Tulungagung, Tujuh atletik binaan Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Kabupaten Tulungagung (Pengkab PASI Tulungagung), dipanggil PB PASI masuk kejurnas PASI 2025 di Solo.
Masuknya Tujuh atletik Tulungagung ini merupakan pencapaian prestasi Yang luar biasa dalam kepengurusan PASI Kabupaten Tulungagung, yang dipimpin Heru Astriyanto dan Bendut Subianto.

KeTujuh atletik tersebut yakni, Maulana Sarifudin Firmawan kategori Senior (400m), Charusya Rahmadian Natalia Prameswari Putri kategori U18 ((lompat Galah), Moh Fachri Abdulah kategori U18 (lompat galah), pradana wilsen Setiawan kategori U 18 (lompat Jauh), Ahmad Arbi, O kategiri U20 (lompat jauh), M Taufik Hidayat kategori u20 (100m, 200m, mix 4×100), Joshua Clayfour Leonardo kategori U20 (100m, 200m).
Sementara itu Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menggelar LPS Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik dan Indonesia U-18 Open Championships di Solo, Jawa Tengah, pada 29 Agustus hingga 4 September mendatang.
“Hasil perlombaan ini akan diakui sebagai bagian dari penghitungan poin peringkat dunia,” demikian keterangan PB PASI melalui laman media sosial resmi yang dipantau di Jakarta, Selasa.
PB PASI menyatakan, kejuaraan tersebut sangat bergengsi karena telah terdaftar dalam kalender Global World Athletics dan berlabel World Rankings Competition.
Artinya, para atlet yang meraih poin dalam kejuaraan tersebut akan masuk dalam perhitungan poin untuk penentuan peringkat dunia.
Status kejuaraan tersebut memperbesar peluang atlet Indonesia untuk lolos ke berbagai kejuaraan internasional. Selain itu, juga memacu peningkatan daya saing dan motivasi di kalangan atlet nasional.
Lewat kejuaraan yang digelar dalam momentum peringatan HUT ke-75 PASI, PB PASI berharap dapat menjadi ruang strategis bagi regenerasi atlet, pencapaian, prestasi baru, dan penguatan ekosistem pembinaan atletik Indonesia ke depan.
Setelah kejuaraan di Solo, PB PASI juga akan menjadi tuan rumah 17th SEA U18 dan U20 Athletics Championships 2025 di Stadion Madya, Medan, Sumatera Utara, pada 15-18 November.

Atlet “dipanggil” dalam konteks PB PASI dapat merujuk pada dua hal utama: pemanggilan untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) atau pemilihan untuk memperkuat tim provinsi dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Pemanggilan Pelatnas umumnya dilakukan oleh PB PASI pusat untuk persiapan ajang internasional seperti SEA Games, sedangkan pemanggilan untuk Kejurnas dilakukan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PASI masing-masing daerah untuk mewakili provinsi mereka di tingkat nasional.
Penulis. Kang Yon.
Editor . Redaksi.









