Rabu, Agustus 12, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Tulungagung

Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia

by Redaksi
Sabtu, 17 Januari 2026, 13:43 WIB
A A
Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia

Mojokerto – Kabupaten Mojokerto tak pernah habis menawarkan pesona sejarah yang dibalut dengan nuansa rekreasi keluarga. Di Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, berdiri sebuah destinasi unggulan bernama Wisata Desa BMJ Mojopahit.

Destinasi ini bukan sekadar tempat berlibur biasa, melainkan sebuah oase yang menghidupkan kembali elemen-elemen kemegahan Kerajaan Majapahit di tanah kelahirannya.

Begitu memasuki area wisata, pengunjung akan disambut oleh aura masa lalu yang kental. Fokus utama mata tentu akan tertuju pada ikon paling unik di tempat ini, yakni Patung Mahapatih Gajah Mada.

Patung ini bukan sembarang monumen, karena telah tercatat dalam Rekor MURI sebagai patung Gajah Mada terbesar dan tertinggi di Indonesia dengan total ketinggian mencapai 23 meter.

Berdiri gagah menghadap langit, patung ini seolah menjadi pengingat akan Sumpah Palapa yang pernah menyatukan Nusantara. Keberadaan ikon raksasa ini menjadi daya tarik luar biasa, tidak hanya bagi wisatawan lokal dari Jawa Timur, tetapi juga pengunjung luar daerah hingga mancanegara yang ingin mengabadikan momen bersama sang legenda Majapahit.

Perjalanan Wisata Desa BMJ Mojopahit merupakan sebuah kisah dedikasi yang panjang. Didirikan oleh Mulyono pada tahun 2002, tempat ini berawal dari visi sederhana untuk memberdayakan potensi desa.

Siapa sangka, berawal dari lahan di Kecamatan Dlanggu, kini tempat tersebut telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi paling konsisten di Jawa Timur selama 21 tahun terakhir.

Seiring berjalannya waktu, fasilitas di dalamnya terus berkembang secara dinamis. Pada tahun 2005, pengelola mulai menambah berbagai fasilitas permainan anak-anak seperti bebek air dan bom bom car untuk menjangkau segmen keluarga.

Langkah ini terbukti sukses menjadikan BMJ Mojopahit sebagai destinasi favorit bagi anak-anak sekolah dan orang tua.

Memasuki satu dekade perjalanannya pada tahun 2010, BMJ Mojopahit merambah dunia petualangan dengan membangun area camping dan outbond.

Fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunitas, instansi, hingga sekolah yang ingin mengadakan kegiatan luar ruangan dengan suasana alam desa yang masih asri dan tenang.

Baca Juga :  Bupati Mojokerto Dorong Digitalisasi Pajak Melalui ETPD Guna Optimalkan PAD

Salah satu inovasi paling menarik muncul pada tahun 2015 melalui Program Edukasi Kakao. Pengunjung tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga belajar mengenai proses pembuatan cokelat dari hulu ke hilir.

Mulai dari menanam pohon kakao hingga proses pengemasan cokelat yang lezat, semuanya disajikan secara edukatif bagi para pelajar maupun masyarakat umum.

Tak berhenti di situ, tantangan zaman dijawab dengan renovasi besar-besaran pada tahun 2020. Meskipun dunia sempat dilanda pandemi, BMJ Mojopahit justru bersiap diri dengan memperbaiki fasilitas lama dan menambah atraksi baru.

Langkah ini dilakukan agar saat pariwisata kembali pulih, pengunjung dapat merasakan kenyamanan yang lebih maksimal.

Dua tahun setelahnya, tepatnya pada 2022, perayaan besar digelar untuk memperingati dua dekade eksistensi mereka.

Berbagai acara dan promosi menarik diberikan sebagai bentuk syukur karena telah dipercaya melayani jutaan pengunjung dari berbagai latar belakang budaya dan daerah selama 20 tahun lebih.

Memasuki tahun 2024, wajah BMJ Mojopahit semakin modern dengan hadirnya fasilitas penginapan dan restoran yang representatif.

Wisatawan yang datang dari jauh kini tidak perlu khawatir, karena mereka bisa bermalam dan menikmati kuliner khas pedesaan sambil tetap merasakan kenyamanan fasilitas masa kini di tengah balutan budaya Majapahit.

Bagi Anda yang berencana berkunjung, manajemen tetap mempertahankan harga yang sangat terjangkau. Tiket masuk untuk dewasa dibanderol seharga Rp20.000, sementara untuk anak-anak hanya Rp18.000.

Menariknya, terdapat harga spesial bagi “pelanggan setia” yang sudah pernah berkunjung sebelumnya, yakni hanya sebesar Rp15.000.

