Beranda Peristiwa

BUPATI TULUNGAGUNG GATUT SUNU WIBOWO PIMPIN APEL KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA HIDROMETEOROLOGI

73

Tulungagung. Datangnya musim penghujan di awal Bulan Oktober ini, direspon Pemerintah Kabupaten Tulungagung dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan menghadapi Bencana Hidrometeorologi, Selasa pagi (7/10/2025) di halaman kantor Bupati Tulungagung

Apel yang dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, Kapolres dan Dandim, Kepala Badan Bencana Daerah kabupaten Tulungagung, Kepala OPD dalam lingkup Pemda Tulungagung, Camat se-kabupaten Tulungagung, relawan dan aktivis kebencanaan.

Dalam sambutannya Bupati Tulungagung Gatut Sunu menegaskan akan pentingnya kesiapsiagaan untuk menghadapi bila ada bencana yang terjadi sewaktu-waktu.

“Tulungagung salah satu wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi. Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas hujan ekstrem. Untuk itu, kesiapan semua unsur sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Bupati Gatut Sunu juga mengintruksikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya tanggap bencana hidrometeorologi, untuk melakukan sejumlah langkah dan persiapan yang matang.

Sementara berdasarkan catatan dari BPBD Tulungagung, hingga Oktober 2025 tercatat 7 kejadian banjir, 16 bencana angin kencang disertai puting beliung dan 7 bencana tanah longsor. Kondisi tersebut menjadi peringatan bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sistem dalam mitigasi dan kesiapsiagaan. Saat ini ada tiga macam bencana langganan yang terjadi, namun kita juga harus memantau potensi lainnya, ujar Bupati Gatut Sunu.

Baca Juga  Laporan Kemenkes: Jatim Catat Kenaikan Kasus HIV/AIDS Tertinggi Nasional, Tulungagung Masuk Zona Merah

Menurut Bupati saat ini kita harus secara aktif memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG maupun BNPB, serta menyiapkan sarana dan prasarana pendukung penanganan bencana, seperti menyiagakan personil dari berbagai unsur Pemda, TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan masyarakat, serta melakukan sosialisasi dan edukasi publik terkait langkah-langkah antisipasi bencana dan meminimalisasi dampak bencana.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati Gatut Sunu mengajak seluruh peserta apel untuk berdoa dan memanjatkan harapan,agar kita terhindar dari bencana.

“Semoga Allah SWT senantiasa menjaga daerah kita tetap aman, dijauhkan dari segala bencana, serta memberikan kekuatan kepada kita semua untuk selalu siap dan sigap menghadapi setiap keadaan,” pungkasnya.

Penulis. Kang Yon.

Editor. Koran Pilar.