Lamongan.
Hasil penelusuran tiem awak Media, akhirnya menemui titik terang, siapa inisiator di balik Rekrutmen tenaga Nakes non Nakes RSUD Ngimbang, menurut keteranganya (MS ) , dengan jelas mengatakan, saya’ di suruh oleh salah satu oknum dari Dinas Sosial berinisial (D) ungkapnya, pada sabtu 28/06. yang lalu.
Masih akunya, berawal bertemunya dengan oknum Dinas Sosial tersebut, di saat saya melaksanakan kegiatan Orientasi P3K Di Dinas Sosial, hingga saya di ajak kerja sama yaitu di suruh mencarikan calon tenaga kerja nakes non nakes yang akan di tempatkan di RSUD Ngimbang, katanya.
Dan tanpa berfikir panjang, akhirnya saya menyetujui, hingga terjadi transaksi perekrutan kurang lebih sepuluh orang, , selanjutnya oknum Dinas Sosial berinisial (D) tersebut, meminta masing masing calon terlebih dulu harus membayar komitmen awal, atau uang DP dengan nominal yang fariatif sesuai formasinya, ungkapnya.
Lanjutnya lagi , awalnya saya berfikir pasti ini pasti melibatkan orang dalam dan jelas akan diprioritaskan pikirnya”, sehingga munculah surat keterangan Penempatan tertanggal 20/5 kemarin, bagi calon tenaga nakes maupun non nakes. tapi kenyataanya saya hanya di bohongi oleh oknum tersebut, cetusnya.
Akunya dari suami (MS), bahwa istrinya itu juga merupakan korban, dan sebetulnya oknum tersebut masih tetangga sendiri mas”, di wilayah Kedungpring, pernah saya datangi kerumahnya” bermaksud untuk meminta kejelasanya, tetapi waktu itu, keadaanya masih sakit sehingga tidak jadi, ungkapnya pada awak media.
Atas pengakuan dari suami (MS) , sekiranya bisa di pertanggung jawabkan secara hukum, hingga kami dari tiem awak media, selanjutnya mendatangi kantor Dinas Sosial Lamongan, guna mengklarifikasi oknum berinisial (D) guna menindak lanjuti keterangan dari ( MS ) maupun dari suaminya, soal kebenaranya.
Akan tetapi setelah awak media mendatangi oknum inisilal (D) di ruangan kerjanya, pada Rabu 9/7, kata dari salah satu pegawai perempuan, mengatakan kalau bapak berinisial (D) sejak pagi belum kelihatan hadir, dengan demikian, terbitlah pemberitaan, dan kami dari awak Media akan terus mengawal sampai selesai. (tiem)
Bersambung.