Hingga saat ini, komitmen Wisata Desa BMJ Mojopahit tetap tidak berubah: menjadikan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama.

Dengan memadukan unsur sejarah, edukasi, dan hiburan modern, destinasi ini terus berbenah untuk mencapai kepuasan pelanggan tertinggi, memastikan setiap tamu yang pulang membawa kenangan indah dari tanah Majapahit.

Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia Mojokerto – Kabupaten Mojokerto tak pernah habis menawarkan pesona sejarah yang dibalut dengan nuansa rekreasi keluarga. Di Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, berdiri sebuah destinasi unggulan bernama Wisata Desa BMJ Mojopahit.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Jatim Resmikan Pusat Kuliner Halal di Tulungagung

Destinasi ini bukan sekadar tempat berlibur biasa, melainkan sebuah oase yang menghidupkan kembali elemen-elemen kemegahan Kerajaan Majapahit di tanah kelahirannya.

Begitu memasuki area wisata, pengunjung akan disambut oleh aura masa lalu yang kental. Fokus utama mata tentu akan tertuju pada ikon paling unik di tempat ini, yakni Patung Mahapatih Gajah Mada.

Patung ini bukan sembarang monumen, karena telah tercatat dalam Rekor MURI sebagai patung Gajah Mada terbesar dan tertinggi di Indonesia dengan total ketinggian mencapai 23 meter.

Berdiri gagah menghadap langit, patung ini seolah menjadi pengingat akan Sumpah Palapa yang pernah menyatukan Nusantara. Keberadaan ikon raksasa ini menjadi daya tarik luar biasa, tidak hanya bagi wisatawan lokal dari Jawa Timur, tetapi juga pengunjung luar daerah hingga mancanegara yang ingin mengabadikan momen bersama sang legenda Majapahit.

Perjalanan Wisata Desa BMJ Mojopahit merupakan sebuah kisah dedikasi yang panjang. Didirikan oleh Mulyono pada tahun 2002, tempat ini berawal dari visi sederhana untuk memberdayakan potensi desa.

Siapa sangka, berawal dari lahan di Kecamatan Dlanggu, kini tempat tersebut telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi paling konsisten di Jawa Timur selama 21 tahun terakhir.

Seiring berjalannya waktu, fasilitas di dalamnya terus berkembang secara dinamis. Pada tahun 2005, pengelola mulai menambah berbagai fasilitas permainan anak-anak seperti bebek air dan bom bom car untuk menjangkau segmen keluarga.

Langkah ini terbukti sukses menjadikan BMJ Mojopahit sebagai destinasi favorit bagi anak-anak sekolah dan orang tua.

Memasuki satu dekade perjalanannya pada tahun 2010, BMJ Mojopahit merambah dunia petualangan dengan membangun area camping dan outbond.

Fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunitas, instansi, hingga sekolah yang ingin mengadakan kegiatan luar ruangan dengan suasana alam desa yang masih asri dan tenang.

Baca Juga :  Meriah dan Khidmad dengan Nuansa Adat Jawa, Tulungagung Peringati HUT ke-80 RI

Salah satu inovasi paling menarik muncul pada tahun 2015 melalui Program Edukasi Kakao. Pengunjung tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga belajar mengenai proses pembuatan cokelat dari hulu ke hilir.

Mulai dari menanam pohon kakao hingga proses pengemasan cokelat yang lezat, semuanya disajikan secara edukatif bagi para pelajar maupun masyarakat umum.

Tak berhenti di situ, tantangan zaman dijawab dengan renovasi besar-besaran pada tahun 2020. Meskipun dunia sempat dilanda pandemi, BMJ Mojopahit justru bersiap diri dengan memperbaiki fasilitas lama dan menambah atraksi baru.

Langkah ini dilakukan agar saat pariwisata kembali pulih, pengunjung dapat merasakan kenyamanan yang lebih maksimal.

Dua tahun setelahnya, tepatnya pada 2022, perayaan besar digelar untuk memperingati dua dekade eksistensi mereka.

Berbagai acara dan promosi menarik diberikan sebagai bentuk syukur karena telah dipercaya melayani jutaan pengunjung dari berbagai latar belakang budaya dan daerah selama 20 tahun lebih.

Memasuki tahun 2024, wajah BMJ Mojopahit semakin modern dengan hadirnya fasilitas penginapan dan restoran yang representatif.

Wisatawan yang datang dari jauh kini tidak perlu khawatir, karena mereka bisa bermalam dan menikmati kuliner khas pedesaan sambil tetap merasakan kenyamanan fasilitas masa kini di tengah balutan budaya Majapahit.

