Beranda Mojokerto

Tahun Ini, Pemkab Mojokerto Alokasikan Hibah Rp 27 Miliar Untuk Tempat Ibadah

2

                                                                                           Foto : Bupati Mojokerto Muhammad Albara

Penulis : Latif // Editor : Redaksi

Koranpilar.com, Mojokerto, Jawa Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menunjukkan komitmen besar dalam penguatan sarana keagamaan di wilayahnya pada tahun anggaran 2026.

Secara keseluruhan, Pemkab Mojokerto telah menganggarkan bantuan hibah pembangunan tempat peribadatan dengan nilai fantastis, yakni sebesar Rp27,005 miliar yang akan didistribusikan ke berbagai titik di seluruh kabupaten.

Salah satu realisasi nyata dari komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyaluran dana hibah sebesar Rp 100 juta kepada Masjid Nurul Hidayah, Dusun Tunggulmoro, Desa Kutoporong, Kecamatan Bangsal.

Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis pada Rabu (25/2/2026) sore, bertepatan dengan pelaksanaan rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, yang hadir langsung dalam acara tersebut menegaskan bahwa pemberian bantuan ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bentuk dukungan terhadap peran strategis rumah ibadah.

Pria yang akrab disapa Gus Barra ini berharap bantuan tersebut dapat dikelola dengan penuh tanggung jawab oleh pengurus masjid demi kepentingan umat.

Baca Juga  Letjen TNI Bobby Rinal Makmun Tinjau TMMD Desa Sumbertanggul Bareng Bupati Mojokerto

“Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kelancaran kegiatan ibadah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat,” tegasnya di hadapan para tokoh agama dan masyarakat setempat yang hadir memenuhi area masjid.

Menurut Gus Barra, masjid memiliki peran strategis dalam membangun karakter umat, memperkuat ukhuwah, serta menjadi ruang pembinaan generasi muda.

Karena itu, dukungan terhadap sarana keagamaan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah yang berorientasi pada penguatan nilai spiritual dan sosial, guna menciptakan masyarakat yang harmonis.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini menjelaskan secara rinci besaran anggaran yang diterima oleh desa tersebut.

Transparansi pemberian dana hibah ini menjadi prioritas agar masyarakat mengetahui dukungan penuh pemerintah terhadap keberlangsungan kegiatan keagamaan di tingkat dusun.

“Perlu saya sampaikan bahwa Masjid Nurul Hidayah Dusun Tunggulmoro Desa Kutoporong memperoleh bantuan hibah dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp100.000.000,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra tersebut, yang disambut dengan rasa syukur oleh para pengurus takmir.

Baca Juga  Pemkab Mojokerto Dorong Atlet Disabilitas, Bakal Naikkan Dana Hibah Tahun Depan

Selain urusan pembangunan fisik, Gus Barra juga menekankan pentingnya Safari Ramadan sebagai jembatan komunikasi antara birokrasi dan rakyat.

Melalui agenda rutin ini, pemerintah daerah dapat melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus mendengar aspirasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat pedesaan secara objektif.

“Safari Ramadan yang rutin dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto merupakan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan ini merupakan wadah untuk menyampaikan informasi pembangunan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Mojokerto, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, hingga jajaran Forkopimca Bangsal. Kehadiran seluruh elemen pimpinan ini menegaskan bahwa program hibah Rp 27,005 miliar ini merupakan prioritas utama dalam memastikan fungsi ibadah dan sosial kemasyarakatan berjalan optimal di seluruh pelosok Mojokerto.