Beranda Mojokerto

Pemkab Mojokerto Tuntaskan Pelebaran Jalan Mojowono-Mojogebang Rp2,9 Miliar

30

Mojokerto – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, secara resmi meresmikan jalan poros Dusun Kelompok di Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi, pada Minggu (11/1) siang. Peresmian ini disambut antusias oleh warga karena jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan antardesa serta menjadi rute utama bagi pelajar dan guru menuju SMK Negeri Kemlagi setiap harinya.

Kegiatan tasyakuran peresmian ini dihadiri oleh jajaran Forkopimca Kemlagi, Kepala Desa Mojogebang beserta perangkatnya, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini menyatakan bahwa infrastruktur yang memadai adalah hak dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah untuk menunjang produktivitas warga di berbagai sektor.

“Pembangunan jalan poros Dusun Kelompok ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses jalan yang layak dan dapat digunakan dengan baik,” ujar Gus Barra saat memberikan pengarahan di depan warga dan undangan yang hadir.

Secara teknis, pembangunan ini merupakan bagian dari belanja modal jalan kabupaten dengan nilai kontrak mencapai Rp2.945.932.000.

Baca Juga  Buntut Demo Kades, Bupati Mojokerto Jamin Siltap Perangkat Desa Aman Meski ADD 2026 Turun

Proyek ini mencakup pelebaran jalan menuju standar ruas Jalan Mojowono-Mojogebang, dengan rincian pengerjaan selebar 5,50 meter sepanjang 350 meter dan selebar 5,00 meter sepanjang 438 meter, sehingga total panjang jalan yang dibeton mencapai 788 meter.

Konstruksi jalan tersebut menggunakan perkerasan beton FS 40 dengan penguatan tulangan besi wiremesh guna menjamin ketahanan beban kendaraan. Selain itu, proyek ini dilengkapi dengan dinding penahan jalan dari pasangan batu kali serta pemasangan saluran RCP berdiameter 80 sentimeter di dua titik strategis untuk memastikan sistem drainase berjalan lancar dan mencegah genangan air.

Gus Barra berharap hasil pembangunan ini dapat segera memberikan dampak positif bagi mobilitas sosial dan ekonomi di wilayah Kemlagi.

“Jalan ini kita bangun agar aktivitas warga menjadi lebih lancar, baik untuk bekerja, mengangkut hasil usaha, bersekolah, beribadah, maupun keperluan sehari-hari lainnya,” tuturnya menekankan manfaat multifungsi dari jalan baru tersebut.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa setiap proyek fisik yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Mojokerto selalu berorientasi pada kemanfaatan publik, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif.

Baca Juga  Pemkab Mojokerto Anggarkan Rp500 Juta Bangun 2 Ruang Kelas SDN Kebondalem

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto membangun jalan ini berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya menjalankan program,” tegas Bupati Albarraa.

Sebagai penutup, Bupati mengingatkan bahwa kemajuan sebuah daerah sangat bergantung pada kekuatan infrastruktur di tingkat desa sebagai fondasi utama.

“Ketika akses desa semakin baik, pergerakan ekonomi akan semakin lancar, kualitas hidup masyarakat meningkat, dan kesejahteraan dapat dirasakan secara lebih merata,” pungkasnya di akhir acara peresmian tersebut.