pembentukan LMDH pada tahun 2006 adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, namun seiring waktu, banyak oknum yang menyalahgunakan kesempatan tersebut. “Sekarang, yang menguasai lahan-lahan tersebut adalah cukong, dan masyarakat kembali menjadi penggarap,” tambahnya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu ke-97 dan Hari Bela Negara ke-77, Pemkab Tulungagung Tekankan Peran Strategis Perempuan dan Jiwa Bela Negara

Untuk itu, FKH mengusulkan agar dilakukan evaluasi terhadap para penggarap lahan hutan, guna memastikan bahwa hanya warga setempat yang terlibat dan mencegah transaksi jual beli tanah yang ilegal. “Kami juga mendesak agar penegakan hukum dilaksanakan dengan tegas, agar tindakan seperti ini tidak terus berlanjut,” tegasnya.

Tags: Forum Komunitas HijauLembaga Masyarakat Desa Hutanperistiwa tulungagung
ShareSendTweet
Previous Post

Proses Hukum Kasus Korupsi Desa Tanggung Masih Dalam Penyidikan

Next Post

DLH Tulungagung Bangun TPST Modern untuk Atasi Masalah Sampah

Related Posts

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Tulungagung

VULGARNYA PERMAINAN GELAP BIROKRASI DI REPUBLIK INI “Pemberontakan Birokrasi itu Bentunya Bisikan”

Jumat, 18 September 2026, 14:50 WIB
Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia
Tulungagung

Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia

Selasa, 15 September 2026, 05:44 WIB
DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Tulungagung

DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026, 12:25 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan

Senin, 24 Agustus 2026, 19:15 WIB
PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031
Tulungagung

PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031

Jumat, 21 Agustus 2026, 13:43 WIB
Next Post
DLH Tulungagung Bangun TPST Modern untuk Atasi Masalah Sampah

DLH Tulungagung Bangun TPST Modern untuk Atasi Masalah Sampah

Recommended

Operasi Cipta Kondisi Ramadhan, Pengusaha Karaoke Taat Patuhi Aturan SE Bupati Tulungagung

Operasi Cipta Kondisi Ramadhan, Pengusaha Karaoke Taat Patuhi Aturan SE Bupati Tulungagung

Rabu, 12 Maret 2025, 13:25 WIB
Siapkan Industri Kecil Masuk Pasar Swasta/Pemerintah, Disperindag Mojokerto Gandeng Sucofindo

Siapkan Industri Kecil Masuk Pasar Swasta/Pemerintah, Disperindag Mojokerto Gandeng Sucofindo

Selasa, 25 November 2025, 16:07 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved