Beranda Pemerintahan

Pemkab Tulungagung Akan Merger SDN yang Kekurangan Murid

85
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Puspita Rahadi

koranpilar.com, Tulungagung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berencana menggabungkan sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) yang mengalami kekurangan murid. Langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi di bidang pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Puspita Rahadi, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan kajian untuk mengetahui dampak dari rencana penggabungan tersebut.

“Karena kami memberikan pelayanan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung,” ujar Puspita.

Hasil kajian ditargetkan selesai paling lambat akhir tahun ini dan akan dilaporkan kepada Bupati Tulungagung.

Tidak hanya sekolah yang kekurangan murid, penggabungan juga akan menyasar sekolah yang tidak memiliki siswa sama sekali. Hal ini disebabkan oleh pemborosan anggaran yang ditimbulkan dari operasional sekolah-sekolah tersebut.

“Ini juga berkaitan dengan pembiayaan pendidikan,” tambahnya.

Secara terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, Marsono, menyoroti banyaknya SDN yang kekurangan siswa. Ia menegaskan bahwa sekolah-sekolah negeri dengan jumlah murid yang sangat minim perlu segera digabungkan demi efisiensi anggaran pendidikan.

Data dari Dinas Pendidikan mencatat, hampir 200 SDN memiliki jumlah murid kelas 1 kurang dari 10 orang. Bahkan, pada penerimaan siswa baru tahun ajaran 2024/2025, beberapa sekolah tidak mendapatkan murid sama sekali.

Baca Juga  Genjot PAD, Bupati Gatut Sunu Prioritaskan Pariwisata dan Parkir

Mayoritas sekolah tersebut berada di wilayah pinggiran dan daerah pegunungan.