Mojokerto – Sholahuddin Al Ayubi, siswa kelas XI MAN 2 Mojokerto, mencatat prestasi nasional dengan lolos seleksi program Gakusei Kenshuu 2025 yang diselenggarakan The Japan Foundation. Ia menjadi satu-satunya siswa madrasah dari Indonesia yang terpilih dan memperoleh beasiswa penuh untuk mengikuti pelatihan intensif di Kansai, Osaka, Jepang.
Program Gakusei Kenshuu merupakan bagian dari inisiatif Nihongo Partners, yang bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Jepang dan pemahaman budaya di kawasan Asia Tenggara. Tahun ini, hanya enam siswa dari Indonesia yang diterima, terdiri dari pelajar SMA, SMK, dan madrasah.
Pelatihan berlangsung selama 19 hari, mulai 29 Juni hingga 17 Juli 2025, di Japan Foundation Institute, Kansai Osaka. Para peserta mengikuti pembelajaran bahasa Jepang, pengenalan budaya, serta kegiatan lintas budaya bersama pelajar dari negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Sholahuddin—yang akrab disapa Abi—juga mengikuti berbagai kunjungan edukatif, di antaranya ke Hiroshima Peace Memorial Museum, Osaka Castle, Kinkakuji di Kyoto, dan Kamakura Daibutsu di Kanagawa. Ia turut menjalani homestay bersama keluarga lokal Jepang dan mempresentasikan kehidupan pelajar madrasah saat kunjungan ke Izumi Koukou, salah satu SMA di Osaka.
“Banyak hal yang dulu hanya saya lihat di buku atau internet, kini bisa saya alami langsung. Ini pengalaman luar biasa dan membuka wawasan saya,” ujar Abi dalam pesan singkat kepada guru bahasa Jepangnya, Yulia Pratitis Yusuf, Selasa (15/7/2025).
Abi dikenal aktif dan berprestasi. Ia sebelumnya meraih Juara 1 Nasional Presentasi Essay Naturaco dan lolos sebagai semifinalis Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025.
Keberhasilan Sholahuddin menunjukkan bahwa madrasah mampu mencetak generasi muda berprestasi yang siap bersaing di tingkat internasional, serta membuktikan bahwa pelajar madrasah juga dapat menjadi duta budaya dan ilmu pengetahuan di panggung global.