Bagi Anda yang berencana berkunjung, manajemen tetap mempertahankan harga yang sangat terjangkau. Tiket masuk untuk dewasa dibanderol seharga Rp20.000, sementara untuk anak-anak hanya Rp18.000.

Menariknya, terdapat harga spesial bagi “pelanggan setia” yang sudah pernah berkunjung sebelumnya, yakni hanya sebesar Rp15.000.

Hingga saat ini, komitmen Wisata Desa BMJ Mojopahit tetap tidak berubah: menjadikan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama.

Dengan memadukan unsur sejarah, edukasi, dan hiburan modern, destinasi ini terus berbenah untuk mencapai kepuasan pelanggan tertinggi, memastikan setiap tamu yang pulang membawa kenangan indah dari tanah Majapahit.

Tags: kabupaten mojokertopemerintah kabupaten mojokerto
ShareSendTweet
Previous Post

Tak Terima Lahan Garapanya Akan Dirampas Oleh Oknum KTH Pesanggem Desa Munungrejo Ngimbang Akan Menempuh Jalur Hukum.

Next Post

SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa

Related Posts

Semarakan Hut RI Ke 81, Plt Bupati Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih
Tulungagung

Semarakan Hut RI Ke 81, Plt Bupati Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Jumat, 7 Agustus 2026, 06:12 WIB
Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Daerah, Kapolres Tulungagung Jalin Silaturahmi Ke DPRD
Tulungagung

Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Daerah, Kapolres Tulungagung Jalin Silaturahmi Ke DPRD

Senin, 3 Agustus 2026, 14:55 WIB
Plt. Bupati Tulungagung, Menyapa Komunitas Tenis Beginner di Lapangan Pendopo
Tulungagung

Plt. Bupati Tulungagung, Menyapa Komunitas Tenis Beginner di Lapangan Pendopo

Minggu, 2 Agustus 2026, 10:57 WIB
Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Menutup Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Piala Soeratin Cup U-13
Tulungagung

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Menutup Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Piala Soeratin Cup U-13

Kamis, 30 Juli 2026, 07:39 WIB
Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung
Tulungagung

Resmi Berganti, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi Jabat Kapolres Tulungagung

Rabu, 29 Juli 2026, 11:58 WIB
Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Pemkab Tegaskan Komitmen Transparansi Dan Akuntabilitas, “Silfa Akan Di Gunakan Program Prioritas Tahun 2026”
Tulungagung

Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, Pemkab Tegaskan Komitmen Transparansi Dan Akuntabilitas, “Silfa Akan Di Gunakan Program Prioritas Tahun 2026”

Jumat, 24 Juli 2026, 22:48 WIB
Next Post
SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa

SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa

Recommended

Semester I 2024, Tulungagung Harga Beras Mulai Turun

Semester I 2024, Tulungagung Harga Beras Mulai Turun

Kamis, 6 Juni 2024, 15:37 WIB
Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Daerah, Kapolres Tulungagung Jalin Silaturahmi Ke DPRD

Perkuat Kerja Sama Jaga Keamanan Daerah, Kapolres Tulungagung Jalin Silaturahmi Ke DPRD

Senin, 3 Agustus 2026, 14:55 WIB

Don't miss it

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI,  Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan
Beranda

KETIKA RAKYAT HANYA MEMIKIRKAN HARI INI, Sebuah Negara Tidak Boleh Membuat Rakyatnya Terlalu Sibuk Bertahan Hidup Hingga Lupa Merencanakan Masa Depan

Selasa, 11 Agustus 2026, 17:14 WIB
Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi
Beranda

Perkuat Rantai Pasok Kopi Lokal Mojokerto, Mahasiswa KKN Dampingi Proses Edukasi Pembibitan dan Sortir Biji Kopi

Selasa, 11 Agustus 2026, 06:48 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gandeng Influencer Lokal, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Belajar Bareng Warga Soal Packaging dan Pemasaran

Senin, 10 Agustus 2026, 06:57 WIB
Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton
Mojokerto

Gelaran Sound Horeg Kedungmaling Sooko Mojokerto Sedot Ribuan Penonton

Senin, 10 Agustus 2026, 06:51 WIB
Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu
Mojokerto

Semangat Merah Putih, Semangat Dagang: Omzet Pedagang Agustusan di Mojokerto Capai Ratusan Ribu

Senin, 10 Agustus 2026, 06:40 WIB
Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng
Mojokerto

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa KKN STIE Al-Anwar Dampingi Bidan Desa di MI Salafiyah Mojogeneng

Sabtu, 8 Agustus 2026, 10:31 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved