Jumat, Juni 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Tulungagung

Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia

by Redaksi
Sabtu, 17 Januari 2026, 13:43 WIB
A A
Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia

Mojokerto – Kabupaten Mojokerto tak pernah habis menawarkan pesona sejarah yang dibalut dengan nuansa rekreasi keluarga. Di Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, berdiri sebuah destinasi unggulan bernama Wisata Desa BMJ Mojopahit.

Destinasi ini bukan sekadar tempat berlibur biasa, melainkan sebuah oase yang menghidupkan kembali elemen-elemen kemegahan Kerajaan Majapahit di tanah kelahirannya.

Begitu memasuki area wisata, pengunjung akan disambut oleh aura masa lalu yang kental. Fokus utama mata tentu akan tertuju pada ikon paling unik di tempat ini, yakni Patung Mahapatih Gajah Mada.

Patung ini bukan sembarang monumen, karena telah tercatat dalam Rekor MURI sebagai patung Gajah Mada terbesar dan tertinggi di Indonesia dengan total ketinggian mencapai 23 meter.

Berdiri gagah menghadap langit, patung ini seolah menjadi pengingat akan Sumpah Palapa yang pernah menyatukan Nusantara. Keberadaan ikon raksasa ini menjadi daya tarik luar biasa, tidak hanya bagi wisatawan lokal dari Jawa Timur, tetapi juga pengunjung luar daerah hingga mancanegara yang ingin mengabadikan momen bersama sang legenda Majapahit.

Perjalanan Wisata Desa BMJ Mojopahit merupakan sebuah kisah dedikasi yang panjang. Didirikan oleh Mulyono pada tahun 2002, tempat ini berawal dari visi sederhana untuk memberdayakan potensi desa.

Siapa sangka, berawal dari lahan di Kecamatan Dlanggu, kini tempat tersebut telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi paling konsisten di Jawa Timur selama 21 tahun terakhir.

Seiring berjalannya waktu, fasilitas di dalamnya terus berkembang secara dinamis. Pada tahun 2005, pengelola mulai menambah berbagai fasilitas permainan anak-anak seperti bebek air dan bom bom car untuk menjangkau segmen keluarga.

Langkah ini terbukti sukses menjadikan BMJ Mojopahit sebagai destinasi favorit bagi anak-anak sekolah dan orang tua.

Memasuki satu dekade perjalanannya pada tahun 2010, BMJ Mojopahit merambah dunia petualangan dengan membangun area camping dan outbond.

Fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunitas, instansi, hingga sekolah yang ingin mengadakan kegiatan luar ruangan dengan suasana alam desa yang masih asri dan tenang.

Baca Juga :  Mojokerto Punya 5 Jembatan Baru, Perbaikan Sesuai Target Akhir 2025

Salah satu inovasi paling menarik muncul pada tahun 2015 melalui Program Edukasi Kakao. Pengunjung tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga belajar mengenai proses pembuatan cokelat dari hulu ke hilir.

Mulai dari menanam pohon kakao hingga proses pengemasan cokelat yang lezat, semuanya disajikan secara edukatif bagi para pelajar maupun masyarakat umum.

Tak berhenti di situ, tantangan zaman dijawab dengan renovasi besar-besaran pada tahun 2020. Meskipun dunia sempat dilanda pandemi, BMJ Mojopahit justru bersiap diri dengan memperbaiki fasilitas lama dan menambah atraksi baru.

Langkah ini dilakukan agar saat pariwisata kembali pulih, pengunjung dapat merasakan kenyamanan yang lebih maksimal.

Dua tahun setelahnya, tepatnya pada 2022, perayaan besar digelar untuk memperingati dua dekade eksistensi mereka.

Berbagai acara dan promosi menarik diberikan sebagai bentuk syukur karena telah dipercaya melayani jutaan pengunjung dari berbagai latar belakang budaya dan daerah selama 20 tahun lebih.

Memasuki tahun 2024, wajah BMJ Mojopahit semakin modern dengan hadirnya fasilitas penginapan dan restoran yang representatif.

Wisatawan yang datang dari jauh kini tidak perlu khawatir, karena mereka bisa bermalam dan menikmati kuliner khas pedesaan sambil tetap merasakan kenyamanan fasilitas masa kini di tengah balutan budaya Majapahit.

Bagi Anda yang berencana berkunjung, manajemen tetap mempertahankan harga yang sangat terjangkau. Tiket masuk untuk dewasa dibanderol seharga Rp20.000, sementara untuk anak-anak hanya Rp18.000.

Menariknya, terdapat harga spesial bagi “pelanggan setia” yang sudah pernah berkunjung sebelumnya, yakni hanya sebesar Rp15.000.

Hingga saat ini, komitmen Wisata Desa BMJ Mojopahit tetap tidak berubah: menjadikan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama.

Dengan memadukan unsur sejarah, edukasi, dan hiburan modern, destinasi ini terus berbenah untuk mencapai kepuasan pelanggan tertinggi, memastikan setiap tamu yang pulang membawa kenangan indah dari tanah Majapahit.

Menelusuri Jejak Megah Majapahit di Wisata Desa BMJ Mojokerto, Rumah bagi Patung Gajah Mada Tertinggi di Indonesia Mojokerto – Kabupaten Mojokerto tak pernah habis menawarkan pesona sejarah yang dibalut dengan nuansa rekreasi keluarga. Di Desa Randugenengan, Kecamatan Dlanggu, berdiri sebuah destinasi unggulan bernama Wisata Desa BMJ Mojopahit.

Baca Juga :  PERUBAHAN APBD 2024 DIBAHAS SECARA INTENSIF OLEH KOMISI DPRD

Destinasi ini bukan sekadar tempat berlibur biasa, melainkan sebuah oase yang menghidupkan kembali elemen-elemen kemegahan Kerajaan Majapahit di tanah kelahirannya.

Begitu memasuki area wisata, pengunjung akan disambut oleh aura masa lalu yang kental. Fokus utama mata tentu akan tertuju pada ikon paling unik di tempat ini, yakni Patung Mahapatih Gajah Mada.

Patung ini bukan sembarang monumen, karena telah tercatat dalam Rekor MURI sebagai patung Gajah Mada terbesar dan tertinggi di Indonesia dengan total ketinggian mencapai 23 meter.

Berdiri gagah menghadap langit, patung ini seolah menjadi pengingat akan Sumpah Palapa yang pernah menyatukan Nusantara. Keberadaan ikon raksasa ini menjadi daya tarik luar biasa, tidak hanya bagi wisatawan lokal dari Jawa Timur, tetapi juga pengunjung luar daerah hingga mancanegara yang ingin mengabadikan momen bersama sang legenda Majapahit.

Perjalanan Wisata Desa BMJ Mojopahit merupakan sebuah kisah dedikasi yang panjang. Didirikan oleh Mulyono pada tahun 2002, tempat ini berawal dari visi sederhana untuk memberdayakan potensi desa.

Siapa sangka, berawal dari lahan di Kecamatan Dlanggu, kini tempat tersebut telah bertransformasi menjadi salah satu destinasi paling konsisten di Jawa Timur selama 21 tahun terakhir.

Seiring berjalannya waktu, fasilitas di dalamnya terus berkembang secara dinamis. Pada tahun 2005, pengelola mulai menambah berbagai fasilitas permainan anak-anak seperti bebek air dan bom bom car untuk menjangkau segmen keluarga.

Langkah ini terbukti sukses menjadikan BMJ Mojopahit sebagai destinasi favorit bagi anak-anak sekolah dan orang tua.

Memasuki satu dekade perjalanannya pada tahun 2010, BMJ Mojopahit merambah dunia petualangan dengan membangun area camping dan outbond.

