Beranda Mojokerto

Perkuat Ekonomi Desa, Mendes PDT Resmikan Ground Breaking Koperasi Desa Merah Putih di Pacet Mojokerto

25

Mojokerto – Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat basis ekonomi kerakyatan semakin nyata. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, yang diresmikan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Minggu (21/12) siang.

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, beserta jajaran perangkat daerah, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat. Pembangunan KDMP ini diproyeksikan menjadi tonggak awal penguatan kelembagaan ekonomi desa di wilayah Bumi Majapahit.

Bupati Albarraa menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mengawal program strategis nasional ini. Menurutnya, kehadiran KDMP sangat selaras dengan visi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ketahanan ekonomi lokal.

“Pemkab Mojokerto siap mengawal dan menyukseskan seluruh program unggulan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, termasuk penguatan ekonomi desa melalui koperasi. Ini sejalan dengan visi kami membangun Mojokerto yang sejahtera dan berdaya saing,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra tersebut.

Baca Juga  KemenHAM Pastikan Pengawasan Ketat Program MBG, Pelaksana di Mojokerto Harus Diganti Imbas Keracunan 411 Siswa

Dalam kesempatan itu, Gus Barra juga memaparkan tren positif ekonomi daerah. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mojokerto pada Triwulan III Tahun 2025 melonjak signifikan hingga menyentuh angka 6,5 persen. Ia optimis keberadaan KDMP di seluruh desa akan semakin menekan angka pengangguran terbuka yang saat ini berada di level 3,87 persen.

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto menekankan bahwa KDMP dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) harus berjalan beriringan tanpa perlu dipertentangkan. Ia mengapresiasi keberhasilan Desa Kembangbelor dalam mengelola unit usaha seperti Bernah De Valley dan Eco Klurak, dan berharap KDMP hadir untuk melengkapi kebutuhan dasar masyarakat.

“Kopdes hadir sebagai solusi nyata untuk mendekatkan kebutuhan dasar, memutus rantai rentenir, serta mempermudah akses pupuk bagi petani. Ini adalah implementasi Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo untuk membangun dari bawah demi pengentasan kemiskinan,” tegas Yandri.

Menteri Yandri juga mendorong Pemkab Mojokerto untuk terus memetakan potensi di 304 desa yang ada. Menurutnya, jika kemandirian pangan dan ekonomi bisa dimulai dari tingkat desa, pertumbuhan ekonomi Mojokerto berpotensi menembus angka 8 persen di masa depan.

Baca Juga  Buntut Demo Kades, Bupati Mojokerto Jamin Siltap Perangkat Desa Aman Meski ADD 2026 Turun