Beranda Peristiwa

Mobil Anggota DPRD Tulungagung Ditabrak Dokter Hingga Masuk Sungai

74

koranpilar.com, Tulungagung. Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Rabu (4/6) siang di Jalan Raya Bandung–Durenan, tepatnya di wilayah Desa Gandong, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung. Peristiwa ini melibatkan dua kendaraan roda empat, yakni Suzuki Grand Vitara dengan nomor polisi AG 0808 BNI, dan Honda Brio bernomor polisi AG 1681 VO.

Kapolsek Bandung, AKP Anwari, SH, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika mobil Suzuki Grand Vitara yang dikemudikan oleh anggota DPRD Kabupaten Tulungagung dari Partai Hanura, Subani Sirap (67), warga Desa Gandong, keluar dari gang rumahnya hendak berbelok ke arah selatan.

“Saat kendaraan masih dalam posisi menghadap timur, dari arah belakang atau utara datang mobil Honda Brio dengan kecepatan tinggi. Karena tidak mampu menguasai laju kendaraannya, pengemudi menabrak bagian samping mobil Grand Vitara,” jelas AKP Anwari.

Pengemudi Honda Brio diketahui bernama Andy Prasetya Wardana (30), seorang dokter asal Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Ia selamat tanpa luka. Namun, penumpangnya, Nandya Aulia (24), seorang mahasiswi asal Nganjuk, mengalami luka ringan berupa benjolan di bagian belakang kepala. Korban langsung dilarikan ke RS Romowijoyo di Desa Gandong untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  Operasi Cipta Kondisi: Satpol PP Amankan Ratusan Botol Minuman Beralkohol di Tulungagung

Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa ini. Polisi menyebutkan satu orang mengalami luka ringan.

Barang bukti berupa kedua mobil telah diamankan oleh pihak kepolisian. Penanganan kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Unit Laka Lantas Polres Tulungagung untuk penyelidikan lebih lanjut.

Tim Polsek Bandung yang menangani kejadian ini di lapangan antara lain Aiptu Gianto, Aiptu Andi T, Aipda Wawan, dan Briptu Nurin. Mereka segera mendatangi lokasi kejadian, mengamankan barang bukti, mendokumentasikan TKP, dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Kapolsek Bandung, AKP Anwari, menambahkan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara, terutama di jalan desa yang memiliki banyak titik keluar masuk kendaraan.

“Kami mengimbau seluruh pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas dan memperhatikan kecepatan saat berkendara, untuk menghindari kejadian serupa,” pungkasnya.