Rabu, September 9, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Beranda

TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)

by Redaksi
Jumat, 22 Mei 2026, 14:56 WIB
A A
TERAPI Bagi NKRI : JALAN PEMULIHAN BANGSA DAN NEGARA (2)

Animasi Gambar Oleh sila basuki

Oleh : Sila Basuki // Editor : Redaksi

Koranpilar.com. Surabaya – Indonesia belum gagal, tetapi sedang menghadapi infeksi sistemik kronis. Borok NKRI bukan muncul dalam semalam, melainkan akumulasi panjang dari kompromi terhadap penyimpangan.
Karena itu, penyembuhan tidak cukup lewat slogan, pencitraan, atau nostalgia reformasi. Diperlukan keberanian membuka luka, kejujuran mendiagnosis penyakit dan konsistensi menjalankan terapi.

III. T E R A P I bagi NKRI

1. Reaktualisasi Pancasila
Pancasila harus kembali menjadi WAY of LIFE bangsa Indonesia. Bukan sekadar pigura di dinding kantor pejabat, tetapi menjadi dasar perilaku, kebijakan dan budaya publik.
Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum. Karena itu, ruh Pancasila harus dihidupkan kembali agar benar-benar “menjiwai” kehidupan berbangsa dan bernegara.

2. Reformasi Politik
Pembiayaan politik harus transparan, kaderisasi partai wajib meritokratis, dan konflik kepentingan pejabat harus dibatasi.
UU Politik dan UU Pemilu perlu terus dikaji ulang demi memperbaiki kualitas demokrasi nasional.
Dalam konteks fundamental, perlu keberanian menghidupkan kembali semangat :
“KEMBALi ke PANCASiLA dan UUD 1945”.

3. Kedaulatan Ekonomi
Kedaulatan ekonomi berarti hak bangsa untuk mengelola sumber daya dan kebijakan ekonominya secara mandiri demi kemakmuran rakyat.
Cakupannya meliputi : penguasaan sumber daya strategis, penguatan industri nasional, keberpihakan pada UMKM dan koperasi, serta kemandirian pangan dan energi.

Baca Juga :  Alami Kecelakaan Dua Calon Jamaah Haji Tulungagung Gagal Berangkat

Sayangnya, konsep strategis semacam ini sering hanya indah saat kampanye Pemilu. Setelah kekuasaan diraih, kebijakan justru kerap menjauh dari kepentingan rakyat.
Para ekonom nasional seperti alm. Faisal Basri, alm. Kwik Kian Gie dan alm. Rizal Ramli berulang kali mengingatkan bahwa negara kaya dapat bangkrut bila salah kelola.

4. Reformasi Pendidikan
Pendidikan tidak boleh sekadar mengejar angka dan ijazah. Pendidikan harus membangun karakter, critical thinking, entrepreneurship dan civic ethics.
Budaya populer hari ini terlalu mengagungkan sensasi, viralitas dan pencitraan. Sementara disiplin, literasi dan karakter bangsa justru kehilangan panggung.
Padahal Ki Hajar Dewantoro menegaskan :
“Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia”.

5. Penegakan Hukum Imparsial
Supremasi hukum harus mengalahkan supremasi kekuasaan dan politik.
Prinsip “equality before the law” menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, baik presiden, pejabat maupun rakyat biasa.
Namun realitas menunjukkan hukum sering dijadikan alat legitimasi kekuasaan, bukan instrumen keadilan.

K O N K L U S I

Dalam perspektif Islam :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”
(QS. Ar-Ra’d : 11)

Baca Juga :  HUT RI ke-81, Plt. Bupati Tulungagung Serahkan SK Remisi Ke 386 Warga Binaan Lapas Tulungagung

Maka pertanyaan besarnya :
Apakah Indonesia sungguh-sungguh mau berobat, atau justru membiarkan borok ini dibungkus retorika hingga membusuk lebih dalam ?

P E N U T U P

Borok harus dibuka ! Diagnosis harus jujur !
Terapi harus tegas !
“Sebab bangsa besar tidak punah karena kekurangan sumber daya, tetapi karena gagal mengelola moral, akal dan kekuasaannya”.

Seorang Jenderal TNi (Purn) WiDJOJO SOEJONO pernah menyampaikan :
“Indonesia harus segera bangkit dan berubah, atau punah”.

ShareSendTweet
Previous Post

KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN MOJOKERTO, KOORDINASI LANGKAH STRATEGIS ANTAR PIHAK TERKAIT

Next Post

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Meresmikan Pembukaan Turnamen Tenis Kartini Kartono Fun Game

Related Posts

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Beranda

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan pada malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Tamat….)

Kamis, 20 Agustus 2026, 11:19 WIB
HUT RI ke-81, Plt. Bupati Tulungagung Serahkan SK Remisi Ke 386 Warga Binaan Lapas Tulungagung
Beranda

HUT RI ke-81, Plt. Bupati Tulungagung Serahkan SK Remisi Ke 386 Warga Binaan Lapas Tulungagung

Selasa, 18 Agustus 2026, 06:40 WIB
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Beranda

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)

Selasa, 18 Agustus 2026, 05:54 WIB
Iklan Sekretasis DPRD Jawa Timur
Beranda

Iklan Anggota DPRD Jawa Timur

Senin, 17 Agustus 2026, 15:22 WIB
Iklan Sekretasis DPRD Jawa Timur
Beranda

Iklan Dinas Perhubungan Jawa Timur

Senin, 17 Agustus 2026, 15:21 WIB
Iklan Sekretasis DPRD Jawa Timur
Beranda

Iklan Sekretasis DPRD Jawa Timur

Senin, 17 Agustus 2026, 15:20 WIB
Next Post
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Meresmikan Pembukaan Turnamen Tenis Kartini Kartono Fun Game

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin Meresmikan Pembukaan Turnamen Tenis Kartini Kartono Fun Game

Recommended

Roadshow Pasar Modal Syariah, UNHASY Jombang Dorong Mahasiswa Jadi Pelaku Aktif Pasar Modal Syariah

Cegah Korupsi di Kabupaten Mojokerto, Pemkab Perkuat Sinergi APIP – APH

Jumat, 15 Agustus 2025, 09:37 WIB
Gatut Sunu Wibowo Nyatakan Kemenangan Pilkada Tulungagung

Gatut Sunu Wibowo Nyatakan Kemenangan Pilkada Tulungagung

Kamis, 28 November 2024, 10:27 WIB

Don't miss it

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo
Mojokerto

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Selasa, 8 September 2026, 08:22 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000
Mojokerto

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Minggu, 6 September 2026, 13:34 WIB
Jombang

Jaring Talenta Muda, Stadion Center Jombang Jadi Saksi Gelaran Lomba Catur

Sabtu, 5 September 2026, 10:57 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved