Beranda Tulungagung

Soal Kebijakan WFH dari Pusat, Bupati Tulungagung Belum Keluarkan Edaran

11
foto; Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo
foto : Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo

Koran pilar.com. Tulungagung, Jawa Timur – Pemerintah pusat telah menerbitkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berlaku efektif mulai 1 April 2026, umumnya diterapkan setiap hari Jumat, dilaporkan bakal menerapkan kebijakan

Kendati demikian, hingga saat ini belum ada kelanjutan petunjuk maupun surat Edaran Bupati Tulungagung, dari rencana pemberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat ini.

Hal itu dibenarkan oleh beberapa Organesasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tulungagung, untuk melakukan WFH dari pemerintah pusat, agar OPD melakukan sesuai aturan yang berlaku maka Bupati menjabarkan melalui Surat edaran tersebut.

“Memang hingga saat ini belum ada surat resmi maupun edaran dari pemerintah Kabupaten untuk penerapan WFH,” kata salah satu OPD.

Belakangan ini, WFH sedang ramai dibahas di tingkat nasional dan tertuang dalam Surat Edaran Mendagri telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 800.1.5/3349/SJ yang panduan operasional WFH ASN setiap Jumat.

Hal itu karena kebijakan untuk menghemat BBM. Sementara, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo belum membuat surat edaran yang di berikan ke OPD dan sudah menerapkan kebijakan hari Jumat sebagai WFH ASN.

Baca Juga  Pemkab Tulungagung Resmi Gandeng Universitas Airlangga

“Saat ini sudah ada surat resmi dari Pusat, namun surat edarannya dari Bupati atau pemerintah daerah sampai hari ini belum ada. Memang kita dengar di kementerian sudah melakukan WFH sebagai bagian dari efisiensi, termasuk untuk penghematan bahan bakar,” sambungnya.

Saat ini untuk memastikan ketersediaan bahan bakar di wilayah Kabupaten Tulungagung, terlihat aman dan tidak ada gejolak masyarakan yang antri mengular di pengisian BBM.

Sementara ini, pihak Pertamina distribusi wilayah Tulungagung, menyampaikan stok berbagai jenis bahan bakar seperti, minyak tanah, bensin, dan solar masih mencukupi.

Ia mengungkapkan bahwa stok yang tersedia saat ini diperkirakan aman hingga bulan depan, dengan tambahan pasokan yang dijadwalkan masuk dalam waktu yang sesuai.

“Stok kita masih aman untuk beberapa hari ke depan. Ini bukan berarti tidak ada pasokan, tapi berdasarkan kuota yang ada, jadi tidak ada masalah,” terangnya.

Di konfirmasi melalui WhatsApp sampai saat ini, Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo belum memberikan Respon.