Selasa, Agustus 11, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Lamongan

Tak Terima Lahan Garapanya Akan Dirampas Oleh Oknum KTH Pesanggem Desa Munungrejo Ngimbang Akan Menempuh Jalur Hukum.

by Redaksi
Jumat, 16 Januari 2026, 20:30 WIB
A A
Tak Terima Lahan Garapanya Akan Dirampas Oleh Oknum KTH Pesanggem Desa Munungrejo Ngimbang Akan Menempuh Jalur Hukum.

Koran Pilar, Lamongan.
Polemik Di kawasan IPHPS KRPH Tanjung, BKPH Ngimbang, tepatnya di Dusun Juwet Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang, yang mana ada beberapa pesanggem mengaku terusik oleh oknum KTH. akhirnya menimbulkan persoalan baru.

Atas adanya kriminalisasi di kawasan IPHPS tersebut, membuat Pesanggem (penggarap) merasa resah sehingga mendatangi kantor Balai Desa Munungrejo guna meminta petunjuk atau solusi, kepada kepala Desa ingin mendapatkan keadilan, Kamis 15/01/2026.

Selaku Kepala Desa Munungrejo Sipuk” mengatakan mengenai dua warganya dari Dusun Juwet yang telah mendatangi kantor Balai Desa, bertujuan meminta petunjuk atau solusi, perihal garapan lahan Perhutani yang akan digusur oleh oknum KTH inisial (WR)) , dengan adanya kejadian ini, saya akan segera koordinasikan ke pihak pihak terkait. tentang mekanismenya seperti apa.

saya (kades) sangat menyayangkan. atas kebijakan yang dilakukan oleh salah satu oknum KTH yang membuat pesanggem dirugikan sepihak tanpa adanya keterangan yang jelas, kita berharap jangan ada konflik sosial di masyarakat.

Dan menurut informasi yang saya terima pesanggem tersebut, memang sudah lama menenpati lahan garapan, bahkan sebelum terbitnya SK program IPHPS, maka dari itu, akan saya koordinasikan secepatnya., baik dari pihak Perhutani, maupun dari konsultan Hukum, ucap kades pada awak media.

Baca Juga :  Program Prioritas PTSL Tahun 2025 Di Desa Bluluk Kecamatan Bluluk Di Sambut Antusias Oleh Warga Masyarakat.

Di tempat terpisah, pengakuan dari salah satu pesanggem ( suprat) mengatakan, ya mas” saya memang sudah lama menempati di lahan kawasan IPHPS yang ada di wilayah Dsn juwet sekitar tahun 1998, kok tiba tiba disuruh berhenti menggarap oleh oknum KTH , dan di beri kesempatan garap hanya panen pertama ini saja, ungkapnya.

Padahal saya sudah komitmen, setiap habis panen saya penuhi biaya seringya, tetapi dengan adanya keputusan sepihak, tetap saya pertahankan hak saya mas” bahkan saya sudah berkonsultasi ke pihak kuasa hukum, meminta keadilan, tutupnya. (NZ)

Tak Terima Lahan Garapanya Akan Dirampas Oleh Oknum KTH Pesanggem Desa Munungrejo Ngimbang Akan Menempuh Jalur Hukum.

Koran Pilar, Lamongan.
Polemik Di kawasan IPHPS KRPH Tanjung, BKPH Ngimbang, tepatnya di Dusun Juwet Desa Munungrejo Kecamatan Ngimbang, yang mana ada beberapa pesanggem mengaku terusik oleh oknum KTH. akhirnya menimbulkan persoalan baru.

Atas adanya kriminalisasi di kawasan IPHPS tersebut, membuat Pesanggem (penggarap) merasa resah sehingga mendatangi kantor Balai Desa Munungrejo guna meminta petunjuk atau solusi, kepada kepala Desa ingin mendapatkan keadilan, Kamis 15/01/2026.

Baca Juga :  Panen Perdana Program Tebu Mandiri Di Wilayah BKPH Ngimbang KPH Mojokerto Hasil Produksinya Sangat Memuaskan Dan Sesuai Harapan.

Selaku Kepala Desa Munungrejo Sipuk” mengatakan mengenai dua warganya dari Dusun Juwet yang telah mendatangi kantor Balai Desa, bertujuan meminta petunjuk atau solusi, perihal garapan lahan Perhutani yang akan digusur oleh oknum KTH inisial (WR)) , dengan adanya kejadian ini, saya akan segera koordinasikan ke pihak pihak terkait. tentang mekanismenya seperti apa.

saya (kades) sangat menyayangkan. atas kebijakan yang dilakukan oleh salah satu oknum KTH yang membuat pesanggem dirugikan sepihak tanpa adanya keterangan yang jelas, kita berharap jangan ada konflik sosial di masyarakat.