Fasilitas ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunitas, instansi, hingga sekolah yang ingin mengadakan kegiatan luar ruangan dengan suasana alam desa yang masih asri dan tenang.

Baca Juga :  Mobil Anggota DPRD Tulungagung Ditabrak Dokter Hingga Masuk Sungai

Salah satu inovasi paling menarik muncul pada tahun 2015 melalui Program Edukasi Kakao. Pengunjung tidak hanya diajak bersenang-senang, tetapi juga belajar mengenai proses pembuatan cokelat dari hulu ke hilir.

Mulai dari menanam pohon kakao hingga proses pengemasan cokelat yang lezat, semuanya disajikan secara edukatif bagi para pelajar maupun masyarakat umum.

Tak berhenti di situ, tantangan zaman dijawab dengan renovasi besar-besaran pada tahun 2020. Meskipun dunia sempat dilanda pandemi, BMJ Mojopahit justru bersiap diri dengan memperbaiki fasilitas lama dan menambah atraksi baru.

Langkah ini dilakukan agar saat pariwisata kembali pulih, pengunjung dapat merasakan kenyamanan yang lebih maksimal.

Dua tahun setelahnya, tepatnya pada 2022, perayaan besar digelar untuk memperingati dua dekade eksistensi mereka.

Berbagai acara dan promosi menarik diberikan sebagai bentuk syukur karena telah dipercaya melayani jutaan pengunjung dari berbagai latar belakang budaya dan daerah selama 20 tahun lebih.

Memasuki tahun 2024, wajah BMJ Mojopahit semakin modern dengan hadirnya fasilitas penginapan dan restoran yang representatif.

Wisatawan yang datang dari jauh kini tidak perlu khawatir, karena mereka bisa bermalam dan menikmati kuliner khas pedesaan sambil tetap merasakan kenyamanan fasilitas masa kini di tengah balutan budaya Majapahit.

Bagi Anda yang berencana berkunjung, manajemen tetap mempertahankan harga yang sangat terjangkau. Tiket masuk untuk dewasa dibanderol seharga Rp20.000, sementara untuk anak-anak hanya Rp18.000.

Menariknya, terdapat harga spesial bagi “pelanggan setia” yang sudah pernah berkunjung sebelumnya, yakni hanya sebesar Rp15.000.

Hingga saat ini, komitmen Wisata Desa BMJ Mojopahit tetap tidak berubah: menjadikan kualitas pelayanan sebagai prioritas utama.

Dengan memadukan unsur sejarah, edukasi, dan hiburan modern, destinasi ini terus berbenah untuk mencapai kepuasan pelanggan tertinggi, memastikan setiap tamu yang pulang membawa kenangan indah dari tanah Majapahit.

Tags: kabupaten mojokertopemerintah kabupaten mojokerto
ShareSendTweet
Previous Post

Tak Terima Lahan Garapanya Akan Dirampas Oleh Oknum KTH Pesanggem Desa Munungrejo Ngimbang Akan Menempuh Jalur Hukum.

Next Post

SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa

Related Posts

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti ; Bung Karno Sumber Inspirasi Perjuangan Bangsa
Tulungagung

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti ; Bung Karno Sumber Inspirasi Perjuangan Bangsa

Minggu, 21 Juni 2026, 19:40 WIB
Lima Camat diKabupaten Tulungagung diLantik Kantah ATR/BPN Menjadi PPATS
Tulungagung

Lima Camat diKabupaten Tulungagung diLantik Kantah ATR/BPN Menjadi PPATS

Jumat, 19 Juni 2026, 10:03 WIB
Pengurus Dan Dewan Kehormatan PMI Tulungagung Dilantik, Layanan Kemanusiaan dan Kemandirian Organisasi di Perkuat
Tulungagung

Kemandirian PMI Tulungagung Mendapat Apresisai Dari Plt Bupati Ahmad Baharudin

Rabu, 17 Juni 2026, 16:05 WIB
Pengurus Dan Dewan Kehormatan PMI Tulungagung Dilantik, Layanan Kemanusiaan dan Kemandirian Organisasi di Perkuat
Tulungagung

Pengurus Dan Dewan Kehormatan PMI Tulungagung Dilantik, Layanan Kemanusiaan dan Kemandirian Organisasi di Perkuat

Rabu, 17 Juni 2026, 15:57 WIB
Dua Jembatan Garuda Desa Joho, Kecamatan Kalidawir Di Resmikan Plt Bupati Tulungagung
Tulungagung

Dua Jembatan Garuda Desa Joho, Kecamatan Kalidawir Di Resmikan Plt Bupati Tulungagung

Senin, 15 Juni 2026, 06:32 WIB
Plt Bupati Ahmad Baharudin : Sensus Ekonomi 2026 Merupakan Momentum Krusial Untuk Menghasilkan Data Yang Akurat
Tulungagung

Plt Bupati Ahmad Baharudin : Sensus Ekonomi 2026 Merupakan Momentum Krusial Untuk Menghasilkan Data Yang Akurat

Sabtu, 13 Juni 2026, 17:48 WIB
Next Post
SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa

SMAN 1 Boyolangu Perkuat Pendidikan Peringati Isra Mi’raj Karakter dan Spirit Keimanan Siswa

Recommended

Bedah Rumah di Mojokerto, Pemkab dan Baznas Kolaborasi

Dulu Terbatas Forum Ilmiah, Kini Jadi Debat Medsos: Kepala LPPM STIE Al-Anwar Sorot Disrupsi Digital Atas Konten Sensitif SARA

Kamis, 11 Desember 2025, 12:55 WIB
KPU Tulungagung Gelar Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Pilkada 2024

KPU Tulungagung Gelar Rapat Pleno Pengundian Nomor Urut Pilkada 2024

Selasa, 24 September 2024, 11:40 WIB

Don't miss it

Eri Cahyadi ‘Ngedabrus’? Jangan Biarkan Nama Partai Tercoreng!
Surabaya

ERI CAHYADI NGEDABRUS JILID 2 !!! “MENAGIH JANJI WALIKOTA SURABAYA”

Kamis, 25 Juni 2026, 19:22 WIB
Eri Cahyadi ‘Ngedabrus’? Jangan Biarkan Nama Partai Tercoreng!
Surabaya

Eri Cahyadi ‘Ngedabrus’? Jangan Biarkan Nama Partai Tercoreng!

Kamis, 25 Juni 2026, 18:32 WIB
ERI CAHYADI NGEDABRUS JILID 2 !!!  “MENAGIH JANJI WALIKOTA SURABAYA”
Surabaya

ERI CAHYADI NGEDABRUS JILID 2 !!! “MENAGIH JANJI WALIKOTA SURABAYA”

Kamis, 25 Juni 2026, 10:10 WIB
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti ; Bung Karno Sumber Inspirasi Perjuangan Bangsa
Tulungagung

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti ; Bung Karno Sumber Inspirasi Perjuangan Bangsa

Minggu, 21 Juni 2026, 19:40 WIB
Lima Camat diKabupaten Tulungagung diLantik Kantah ATR/BPN Menjadi PPATS
Tulungagung

Lima Camat diKabupaten Tulungagung diLantik Kantah ATR/BPN Menjadi PPATS

Jumat, 19 Juni 2026, 10:03 WIB
Pengurus Dan Dewan Kehormatan PMI Tulungagung Dilantik, Layanan Kemanusiaan dan Kemandirian Organisasi di Perkuat
Tulungagung

Kemandirian PMI Tulungagung Mendapat Apresisai Dari Plt Bupati Ahmad Baharudin

Rabu, 17 Juni 2026, 16:05 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved