Liputan ; Tim // Editor : Redaksi
Koranpilar.com. Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang dirangkaikan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) serta Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026, di halaman kantor Bupati dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, dihadiri Sekda Kab, jajaran Forkopimda dan kepala OPD Pemkab Tulungagung, personel jajaran TNI – Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Selasa (02/06/2026).
Peringatan Tiga Hari Besar Nasional (HBN) tersebut menjadi pengingat penting akan nilai-nilai dasar bangsa yang terus dihidupkan didalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Plt Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa peringatan Hari Lahirnya Pancasila bukan sekadar dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan saja, namun momentum ini harus dijadikan sebagai sarana refleksi bersama untuk kembali memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari lahirnya Pancasila dan Hari Pendidikan Nasional ini bukan hanya peringatan dalam bentuk upacara semata. Karena yang terpenting adalah bagaimana kita kembali mereview diri kita masing-masing untuk benar-benar mengamalkan nilai-nilai Pancasila agar cita-cita luhur para pendiri bangsa dapat terwujud,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan daerah maupun pembangunan nasional membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong yang menjadi salah satu roh Pancasila harus terus diperkuat sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Lebih lanjut Ahmad Baharudin menegaskan, kemajuan Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Tulungagung khususnya tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah. Maka dari itu dibutuhkan keterlibatan aktif dunia pendidikan, tokoh masyarakat, pelaku usaha, organisasi kemasyarakatan, hingga generasi muda untuk bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
“Pendidikan yang berkualitas dan pengamalan nilai-nilai Pancasila harus berjalan beriringan. Dengan kebersamaan, kita membangun Indonesia dan membangun Tulungagung agar menjadi daerah yang semakin maju, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan,” tandasnya.
Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap semangat Nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, serta penguatan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadaban sebagaimana yang dicita-citakan para pendiri bangsa dapat diwujudkan secara nyata melalui tindakan dan kontribusi bersama.
Di dalam peringatan yang menggabungkan Hari Lahir Pancasila, Hari Pendidikan Nasional, dan Hari Kebangkitan Nasional diharapkan menjadi simbol keterkaitan erat antara ideologi bangsa, kemajuan pendidikan, serta semangat kebangkitan nasional. Ini merupakan tiga pilar penting dalam membentuk karakter bangsa yang unggul, berintegritas, dan mampu menghadapi perkembangan zaman.
Selain itu, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman hidup yang harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga, pendidikan, pemerintahan, hingga kehidupan sosial kemasyarakatan.














