Beranda Tulungagung

HANYA ISAPAN JEMPOL, JABATAN KEPALA SEKOLAH TUNTAS PADA MARET 2026

5
Wakil ketua Komisi A DPRD Kab Tulungagung KH Asmungi Zaini.

Liputan : Kabar Tulungagung // Editor : Redaksi

Koranpilar.com. Tulungagung, Jawa Timur  – Pengisian ratusan jabatan kepala sekolah meleset dari target. DPRD Tulungagung mendorong agar Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung segera mengisi jabatan kepala sekolah yang kini masih kosong, (02/04/2026).

Wakil Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Asmungi mengatakan, kosongnya ratusan jabatan kepala sekolah tentu berdampak pada kualitas kinerja Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tulungagung. Sehingga perlu segera mengisi jabatan kepala SD dan SMP secara definitif.

“Jika jabatan kepala sekolah diisi oleh Plt maka berpengaruh pada kualitas kinerja manajemen di SD dan SMP itu,” ujarnya.

Saat ini Jumlah kekosongan jabatan kepala SD saja di Tulungagung terbilang cukup banyak. Total ada 139 SD belum termasuk SMP yang tidak memiliki kepala sekolah definitif.

“Kami meminta kepada Disdik Tulungagung agar segera mengisi ratusan jabatan kepala sekolah. Kami juga sudah memberi masukan agar proses pengisian cepat selesai,” terangnya.

Asmungi menjelaskan, sebenarnya semua guru yang sudah memenuhi kualifikasi harus siap menjadi kepala sekolah. Apalagi guru itu harus siap ditempatkan di mana saja untuk memberikan pendidikan kepada anak-anak.

Baca Juga  Hardiknas 2025, Pemkab Tulungagung Berkomitmen Kurangi Angka Putus Sekolah

“Seharusnya hal itu tidak boleh terjadi. Sebab para guru harus bersedia ditempakan di mana saja,” jelasnya.

Sebelumnya pernah disampaikan oleh PLt kepala dinas pendidikan Sukowinarno bahwa Disdik Tulungagung menargetkan pengisian ratusan jabatan kepala sekolah tuntas pada Maret 2026 lalu. Namun hingga sekarang proses pengisian belum tuntas.

Saat ini merekan beralasan masih ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar guru dapat diangkat menjadi kepala sekolah. Salah satu syaratnya telah lulus diklat kepala sekolah. Sementara untuk memenuhi syarat itu di Tulungagung hanya ada 17 guru yang dinyatakan telah lulus diklat.