Dan menurut informasi yang saya terima pesanggem tersebut, memang sudah lama menenpati lahan garapan, bahkan sebelum terbitnya SK program IPHPS, maka dari itu, akan saya koordinasikan secepatnya., baik dari pihak Perhutani, maupun dari konsultan Hukum, ucap kades pada awak media.

Di tempat terpisah, pengakuan dari salah satu pesanggem ( suprat) mengatakan, ya mas” saya memang sudah lama menempati di lahan kawasan IPHPS yang ada di wilayah Dsn juwet sekitar tahun 1998, kok tiba tiba disuruh berhenti menggarap oleh oknum KTH , dan di beri kesempatan garap hanya panen pertama ini saja, ungkapnya.

Baca Juga :  Berdirinya Toko Pasar Desa Purwokerto Kecamatan Ngimbang Untuk Mendorong Laju UMKM Warga Lokal Agar Ekonomi Masyarakat Lebih Baik.

Padahal saya sudah komitmen, setiap habis panen saya penuhi biaya seringya, tetapi dengan adanya keputusan sepihak, tetap saya pertahankan hak saya mas” bahkan saya sudah berkonsultasi ke pihak kuasa hukum, meminta keadilan, tutupnya. (NZ)

Tags: kabupaten lamonganperistiwa lamongan
ShareSendTweet
Previous Post

Bupati Tulungagung Serahkan Langsung Bantuan 17 Ton Beras untuk Korban Banjir Aceh Tamiang

Next Post

Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia

Related Posts

Kronologi Kecelakaan Maut RX King di Sekaran Lamongan, Korban Kedua Ditemukan 8 Jam Kemudian
Lamongan

Kronologi Kecelakaan Maut RX King di Sekaran Lamongan, Korban Kedua Ditemukan 8 Jam Kemudian

Senin, 3 Agustus 2026, 08:25 WIB
Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels
Lamongan

Pesona Sore Aola Pantura Lamongan: Panduan Wisata Kuliner Tepi Pantai dengan Bujet Terjangkau di Jalur Daendels

Minggu, 26 Juli 2026, 12:37 WIB
Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor
Lamongan

Dana Ketahanan Pangan Rp 230 Juta, Kandang Sapi Desa Slaharwotan Hanya Berisi 3 Ekor

Selasa, 12 Mei 2026, 15:12 WIB
Program Ketahanan Pangan Desa Gebangngangkrik Ngimbang Lamongan Melalui BUMDESA Optimis Untuk Budidaya Ternak Kambing.
Lamongan

Program Ketahanan Pangan Desa Gebangngangkrik Ngimbang Lamongan Melalui BUMDESA Optimis Untuk Budidaya Ternak Kambing.

Rabu, 14 Januari 2026, 11:14 WIB
Kades Gempol Manis Bersama Masyarakat Mengadakan olah Raga Pagi “Jalan Sehat ” Dalam Rangka Puncak HUT RI Ke 80 Tahun 2025.
Lamongan

Kades Gempol Manis Bersama Masyarakat Mengadakan olah Raga Pagi “Jalan Sehat ” Dalam Rangka Puncak HUT RI Ke 80 Tahun 2025.

Senin, 1 September 2025, 11:21 WIB
Dalam Rangka HUT RI Ke 80. LSM LPKN Lamongan, Lebih Fokus Mengisi Kegiatan Berbagi Kepada Anak Yatim Dan Masyarakat Yang Kurang Mampu
Lamongan

Dalam Rangka HUT RI Ke 80. LSM LPKN Lamongan, Lebih Fokus Mengisi Kegiatan Berbagi Kepada Anak Yatim Dan Masyarakat Yang Kurang Mampu

Minggu, 31 Agustus 2025, 11:06 WIB
Next Post
Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia

Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia

Recommended

Foto, Kunjungan BPJS Ketenagakerjaan Tulungagung.

KEPALA DINAS KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI MENYAMBUT HANGAT KEDATANGAN TIM BPJS KETENAGAKERJAAN TULUNGAGUNG

Selasa, 3 Februari 2026, 08:20 WIB
4 Kecamatan Di Tulungagung Belum Penuhi Target PBB-P2

4 Kecamatan Di Tulungagung Belum Penuhi Target PBB-P2

Rabu, 2 Oktober 2024, 20:41 WIB

Don't miss it

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI,  Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan
Beranda

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI, Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026, 17:14 WIB
Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi
Beranda

Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi

Selasa, 11 Agustus 2026, 06:48 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gandeng Influencer Lokal, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Belajar Bareng Warga Soal Packaging dan Pemasaran

Senin, 10 Agustus 2026, 06:57 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

Senin, 10 Agustus 2026, 06:51 WIB
Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu
Mojokerto

Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu

Senin, 10 Agustus 2026, 06:40 WIB
Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng
Mojokerto

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Sabtu, 8 Agustus 2026, 10:31 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved