Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Mojokerto

Lahan Kopi Bendil Dibuka, Ketapanrame Didorong Jadi Sentra Kopi dan Ekowisata Mojokerto

by Redaksi
Senin, 28 Juli 2025, 08:32 WIB
A A
Lahan Kopi Bendil Dibuka, Ketapanrame Didorong Jadi Sentra Kopi dan Ekowisata Mojokerto

Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan wisata berbasis masyarakat melalui pembukaan lahan kopi baru di kawasan Bendil, Dusun Slepi, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk tasyakuran penanaman kopi yang digelar Minggu pagi (27/7/2025), dan dihadiri oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa bersama Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian.

Pembukaan lahan kopi ini tidak hanya dimaksudkan untuk meningkatkan produksi kopi lokal, namun juga diarahkan sebagai upaya memperluas potensi ekowisata dan agrowisata, yang dinilai strategis dalam pemberdayaan masyarakat desa, khususnya kalangan muda. Hadir pula dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Gerindra, jajaran Dinas Kehutanan Provinsi dan Cabang Dinas Nganjuk, Perhutani KPH Pasuruan, Forkopimca Trawas, komunitas barista kopi, serta para petani kopi dari Ketapanrame.

Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto menyebut Ketapanrame sebagai wilayah yang diberkahi secara alam dan geografis. Potensi wisata dan pertaniannya yang besar, menurutnya, menjadi peluang emas untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata unggulan. “Potensi wisatanya beragam, mulai dari wisata buatan hingga agrowisata, termasuk pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti yang sudah berjalan di Ganjaran dan Sumber Gempong,” ujarnya.

Baca Juga :  Penanganan Stunting Berhasil, Pemkab Mojokerto Dapat Insentif Fiskal Rp6,9 Milyar

Ia juga menegaskan bahwa budidaya kopi bukan hanya komoditas biasa, tapi memiliki fungsi ekologis dan ekonomis yang penting. “Bibit kopi adalah harapan. Akarnya bisa mencegah longsor, daunnya menyaring udara, dan bijinya memberi kehidupan bagi manusia,” ungkapnya. Ia berharap kopi Ketapanrame kelak menjadi identitas Mojokerto yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Kepala Desa Ketapanrame, Zainul Arifin, dalam kesempatan tersebut menyoroti peran penting koperasi desa dalam menopang keberlangsungan sektor kopi. Menurutnya, kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah menjadi kekuatan ekonomi lokal yang membantu petani terbebas dari jeratan tengkulak dan mendapatkan harga yang lebih adil. “Kami tidak ingin petani kembali bergantung pada tengkulak. Koperasi hadir untuk melindungi dan memperkuat posisi mereka dalam rantai pasok,” tegasnya.

Zainul juga memaparkan data bahwa dari total 479 hektar lahan Perhutani di Ketapanrame, sekitar 104 hektar telah digunakan untuk budidaya kopi sejak 2016. Saat ini, produksi tahunan kopi Ketapanrame telah menembus lebih dari 50 ton dengan melibatkan sekitar 280 petani. Tiga paguyuban aktif—Bontugu, Dlundung, dan Bendil—ikut mendorong inovasi dan menarik minat wisatawan untuk datang.

Baca Juga :  BPHTB Pilar Utama PAD, Gus Barra Ajak PPAT Sinergi Biayai Program Strategis Daerah

Menurutnya, kegiatan kopi di desa ini telah menarik perhatian pengunjung dan memperkuat identitas lokal. “Jika sinergi ini terus berjalan, kopi Ketapanrame bisa menjadi ikon baru Kabupaten Mojokerto,” ujarnya penuh optimisme.

Pembukaan lahan Bendil diharapkan tidak hanya menambah luasan area tanam, tetapi juga membuka ruang baru bagi integrasi wisata pertanian yang edukatif dan partisipatif. “Dengan dukungan kebijakan pemerintah daerah serta kolaborasi antar komunitas, Ketapanrame memiliki modal kuat untuk berkembang sebagai pusat kopi dan wisata berbasis pemberdayaan masyarakat,” pungkas Kepala Desa Ketapanrame.

Tags: kabupaten mojokertopemerintah kabupaten mojokerto
ShareSendTweet
Previous Post

WARUNG KOPI KARAOKE BANYAK YANG MELANGGAR “PENGAWASAN AKAN TERUS DILAKUKAN SECARA BERKALA”

Next Post

Tanggul Sungai di Desa Banjaragung Ambrol 50 Meter, Pemkab Mojokerto Respon Cepat

Related Posts

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Gelar Yudisium ke-25, Ketua Kampus Pesan Pentingnya Menjaga Almamater

Minggu, 20 September 2026, 16:13 WIB
STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja
Mojokerto

STIE Al-Anwar Mojokerto Buka T.A 2026/2027: Siapkan Generasi Kompeten Hadapi Tantangan Kerja

Selasa, 15 September 2026, 08:13 WIB
Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo
Mojokerto

Profil Bupati Mojokerto, Salah Satu Penulis Buku Islam ala Prabowo

Selasa, 8 September 2026, 08:22 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk

Selasa, 8 September 2026, 07:42 WIB
Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000
Mojokerto

Minggu Pagi di Alun-Alun Mojokerto: Dari Anak-Anak Hingga Lansia Olahraga, Parkir Resmi Kini Rp 3.000

Minggu, 6 September 2026, 13:34 WIB
Mojokerto

Perayaan Maulid Nabi di Mojokerto, Ada Tradisi Keresan di Sooko

Rabu, 26 Agustus 2026, 12:52 WIB
Next Post
Tanggul Sungai di Desa Banjaragung Ambrol 50 Meter, Pemkab Mojokerto Respon Cepat

Tanggul Sungai di Desa Banjaragung Ambrol 50 Meter, Pemkab Mojokerto Respon Cepat

Recommended

Pemkab Tulungagung Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Musim Hujan

Pemkab Tulungagung Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Musim Hujan

Selasa, 10 Desember 2024, 19:19 WIB
Ciptakan Momen Hangat, TK Mutiara Anak Sholeh Mojokerto Gelar Family Gathering dan Wisata Edukasi di Cimory Dairyland

Ciptakan Momen Hangat, TK Mutiara Anak Sholeh Mojokerto Gelar Family Gathering dan Wisata Edukasi di Cimory Dairyland

Minggu, 25 Januari 2026, 13:45 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved