Liputan : Tim
Editor : Redaksi
Koranpilar.com. Jombang – Suasana Stadion Center Jombang tampak berbeda dari biasanya pada Jumat (4/9/2026) malam. Arena olahraga tersebut dipenuhi oleh puluhan pecatur cilik yang antusias mengikuti ajang kompetisi catur daerah.
Di atas papan hitam putih, para peserta muda terlihat sangat fokus menyusun strategi. Jemari mungil mereka dengan sigap memindahkan bidak-bidak catur demi mengunci kemenangan atas lawan.
Ketegangan pertandingan berpadu indah dengan aura sportivitas yang dipancarkan para atlet cilik. Kehadiran generasi muda ini memberikan warna tersendiri dalam kemeriahan gelaran Lomba Catur di Stadion Center Jombang.
Salah satu pihak penyelenggara, Lanang Baret Mega, menuturkan bahwa ajang ini dirancang khusus untuk memberi ruang ekspresi bagi para pehobi catur usia dini dan usia umum. Khusus pada anak Langkah ini penting guna menjaga keberlanjutan pembinaan olahraga otak tersebut.
Lanang Baret Mega menegaskan, misi utama dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk melacak dan mengasah potensi para atlet muda sejak awal. Melalui kompetisi berkala, kemampuan teknis dan mental bertanding anak-anak dapat terus dibentuk.
Menurut Baret, potensi pecatur cilik di daerah sebenarnya sangat besar jika diberikan wadah yang tepat. “Banyak anak yang memiliki kecerdasan taktis serta ketahanan konsentrasi luar biasa saat berada di depan papan catur,” paparnya.
Kendati demikian, pihak penyelenggara menyadari bahwa upaya pengembanan bakat muda ini tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi dan perhatian penuh dari pelbagai pihak agar pembinaan atlet muda dapat berlangsung optimal.
Baret menuturkan bahwa pelaksanaan acara bertaraf lokal seperti ini masih membutuhkan banyak sokongan fasilitas maupun pendampingan teknis.
“Dukungan dari para pemangku kepentingan olahraga tentu sangat diharapkan demi kemajuan para atlet,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besarnya agar kompetisi serupa bisa mendapatkan perhatian penuh dari organisasi induk cabang olahraga catur. Sinergi dengan pengurus daerah dipandang sebagai kunci utama pembinaan yang berkelanjutan.
Pihak penyelenggara berharap ke depan ada gelaran lomba serupa yang didukung penuh oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi), baik tingkat Jawa Timur maupun Kabupaten Jombang. Dukungan resmi tersebut diyakini bakal memotivasi para pecatur cilik.
Melalui sinergi bersama Percasi, para pemenang dan talenta berbakat dari ajang ini diharapkan bisa menyapa jenjang pembinaan yang lebih profesional. Jalur prestasi mereka pun akan menjadi lebih terarah hingga tingkat nasional.
Gelaran di Stadion Center Jombang malam itu pun berakhir penuh kehangatan. Kompetisi ini tidak hanya menjadi panggung persaingan, tetapi juga menjadi batu pijakan penting bagi masa depan para pecatur cilik daerah.











