Sabtu, Oktober 10, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Tulungagung

SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID II)

by Redaksi
Senin, 6 Juli 2026, 13:18 WIB
A A
SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS, WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID I)

Winarto Penjamas Tombak Kyai Upas.

Penulis : Tim

Editor : Redaksi

Koranpilar.com, Tulungagung – Akhirnya Baru Klinthing menyiasati dengan menjulurkan lidahnya. Mengetahui hal tersebut Ki Wonoboyo lantas memutus lidah Baru Klinthing dan seketika lidahnya jatuh ke tanah dan berubah menjadi Pusaka Tombak. Baru Klinthing kemudian melarikan diri dan terjun ke laut Selatan.

Keajaiban kembali terjadi, begitu Baru Klinthing terjun ke laut, hilang musnah bentuknya lalu muncullah sebatang kayu yang langsung dipakai oleh Ki Wonoboyo untuk tempat tombak yang kemudian diberi nama Tombak Kanjeng Kyai Upas.

Sepeninggal Ki Wonoboyo, pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas diwariskan kepada putranya yang bernama Ki Ajar Mangir. Merasa memiliki pusaka yang ampuh, dia tidak mau tunduk kepada pemerintahan Mataram. Raja Mataram lantas memerintahkan Putri Pembayun, yaitu putri sulungnya untuk mencari kelemahan Ki Ajar Mangir dengan menjadi penari keliling.

Singkat cerita, Ki Ajar Mangir jatuh cinta kepada Putri Pembayun dan akhirnya menikah. Namun, Putri Pembayun tetap ingat akan tugasnya. Ia berhasil membawa Ki Ajar Mangir untuk menghadap Raja Mataram sebagai ayah mertua Ki Ajar Mangir dengan membawa Pusaka Tombak Kyai Upas.

Baca Juga :  Inflasi Kabupaten Tulungagung Naik Tipis Dibanding Bulan Juni 2024
Tombak Kyai Upas saat diJamas

Namun karena menghadap raja, maka pusaka tidak boleh dibawa masuk keraton. Saat Ki Ajar Mangir sungkem di hadapan Raja Mataram, Raja Mataram langsung membenturkan kepala KI Ajar Mangir pada dhampar raja yang terbuat dari batu hingga meninggal dunia.

Namun, keberadaan pusaka tersebut rupanya membawa bencana/musibah di kerajaan Mataram, sehingga pusaka tersebut diserahkan kepada salah satu putranya yang menjadi Adipati di Ngrawa (Kabupaten Tulungagung). Tombak Kyai Upas menjadi pusaka piyandel Bupati Tulungagung secara turun temurun hingga saat ini.

Dalam perjalanan sejarahnya, Tombak Kanjeng Kyai Upas berhasil menyelamatkan Kabupaten Tulungagung dari serangan penjajah Belanda hingga tentara Belanda tidak bisa memasuki Kabupaten Tulungagung.

PERLENGKAPAN SIRAMAN/RITUAL

a. Ritual setiap hari Kamis. 1. Ayam panggang item mulus dua ekor. 2. Satu ambengan apem yang berisi 28 biji. 3. Dua buceng nasi gurih. 4. Gantenan lengkap (untuk makan sirih). 5. Dua lirang pisang raja. 6. Bunga melati yang dironce. 7. Cuplak minyak jarak sebagai lampunya.

Barang-barang tersebut harus disajikan di dalam kamar oleh embannya. Pada waktu emban menyajikan sajen itu, lampu cuplak yang berisi minyak jarak harus dinyalakan dengan disertai membakar menyan (dupa). (bersambung…….).

Baca Juga :  PJ BUPATI TULUNGAGUNG MELAUNCHING SI TRUST
Tags: SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID II)
ShareSendTweet
Previous Post

SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS, WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID I)

Next Post

SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID III)

Related Posts

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare
Tulungagung

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare

Sabtu, 10 Oktober 2026, 08:43 WIB
Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas

Senin, 5 Oktober 2026, 18:50 WIB
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Tulungagung

VULGARNYA PERMAINAN GELAP BIROKRASI DI REPUBLIK INI “Pemberontakan Birokrasi itu Bentunya Bisikan”

Jumat, 18 September 2026, 14:50 WIB
Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia
Tulungagung

Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia

Selasa, 15 September 2026, 05:44 WIB
DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Tulungagung

DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026, 12:25 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Next Post
SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS, WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID I)

SEJARAH TOMBAK KYAI UPAS WARISAN LELUHUR TURUN TEMURUN (JILID III)

Recommended

Senin, 4 Agustus 2025, 20:04 WIB
DPRD Tulungagung Tawarkan Solusi Cegah Penyebaran PMK

DPRD Tulungagung Tawarkan Solusi Cegah Penyebaran PMK

Jumat, 10 Januari 2025, 18:39 WIB

Don't miss it

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare
Tulungagung

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare

Sabtu, 10 Oktober 2026, 08:43 WIB
21 Pejabat Eselon II Dilantik Plt Bupati Tulungagung, Enam Jabatan Masih Kosong
Beranda

21 Pejabat Eselon II Dilantik Plt Bupati Tulungagung, Enam Jabatan Masih Kosong

Sabtu, 10 Oktober 2026, 08:25 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Hampir 1 Bulan Kelangkaan Pertalite dan Biosolar di Mojokerto Raya, DPRD Turun Tangan

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:25 WIB
Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto
Mojokerto

Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:21 WIB
Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas

Senin, 5 Oktober 2026, 18:50 WIB
Penyelidikan Laka Lantas di Jalan JLU Lamongan, Polisi Amankan Barang Bukti dan Minta Keterangan Saksi
Lamongan

Penyelidikan Laka Lantas di Jalan JLU Lamongan, Polisi Amankan Barang Bukti dan Minta Keterangan Saksi

Minggu, 4 Oktober 2026, 15:02 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved