Kamis, Oktober 1, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Tulungagung

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan pada malam Tirakatan 16 Agustus 1945

by Redaksi
Minggu, 16 Agustus 2026, 18:00 WIB
A A
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan pada malam Tirakatan 16 Agustus 1945

Drs. Imam Machmud, MPd, MH

Oleh : Drs. Imam Machmud, MPd, MH

PENDAHULUAN

SEKILAS ZAMAN DI NUSANTARA

Zaman Penjajahan NUSANTARA dijajah cukup lama, total sekitar 350 tahun. Bangsa yang pernah menguasai:

  1. Portugis 1512 – 1595 Yang pertama dating, menguasai daerah Maluku karena rempah-rempah. Pusatnya di Ternate.
  2. Belanda / VOC 1602 – 1942 Ini yang paling lama. Awalnya dagang lewat VOC, lalu dijajah langsung oleh pemerintah Belanda. Hampir seluruh wilayah Nusantara dikuasai.
  3. Jepang 1942 – 1945 Masuk pas Perang Dunia II, mengusir Belanda 3,5 tahun menjajah tapi sempat memberi janji kemerdekaan ke Indonesia.

PROKLAMASI KEMERDEKAAN

  • 17 Agustus 1945 → oleh Soekarno – Hatta di Jakarta Tahun 1945 – 1949 → Perang mempertahankan kemerdekaan lawan Belanda yang mau balik lagi
  • 27 Desember 1949 → PENGAKUAN PBB dan Belanda resmi mengakui kedaulatan Republik Indonesia Serikat.
  1. PEMBAHASAN KITA MULAI ZAMAN JEPANG Ketika Perang dunia ke 2, Jepang berhasil mengusir Belanda dari Indonesia, dan berjanji ingin membantu kemerdekaan Indonesia. Maka dibentuklah Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 29 April 1945, yang diketuai oleh Dr. Radjiman Widyodiningkrat.
Baca Juga :  Polres Tulungagung Bongkar Jaringan Peredaran Bahan Peledak Ilegal

BPUPKI bersidang dua kali, yang pertama tanggal 29 Mei 1945 sampai 1 Juni 1945. Ketua sidang minta berpikir tentang dasar negara dulu, sebab itu syarat utama berdirinya suatu Negara. Tanggal 29 Mei 1945, kesempatan diberikan kepada Mr. Muhammad Yamin, selanjutnya beliau mengajukan konsep dasar negara Indonesia merdeka.

Pidatonya pak Yamin berisi usulan untuk Dasar Negara sebagai berikut:

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri Ketuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Peri Kesejahteraan rakyat Dan Mr. Mohammad Yamin secara tertulis merancang UUD juga mencamtum dasar negara Indonesia merdeka sebagai berikut:
  6. Ketuhanan Yang Maha Esa
  7. Kebangsaan, persatuan Indonesia
  8. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
  9. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawatan/ perwakilan
  10. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Konsep Dasar Negara Muhammad Yamin inilah yang banyak menginspirasi dalam sidang musyawarah.

  1. Tanggal 31 Mei 1945 Mr. Supomo mendapat kesempatan menyajikan konsep dasar negara.

Negara hendaknya tidak menyatu dengan bagian terbesar dari rakyat (golongan Islam), juga tidak dengan kelompok golongan ekonomi terkuat (sekarang oligarki), melainkan harus mengatasi semua golongan dan semua kelompok dan menyatu.

Baca Juga :  Tradisi Rebutan Tumpeng Lanang dan Wadon Meriahkan Hari Jadi Tulungagung ke-819

Menyatu seluruh lapisan masyarakat ini disebut integral. Maka paham ini disebut Integralistik. Negara Indonesia harus menjadi Negara Nasional, Negara Kesatuan, yang mencakup semua agama, dengan watak dan ciri khasnya. Tidak setuju membentuk Negara Islam.

Berikutnya tanggal 1 Juni 1945 giliran Ir. Sukarno diberi kesempatan menyajikan konsep dasar Negara Indonesia Merdeka.

Sukarno mengatakan kita mendirikan negara dari semua buat semua, bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya.

Rumusan dasar negara Ir. Sukarno adalah :

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionslisme atau perikemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. Ketuhanan Yang Maha Esa.

Ir. Sukarno mengatakan bahwa atas saran dari seorang ahli bahasa, kelima azas tersebut diberi nama PANCASILA.

Inilah yang dijadikan hari lahirnya nama Pancasila, bukan rumusan dan sahnya Pancasila.

Perlu dipahami rakyat Indonesia.

