Liputan: Kang Yon // Editor: Redaksi
Koranpilar.com. Tulungagung – Tahun ini jumlah calon jamaah haji asal Kabupaten Tulungagung yang berangakat ke tanah suci sebanyak 1.168 orang dengan didampingi 16 petugas haji.
Para jamaah calon haji akan terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni: Kloter 102 sebanyak 380 orang, Kloter 103 sebanyak 380 orang, Kloter 104 sebanyak 380 orang dan Kloter 105 sebanyak 28 orang yang bergabung dengan kloter Kabupaten Trenggalek (17/05/2026).
Keberangkatan ribuan jemaah calon haji Tulungagung ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, memberikan suasana haru menyelimuti. Dalam kloter ini terdapat 12 jemaah calon haji yang harus menggunakan alat bantu kursi roda untuk menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani mengatakan, total sebanyak 1.174 jemaah calon haji Tulungagung yang berangkat ke Tanah Suci. Pemberangkatan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal kelompok terbang (kloter).
Sebelumnya ada empat jemaah calon haji dari kloter 32 dan 34 yang sudah berangkat awal. Sedangkan untuk kloter 102,103,104 dan 105 diberangkatkan pada Minggu 17 Mei 2026 dari Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.
“Untuk hari ini jumlah jemaah calon haji yang diberangkatkan 1.168 orang. Dan nantinya akan disusul keberangkatan enam jemaah dari kloter 112,” terangnya.
Total ada tujuh jemaah calon haji Tulungagung yang gagal berangkat karena meninggal dunia. Selain itu, ada pasangan suami istri yang gagal berangkat ke Tanah Suci dikarenakan masih dirawat dirumah sakit.
“Pasangan suami istri yang gagal berangkat haji karena salah satunya masih opname di rumah sakit,” jelasnya.
Dalam kloter Kabupaten Tulungagung terdapat Jamaah tertua atas nama Bapak Samadi usia 96 tahun asal Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan. Sedangkan jamaah termuda, Mahmud Ahmad Nezat usia 18 tahun asal Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol.
Lebih jauh Suryani mengungkapkan, sebagian besar jemaah calon haji Kabupaten Tulungagung akan diberangkatkan ke Mekah, Selasa dini hari, dan beberapa jemaah diberangkatkan bersama kloter dari daerah lain.
“Kloter 102 akan berangkat ke Tanah Suci, Senin malam. Untuk kloter 103, 104 dan 105 terbang ke Mekah, Selasa dini hari,” ungkapnya.
Ia menambahkan ada sekitar 12 jemaah calon haji Tulungagung yang harus menggunakan alat bantu kursi roda karena kondisi fisiknya saat melaksanakan ibadah haji.
“Untuk menunjang kebutuhan dan kelancaran ibadah calon haji, kami sudah berangkatkan dulu kursi roda bersama koper jemaah ke Asrama Haji Surabaya,” ujarnya.
Sementara itu Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin berpesan agar jemaah calon haji Tulungagung selalu menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jemaah juga diminta untuk memprioritaskan ibadah wajib mengingat waktu pelaksanaan terbatas.
“Kami mengimbau agar jemaah memprioritaskan ibadah wajib dulu. Sementara ibadah sunah dapat dilakukan setelah rangkaian ibadah haji selesai,” pungkasnya.
Plt Bupati Ahmad Baharudin berpesan dengan keberangkatan Jamaah Calon Haji ini, semoga selamat sampai tujuan dan kembali ke tanah air secara utuh dan menjadi haji mabur, serta tetap menjaga kesehatan dan keselamatan selama dalam menjalani ibadah di tanah suci.















