Beranda Mojokerto

Jaga Daya Beli Masyarakat dan Inflasi, Pasar Murah Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Mojokerto di Mojoanyar

72

Mojokerto – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok di daerah. Dalam kerangka kerja sama tersebut, Kantor Kecamatan Mojoanyar menjadi lokasi pelaksanaan Pasar Murah pada Rabu (26/11) pagi, sebuah inisiasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini secara strategis menghadirkan berbagai komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, sekaligus membuka peluang bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) lokal untuk turut memasarkan produk mereka.

Masyarakat dapat membeli bahan pokok seperti beras premium seharga Rp14.000/kg, minyak Kita Rp15.000/liter, telur ayam ras Rp24.000/pack, hingga bawang merah Rp8.000/250 gram.

Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, yang hadir langsung, menegaskan pentingnya pasar murah sebagai langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat.

“Pasar murah ini adalah kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Mojokerto. Tujuannya agar harga bahan pokok tidak melambung tinggi sehingga inflasi tetap terkendali,” ujar Bupati Albarra.

Baca Juga  Berhasil Mobilisasi Ekonomi Pesantren Lewat OPOP, Pemkab Mojokerto dapat Apresiasi Pemprov

Bupati Albarra mengingatkan bahwa tantangan pengendalian inflasi akan semakin besar menjelang momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), seperti Natal dan Tahun Baru, yang kemudian akan disusul oleh Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah, beberapa hari lalu Kabupaten Mojokerto mendapat penghargaan dari Ibu Gubernur Jawa Timur atas keberhasilan dalam pengendalian inflasi daerah. Inflasi kita masih terjaga, dan ini patut kita syukuri. Namun, kita tidak boleh lengah,” jelasnya.

Bupati menekankan bahwa momentum-momentum tersebut biasanya memicu kenaikan permintaan bahan pokok, sehingga harga dapat naik. Oleh karena itu, pasar murah seperti ini harus digencarkan secara berkelanjutan agar masyarakat tetap merasa terlindungi.

Pasar murah di Mojoanyar ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga turut memperkuat peran IKM lokal dalam mendukung perputaran roda perekonomian daerah.