Siapa yang membuat rumusan Pancasila yang kita gunakan? Jawabnya adalah Tim 9. 3 Sebelum sidang BPUPKI ditutup di bentuklah tim 9 yang terdiri dari:

  1. Ir. Sukarno
  2. Drs. Mohammad Hatta
  3. Mr. AA. Maramis
  4. KH. Wahid Hasyim
  5. Abdul Kahar Muzakir
  6. Abikusno Tjokrosujoso
  7. H. Agus Salim
  8. Mr. Achmad Subardjo
  9. Mr. Mohammad Yamin (Besambung Ke Panitia 9 merumuskan)..
Baca Juga :  Lapas Tulungagung Perlonggar Jam Besuk Warga Binaan Selama Idul Fitri
Share2SendTweet1
Previous Post

Gubernur Khofifah Hadirkan Kado HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Naik Trans Jatim Gratis Seharian pada 17 Agustus 2026

Next Post

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Mengukuhkan Paskibraka. Momen “Haru” Pengukuhan Paskibraka Depok Bertemu Orang Tua Sebelum Pengibaran

Related Posts

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Tulungagung

VULGARNYA PERMAINAN GELAP BIROKRASI DI REPUBLIK INI “Pemberontakan Birokrasi itu Bentunya Bisikan”

Jumat, 18 September 2026, 14:50 WIB
Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia
Tulungagung

Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia

Selasa, 15 September 2026, 05:44 WIB
DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Tulungagung

DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026, 12:25 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan

Senin, 24 Agustus 2026, 19:15 WIB
PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031
Tulungagung

PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031

Jumat, 21 Agustus 2026, 13:43 WIB
Next Post
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Mengukuhkan Paskibraka. Momen “Haru” Pengukuhan Paskibraka Depok Bertemu Orang Tua Sebelum Pengibaran

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Mengukuhkan Paskibraka. Momen “Haru” Pengukuhan Paskibraka Depok Bertemu Orang Tua Sebelum Pengibaran

Recommended

Bentrok Pesilat Nodai Hari Sumpah Pemuda di Tulungagung

Bentrok Pesilat Nodai Hari Sumpah Pemuda di Tulungagung

Senin, 28 Oktober 2024, 18:48 WIB
Hadiri Peringatan HUT PGRI Ke-80, Bupati Tulungagung Sebut Kemajuan Suatu Bangsa Ditentukan Oleh Kualitas Guru

Hadiri Peringatan HUT PGRI Ke-80, Bupati Tulungagung Sebut Kemajuan Suatu Bangsa Ditentukan Oleh Kualitas Guru

Rabu, 26 November 2025, 19:15 WIB

Don't miss it

Fenomena Antrean Pertalite Mengular di Mojokerto, Pengendara Akui SPBU Perkotaan Selalu Padat Sejak Pertamax Naik
Mojokerto

Fenomena Antrean Pertalite Mengular di Mojokerto, Pengendara Akui SPBU Perkotaan Selalu Padat Sejak Pertamax Naik

Rabu, 30 September 2026, 09:51 WIB
Satpolairud Lamongan dan KSOP Sidak KMP Gili Iyang di Pelabuhan ASDP Paciran
Lamongan

Satpolairud Lamongan dan KSOP Sidak KMP Gili Iyang di Pelabuhan ASDP Paciran

Rabu, 30 September 2026, 07:33 WIB
Polres Lamongan Tangani Dua Penemuan Jenazah Mendadak di Persawahan Laren dan Hutan Bluluk
Lamongan

Polres Lamongan Tangani Dua Penemuan Jenazah Mendadak di Persawahan Laren dan Hutan Bluluk

Rabu, 30 September 2026, 07:24 WIB
Dipicu Percikan Korek Api di Tumpukan Plastik, Gudang Rosokan di Jalan Pahlawan Lamongan Ludes Terbakar
Lamongan

Dipicu Percikan Korek Api di Tumpukan Plastik, Gudang Rosokan di Jalan Pahlawan Lamongan Ludes Terbakar

Senin, 28 September 2026, 08:13 WIB
Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto
Mojokerto

Resmi Dikukuhkan, Prof. Chamdan Purnama sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen di STIE Al-Anwar Mojokerto

Senin, 28 September 2026, 08:06 WIB
Wisuda ke-25 STIE Al-Anwar Mojokerto: Cetak 183 Lulusan Adaptif Era Digital dan Pengukuhan Guru Besar
Mojokerto

Wisuda ke-25 STIE Al-Anwar Mojokerto: Cetak 183 Lulusan Adaptif Era Digital dan Pengukuhan Guru Besar

Senin, 28 September 2026, 08:00 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved